Kisah Sukses Reni Irmawanti, Pemilik Bisnis Baju Anak Branded Dengan Omset Jutaan

  • 0

Kisah Sukses Reni Irmawanti, Pemilik Bisnis Baju Anak Branded Dengan Omset Jutaan

Sboplaza.com – Reni Irmawanti, Seorang ibu rumah tangga pemilik bisnis bajuanakbranded. Sebelumnya, Reni Irmawanti pernah bekerja di sebuah perusahaan sebagai staff administrasi. Sedangkan suami dari Reni Irmawanti bekerja sebagai staff IT. Namun, Reni Irmawanti bersama sang suami selalu dihadapkan dengan situasi finansial yang cenderung pas – pasan. Bahkan terkadang minus.

Bertepatan dengan tanggal 28 Februari 2012, anak Reni Irmawanti lahir. Saat itu Reni Irmawanti merasa kebingunan karena ia sangat ingin mengurus anaknya, namun keinginan Reni Irmawanti terbentur dengan kondisinya yang saat itu masih menjadi staff administrasi di sebuah perusahaan. Dan apabila dirinya resign dari pekerjaannya, maka penghasilan akan berkurang sementara kebutuhan semakin bertambah.

Bermodalkan tekad sekaligus sikap yang nekat, Reni Irmawanti memutuskan untuk resign dari pekerjaannya sebagai seorang staff administrasi. Dan semenjak resign dari pekerjaannya, setiap bulannya Reni Irmawanti bersama sang suami mengalami minus dalam masalah finansial. Di tengah kesulitan tersebut, Reni Irmawanti dan keluarga masih bersyukur karena masih ada penghasian 3 bulan yang diberikan oleh perusahaan tempat Reni Irmawanti bekerja. Tak hanya itu, masih ada uang jamsostek yang telah berhasil Reni Irmawanti cairkan.

Untuk mengatasi peliknya kondisi keuangan tersebut, suami dari Reni Irmawanti juga mencari berbagai tambahan penghasilan lainnya dengan cara membantu memarketingkan usaha yang dirintis oleh temannya seperti bumbu – bumbu dan parseley. Sementara Reni Irmawanti mencoba peruntungan di bidang usaha online dengan menjadi seorang dropshipper baju anak, wall sticker dan berbagai barang lainnya.

Baca juga : Upaya Yang Perlu Dilakukan Saat Situasi Jualan Sepi Orderan

Di penghujung tahun 2013, Reni Irmawanti berkesempatan mendapatkan uang arisan senilai 2 juta. Uang tersebut kemudian dibelanjakan baju anak. Saat itu, suami dari Reni Irmawanti membangun sebuah website sedangkan Reni Irmawanti mempelajari fanpage facebook. Tak hanya itu, Reni Irmawanti juga belajar mengenai SEO ( Search Engine Optimization ) dengan cara membeli buku – buku yang berkaitan dengan SEO.

Sebagai alumni Sekolah Bisnis Online ( SBO ), Reni Irmawanti tak kenal menyerah. Segala jenis media promosi online ia tekuni. Termasuk bergabung menjadi bagian dari keluarga Sekolah Bisnis Online ( SBO ) yang didirikan Muri Handayani. Hingga akhirnya hasilnya pun berbuah manis. Omset bisnis baju anak yang dirintisnya pun menyentuh angka jutaan. Selain itu, Reni Irmawanti yang merintis bisnis baju anak bersama sang suami juga telah memiliki dua orang karyawan.


  • 0
Sally Mitha, Pebisnis Aneka Hijab dan Jarum yang Sukses

Sally Mitha, Pebisnis Sukses yang Melejitkan Bisnisnya Melalui Iklan Berbayar

Sboplaza.com – Sally Mitha, Pebisnis online yang memulai debut bisnisnya di tahun 2012. Pada awalnya, Sally Mitha menjalankan bisnisnya sekedarnya saja. Namun, hal itu kerap disesalinya karena tanpa arahan yang jelas mengenai ilmu berbisnis online. Bisnisnya tersebut tidak mengalami perkembangan sama sekali. Lalu, suatu ketika Sally Mitha memutuskan untuk mengikuti Sekolah Bisnis Online ( SBO ) yang didirikan oleh Muri Handayani.

