Jangan Anggap Remeh Kompetitor Baru

  • 0

Jangan Anggap Remeh Kompetitor Baru

Sboplaza.com – Jangan Anggap Remeh Kompetitor Baru

Edisi ke 4 dari rangkaian #Pelajari5Kompetitor yang bersumber dari bukunya Coach Fahmi halaman 285. Hari ini point ke 4 & 5 langsung saya bahas ya Mak.

4. Kompetitor Terdekat
Tentu mengejutkan jika ada bisnis yang berada di sekitar bisnis kita. Apakah kita lebih baik daripada mereka? Siapa yang sedang diawasi, mengapa pesaing tersebut berada sebegitu dekat dengan bisnis kita?

Lokasi bisa memberikan pengaruh terhadap keberadaan bisnis kita, apalagi kita memiliki produk yang sejenis. Kita patut melirik apa yang mereka lakukan agar kita menjadi waspada, siapa saja, berapa banyak disekitar kita. Hal ini diperlukan jangan sampai kita berada pada red ocean yang pada akhirnya akan menyulitkan kita sendiri.

Paham red ocean Mak?

Red Ocean Strategy adalah kondisi dimana kita bersaing pada pasar yang sama dengan pesaing. Pasar ini tentunya dihuni oleh banyak pelaku bisnis yang secara bersama-sama bersaing & turut membesarkan pasar yang ada. Karena begitu banyaknya pelaku bisnis pada pasar ini suasana persaingan akan begitu sengit hingga ‘berdarah-darah’. Dengan adanya persaingan tersebut memunculkan posisi perusahaan mulai dari market leader, challenger, follower, & neacher. Tentunya tiap-tiap posisi punya kelebihan dan kelemahan masing-masing.

Di dalam Red Ocean Strategy ini setiap pelaku bisnis akan berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan persaingan dan menjadi market leader. Tidak heran pada Red Ocean Strategy akan timbul persaingan yang tidak sehat, saling menjatuhkan dan berusaha “mengahabisi” setiap pesaingnya. Namun ternyata, kesuksesan sebuah perusahaan kini tidak lagi diukur dengan memenangi persaingan berdarah-darah di Red Ocean Strategy. Itu sebabnya kini hadir istilah baru yang disebut Blue Ocean Strategy.

Sumber: http://nourabooks.co/ id

5. Kompetitor Terbaru
Selalu ada yang tampil beda di dalam setiap kategori bisnis. Belajar dari pesaing paling unik adalah belajar untuk selalu tampak baru dan beda, unik produknya, rasanya, layanannya dan cara menikmatinya.

Menjadi unik adalah salah satu strategi yang perlu dipelajari. Sebagai seorang business owner, sering kali kita dikejutkan dengan adanya para pendatang baru dalam bisnis kita yang hadirnya membuat guncang, yang hadirnya mengambil sebagian dari pasar kita.

Ini tentu akan membuat kita sedikit cemas, bisa jadi ada ceruk-ceruk pasar yang semestinya kita garap di masa lalu belum sempat kita sentuh sehingga orang lain mengambil ceruk itu. Kita harus mewaspadai hal ini, makanya perlu kita pelajari pesaing ini. Meski terhitung baru apa yang mereka lakukan, apa yang belum kita kerjakan dan seterusnya.
Mak… jadi gak boleh kita duduk manis merasa berada di posisi aman. Santai aaah omset udah lumayan, konsumen sudah banyak, reseller banyak, stok aman.. Eh tiba-tiba muncul kompetitor baru yang dengan waktu singkat, dia menyedooot para reseller kita dan tentunya konsumen ikut ketarik kesana. Nangis bombay di pojokan hiiiikksss…

Baca: Kita Bisa Loh Ngalahin Kompetitor Besar (Part-3)

 
Yuk Mak semangat belajar terus, inovasi terus, update info terus, tingkatkan kemampuan tanpa henti. Ketika kita berhenti belajar, maka disitulah titik awal kehancuran bisnis kita 🙁

Semoga Allah mudahkan semua urusanmu.. aamiin..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Kita Bisa Loh Ngalahin Kompetitor Besar

Sboplaza.com – Kita Bisa Loh Ngalahin Kompetitor Besar

Edisi ke 3 dari rangkaian #Pelajari5Kompetitor yang bersumber dari bukunya Coach Fahmi halaman 284. Hari ini point ke 3: Kompetitor Terbesar.

Kompetitor yang memiliki size bisnis sangat besar dan sangat luas penguasaan wilayah marketnya. Bisa belajar dari para pesaing bisnis yang bisa tumbuh dan membesarkan size-nya dan menjangkau wilayah yang sangat luas. Amati gerak pesaing terbesar bisnis Anda.

Coba kita cari di sekitar bisnis kita sekitar 2-5 kompetitor terbesar, siapa saja mereka, apa yang mereka lakukan, seluas apa pengaruhnya, seperti apa tanggapan konsumen yang menggunakan produk/jasa mereka. Bagaimana sejauh ini mereka mengambangkan produk barang/jasa mereka, bagaimana mereka mampu mengendalikan orang-orang yang berhubungan dengan bisnis mereka termasuk bagaimana mereka mengendalikan para supplier mereka. Bagaimana proses bisa dilakukan dengan cepat dan biaya yang lebih hemat. Bagaimana hubungan mereka dengan para partner dan seterusnya.

Okey Mak, sekarang PR kita berikutnya adalah temukan kompetitor. Kompetitor itu harus dalam Target Market yang sama ya Mak. Untuk saat ini cukup dalam batasan itu yang kita riset. Nanti kalo kita sudah naik kelas baru boleh riset seluruh kelas pasar.

– Cari 2-5 Kompetitor Besar.
– Seluas apa pengaruhnya.
– Pelajari tanggapan konsumen mereka terhadap jasa/produknya.
– Temukan kekuatan dan kelemahan.
– Apa keunggulan tiap kompetitor dibanding pesaing lain.
– Perkembangan produk mereka.
– Bisnis lain yang berkaitan dengan mereka termasuk supplier. Bagaimana sistem kerjasamanya dll.
– Proses produksi hingga proses pemasaran.
– Sistem pembayaran, platform yang digunakan dll.
– Pelayanan purna jual.
– dll

Tidaaaaaak banyak banget ini PR nya wakakakaaa…
Makanya Mak, kalo jualan online gampang baper cuma karena di PHP in konsumen, artinya bisnis kita masih mental recehan. Yuk ah semangat NAIK KELAS. Orang besar pasti ujiannya juga besar. Jadi… kalo menghadapi ujian kecil, kalem aja…

 

Baca: Ternyata Kita Kalah Saing Karena Ini (Bagian ke-2)

 

Saya doain Mak naik kelas bisnisnya, bertumbuh dan bertambah teruuuussss…. aamiin..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”