Hamigia Zulchair, Pebisnis Perempuan yang Sukses Raup Jutaan Rupiah Dalam Sebulan

  • 0

Hamigia Zulchair, Pebisnis Perempuan yang Sukses Raup Jutaan Rupiah Dalam Sebulan

Hamigia Zulchair, Pebisnis Perempuan yang Sukses Raup Jutaan Rupiah Dalam Sebulan – Hamigia Zulchair, Ibu dari dua orang anak yang kini tengah merintis bisnis di bidang fashion anak di Depok. Hamigia Zulchair memulai debut bisnisnya pada tahun 2012. Saat itu Hamigia Zulchair membuka usaha warung soto dan sop di Padang yang menjadi tanah kelahirannya.

Namun di bulan ke 8 umur bisnisnya, Hamigia Zulchair harus menutup bisnisnya tersebut karena sang suami harus mutase ke Jakarta terlebih lagi dirinya sedang memasuki kehamilan berusia 34 minggu.

Sejak buah hati pertamanya yakni Halwa lahir. Hamigia Zulchair memutuskan untuk memfokuskan diri di rumah saja. Disisi lain, Hamigia Zulchair ingin sekali membantu suaminya dengan berkarya meskipun berada di rumah. Tepat di bulan Juli tahun 2015, Hamigia Zulchair memutuskan untuk memulai bisnis baru. Dikarenakan memiliki hobi baking dan memiliki latar belakang teknologi pangan.

Hamigia Zulchair pun akhirnya memutuskan untuk menjual berbagai produk baking sehat ekslusif buatan dirinya. Pada saaat itu ia memasarkan brownies dan cookies sehat, full sayur beserta buah. Target market Hamigia Zulchair untuk bisnisnya saat itu adalah ibu muda yang memiliki kepedulian terhadap makanan sehat untuk buah hatinya.

Bulan pertama berselang, bisnis yang dijalaninya berjalan lancar. Hamigia Zulchair bahkan mulai mempromosikan bisnisnya melalui facebook pribadinya. Dan tantanganpun mulai terjadi saat ia menerima pemesanan lebih dari 5 loyang dalam sehari. Sedangkan Hamigia Zulchair saat itu hanya memiliki oven kecil. Ditambah lagi, untuk produknya harus dihidangkan fresh from oven. Sehingga membutuhkan banyak waktu, tenaga serta focus yang luar biasa agar citarasa tetap terjaga.

Hingga pada akhirnya Hamigia Zulchair memutuskan untuk berhenti berjualan brownies lagi karena tak mampu lagi menangani pesanan serta pekerjaan rumah. Terlebih lagi Hamigia Zulchair menghandle semuanya sendiri tanpa karyawan maupun asisten rumah tangga. Jika mau, sebenarnya Hamigia Zulchair bisa saja merekrut karyawan. Namun, Hamigia Zulchair mengurungkan niatnya tersebut karena khawatir rasa dan kualitas browniesnya tidak sama.

Akan tetapi, keuntungan yang didapat dari berjualan brownies sehar tersebut masih tersimpan rapi oleh Hamigia Zulchair. Suatu ketika seorang teman bercerita bahwa dirinya tengah mencari supplier baju dan legging persis seperti dengan yang sering Halwa alias buah hatinya kenakan. Ya, memang Halwa sejak usia 6 bulan telah berlangganan pada sebuah konveksi. Biasanya Hamigia Zulchair membeli produk baju untuk kebutuhan halwa dalam bentuk kodian. Alasannya agar harganya jauh lebih murah.

Sejak perjumpaan dengan temannya tersebut. Hamigia Zulchair memiliki ide untuk menjual pakaian anak. Hamigia Zulchair pun mulai menginformasikan bahwa dirinya menjual pakaian anak. Setelah itu, temannya tertarik dan langsung melakukan pemesanan. Dengan modal 500 ribu yang di dapat dari bisnis brownies sebelumnya, Hamigia Zulchair pun akhirnya berbisnis di bidang fashion anak.

Dengan nama Lemari Halwa, Hamigia Zulchair mulai mempromosikan bisnisnya ke sosial media. Awalnya Hamigia Zulchair tak pernah tahu bahwa belajar bisnis online ada kelasnya. Hingga pada akhirnya Hamigia Zulchair mengikuti Sekolah Bisnis Online ( SBO ) yang didirikan Muri Handayani.

Sebagai alumni Sekolah Bisnis Online ( SBO ), Hamigia Zulchair mulai melihat progress yang luar biasa pada bisnisnya. Dari paket yang hanya terjual 2-4 buah dalam seminggu. Berubah menjadi rutin 1 paket per hari dan terus mengalami peningkatan.

Di penghujung bulan Januari 2015, kondisi badan Hamigia Zulchair sempat mengalami drop. Ternyata yang terjadi bukan karena sakit macam – macam melainkan karena hamil. Kondisi hamil yang dialami Hamigia Zulchair ternyata berbeda dengan kondisinya saat mengandung Halwa, anak pertamanya.

Dalam masa kehamilan, Hamigia Zulchair seringkali merasa mual, muntah dan pusing. Akhirnya online shop produk fashionnnya pun buka tutup sesuai dengan kemampuannya. Menunggu kepulangan suami untuk packing.

Setelah Karim lahir, yakni anak kedua dari Hamigia Zulchair. Tantangan mulai bermunculan dan Karim pun harus dirawat karena mengalami Hyperbilirubin. Dan kondisi Hamigia Zulchair pun semakin drop pasca kehamilan anak keduanya hingga sempat terlintas dalam benak Hamigia Zulchair untuk menutup online shopnya.

Namun, hati kecilnya tak ingin menutup bisnis yang telah dibangunnya tersebut. Dengan kondisinya tersebut, Hamigia Zulchair memutuskan untuk merekrut karyawan. Dan Hamigia Zulchair pun mulai focus untuk membangun system dengan baik. Ia tak ingin bisnis yang dibangunnya justru malah membuat buah hatinya tidak diperhatikan.

Baca: Dibalik Kesuksesan Ria Mardiana, Pemilik Deva Hijab yang Berhasil Memiliki Ratusan Reseller

Bersyukur karena kini Hamigia Zulchair telah memiliki beberapa karyawan. Berawal dari 2 kresek jumbo berisi 200 pcs jogger anak. Kini Hamigia Zulchair bahkan telah memiliki 10 rak full. Kemudian dari yang awalnya memanfaatkan sudut rumah, pindah ke kamar belakang dan kini telah memiliki tempat yang lebih layak dari sebelumnya untuk menjalankan bisnis.

Salah satu pencapaian yang sangat disyukuri Hamigia Zulchair adalah hadirnya 35 agen dan 50 reseller aktif Lemari Halwa dengan penjualan rata – rata 4000 pcs setiap bulannya. Sungguh luar biasa. Ia menyadari bahwa Allah benar – benar tahu kebutuhan umatnya dan pertolongan akan selalu datang tatkala kita berserah pada-Nya.