Dari sana, ia banyak mendapatkan ilmu bisnis online yang tidak ia pahami sebelumnya. Setelah mendapat banyak hal baru yang didapatnya dari hasil menimba ilmu di Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Mulailah Sally Mitha mempraktekan semua hal yang telah dipelajarinya.

Sally Mitha, Pebisnis Aneka Hijab dan Jarum yang Sukses

Salah satu ilmu yang pernah dipelajarinya adalah beriklan di facebook. Bahkan tak tanggung – tanggung, ibu rumah tangga yang berbisnis di bidang hijab dan aneka jarum ini juga menganggarkan anggaran yang cukup besar untuk memasarkan produk hijab dan aneka jarum yang dimilikinya.

Bagi Sally Mitha, jika sesuatu diniatkan untuk sambilan, maka hasil yang didapatnya pun akan sambilan juga. Itulah alasan mengapa Sally Mitha sangat antusias mengikuti workshop yang diadakan Sekolah Bisnis Online ( SBO ) dan membeli banyak buku yang menunjang bisnisnya. Alhasil, ketekunan yang dijalaninya berbuah manis.

Baca Juga : 5 Karakter Hebat yang Wajib Dimiliki Seseorang Untuk Menjadi Pengusaha Sukses

Hal itu terbukti dari peningkatan omset bisnisnya yang luar biasa. Sangat berbeda tentunya dengan saat ia menjalankan bisnis di tahun 2012-an. Dari kesimpulan yang dapat dipetik dari perjalanan bisnis Sally Mitha, kita mengetahui pentingnya mengawali sesuatu dengan tekad yang kuat. Karena hasil terbaik, hanya akan diberikan kepada seseorang yang selalu mengupayakan sesuatu dengan baik.


  • 0
Dianari Lauza

Dianari Lauza, Pebisnis Sukses yang Mengawali Bisnisnya Karena Desakan Teman

Sboplaza.com – Dianari Lauza, sosok ibu rumah tangga yang kini sukses merintis bisnisnya di bidang aksesoris hijab dengan brand Lauza. Awalnya ia memulai perjalanan bisnisnya dengan menjadi seorang reseller di sebuah toko online karena ajakan temannya. Padahal, Dianari Lauza sempat menolak ajakan temannya tersebut dengan alasan bahwa dirinya merasa tidak mahir berjualan. Namun, teman dari Dianari Lauza mengungkapkan berbagai macam keuntungan berjualan online.

Setelah mendengar keuntungan berjualan online, akhirnya Dianari Lauza menerima tawaran dari temannya untuk berjualan online. Dan saat itu ia juga tengah membutuhkan uang untuk mengikuti program hamil.

Saat pertama kali berjualan online di tahun 2009, Dianari Lauza memutuskan untuk berjualan bag organizer. Dan dikarenakan saat itu ia belum memiliki laptop dan blackberry, Dianari Lauza pun harus meluangkan waktunya untuk pergi ke warnet minimal 3 jam. Ia kerap kali berjualan online dengan memanfaatkan facebook, indonetwork dan olx. Berkat konsistensinya, akhirnya ia pun meraup keuntungan dari bisnis onlinenya tersebut.

Seiring berjalannya waktu, ia bertemu dengan seorang penjahit. Dari pertemuan tersebut, ia pun kembali mencoba berjualan makloon jilbab organizer. Setelah menjalani hari demi hari berjualan online, akhirnya Dianari Lauza memutuskan untuk resign dari pekerjaannya di sebuah instansi. Ia berupaya untuk focus terhadap bisnis onlinenya tersebut, semua dilakukannya agar ia dapat segera membayar hutang puluhan juga dari program hamil yang dijalaninya.

