Tips Agar Mendapatkan Karyawan Yang Berkualitas

  • 0

Tips Agar Mendapatkan Karyawan Yang Berkualitas

Sboplaza.com Di dalam sebuah perusahaan, kinerja karyawan sangat menentukan kinerja perusahaan. Oleh karena itu, perlu adanya penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat di dalam perusahaan tersebut.

Apa saja tipsnya agar mendapatkan karyawan yang berkualitas? Yuk langsung saja kita simak tips mendapatkan karyawan berkualitas berikut ini :

1. Menyeleksi Surat Lamaran dan CV

Bila Anda telah memposting lowongan kerja, tentu akan banyak surat lamaran dan CV yang masuk. Agar tidak banyak membuang waktu, lebih baik Anda hanya memanggil orang-orang yang latar belakang pendidikan dan pengalaman yang sesuai saja yang Anda panggil.

2. Melakukan Psikotes

Walaupun bukan satu-satunya sebagai penentu, tes psikotes ini bisa menggambarkan tingkat kecerdasan yang dimiliki setiap individu. Perusahaan besar tentu mempunyai bahan tersendiri untuk melaksanakan tes seperti ini. Namun jika Anda pemilik sebuah perusahaan kecil atau UKM tidak ada salahnya Anda juga bisa membuat tes seperti ini.  Anda tinggal cari saja materi tes psikotes di internet.

 

3. Melakukan Tes Bidang Kerja

Sesudah psikotes, lakukan juga tes bidang kerja. Tujuannya untuk memperoleh gambaran tentang penguasaan bidang kerja calon karyawan.

4. Tes Wawancara

Banyak hal yang bisa kita ketahui dari calon karyawan dalam proses tes wawancara ini, mulai dari kemampuannya dalam berkomunikasi, karakter orang tersebut, bahkan sampai kejujuran. Tentunya wawancara yang Anda lakukan haruslah terstruktur dan sistematis.  Sebelum melakukan wawancara, pastikan kemampuan dan karakter karyawan seperti apa yang Anda inginkan untuk menempati posisi yang sedang dibutuhkan. Anda juga harus menanyakan kepada calon karyawan dalam wawancara tentang pengalamannya dalam bekerja dan apa yang akan ia lakukan jika diterima di perusahaan Anda.

5. Minta Referensi

Jika calon karyawan Anda berhenti atau mengundurkan diri secara baik-baik, pasti tidak akan ragu dalam memberikan referensi. Namun jika dalam wawancara, sang calon karyawan menceritakan hal-hal buruk tentang bekas perusahaan tempat ia bekerja, lebih baik tidak diterima. Karena bisa-bisa orang tersebut akan melakukan hal yang sama jika berhenti dari perusahaan Anda.

6. Surat Perjanjian Kerja

Surat perjanjian kerja haruslah jelas menerangkan kewajiban, hak karyawan dan perusahaan. Jika Anda pemilik UKM ada baiknya juga Anda membuat surat perjanjian kerja dengan setiap karyawan. Anda bisa mencontoh dari surat-surat perjanjian di internet atau di buku. Yang terpenting tidak melanggar UU Ketenagakerjaan di Indonesia dan jangan sampai ada pihak yang dirugikan dikemudikan hari.

7. Jangan Merekrut Karyawan Karena Kasihan atau Pertemanan

Peraturan paling dasar para HRD di dunia: Jangan merekrut karyawan atas dasar kasihan atau pertemanan. Misalnya, Anda membuat bisnis toko baju, dan seorang teman kebetulan sedang menganggur menawarkan diri untuk membantu dan tak peduli besaran gaji yang diterima. Tawaran itu menggiurkan bagi Anda pemilik bisnis, kan? Namun ke depannya dapat menimbulkan ketidakjelasan dan ketidakpuasan baik untuk karyawan maupun perusahaan.

Baca Juga : Tips Pengembangan Diri yang Bermanfaat Untuk Pengembangan Bisnis Anda


Leave a Reply