Dianari Lauza Pemilik Brand Lauza Bersama Muri Handayani Pendiri Sekolah Bisnis Online ( SBO )

Dianari Lauza ( Kanan ) Bersama Muri Handayani ( Kiri ) Pendiri Sekolah Bisnis Online ( SBO )

Dengan tekad yang sungguh – sungguh, Dianari Lauza kembali menambah varian produk jualannya yaitu gamis dan jilbab hoodie. Beruntungnya, jilbab hoodie yang ia tawarkan laris manis di pasaran. Namun sayangnya, usaha tersebut harus terkendala di bagian pembuatan sample dan kegiatan produksi yang cukup memakan waktu.

Di tengah dilemma ketidaknyamanan yang dirasakannya saat berjualan gamis dan jilbab hoodie. Tiba – tiba saja, ia dipertemukan dengan seorang reseller yang bersikukuh untuk minta dibuatkan bros.

Mendapat permintaan seperti itu dari resellernya, Dianari Lauza berusaha menjelaskan bahwa dirinya belum cukup memahami kemampuan dalam memproduksi bros.

Namun, karena mendapatkan suntikan semangat dari resellernya yang meyakinkan bahwa Dianari Lauza dapat memproduksinya. Akhirnya Dianari Lauza mencoba menciptakan bros dari kain katun bunga serut yang cukup simple.

Setelah menunjukan bros hasil buatannya, Akhirnya Dianari Lauza mulai mempelajari banyak hal mengenai tutorial membuat bros melalui buku dan internet. Sejak merintis bisnisnya di bidang aksesoris hijab tersebut, Dianari Lauza mulai meninggalkan semua produk dagangannya dan mulai focus dengan berjualan aksesoris hijab.

Baca Juga : Inilah Penyebab Konsumen Anda Berpaling Ke Tempat Lain

Berkat ketekunannya dalam berbisnis aksesoris hijab, Dianari Lauza yang juga menjadi alumni Sekolah Bisnis Online (SBO). Kini sangat bersyukur kepada Allah karena telah mendapatkan salah satu keberkahan dari berbisnis online. Yaitu kemudahan untuk menuntaskan pembiayaan program hamil yang bernilai puluhan juta.


  • 0
Rita Elvanda Pebisnis Sukses Indonesia

Rita Elvanda, Pemilik Label Reeta yang Sukses Berkarir Didalam Rumah

Sboplaza.com – Rita Elvanda, Seorang ibu rumah tangga yang dikaruniai 4 orang anak ini layak dijadikan contoh nyata bagi setiap orang. Bahwa meraih kesuksesan didalam rumah bukanlah hal yang mustahil. Kesuksesan yang kini diraihnya bukan tanpa daya upaya melainkan oleh gigihnya perjuangan seorang Rita Elvanda dalam berbisnis.

Berawal di tahun 2009, saat pertama kalinya Rita Elvanda berjualan secara online melalui multiply. Namun, tiba – tiba saja nasib malang menimpa, lapak berjualan yang diberinama Gado-gado shop milik Rita Elvanda harus terhenti karena platform multiply ditutup. Kemudian berlanjut di tahun 2010, Rita Elvanda kembali memutuskan untuk berbisnis kembali.

Rita Elvanda Pebisnis Sukses Indonesia

Rita Elvanda bersama Sang Suami

Kali ini ia mencoba menggeluti bisnis di bidang flannel, souvenir, gantungan kunci dll. Namun, karena proses pengerjaan flannel yang cukup memakan waktu. Akhirnya Rita Elvanda kembali memulai bisnis barunya di tahun 2011. Lain halnya di tahun sebelumnya, Rita Elvanda kini mencoba menggeluti bisnis di bidang produk fashion. Namun sayangnya, hal itu tidak bertahan lama. Karena saat itu, suami Rita Elvanda mendapat kesempatan untuk menjadi tender pembangunan perumahan rakyat. Sehingga Rita Elvanda harus membantu suaminya untuk mengatur keuangan pembangunan perumahan rakyat tersebut.

Selanjutnya, di tahun 2013. Rita Elvanda kembali bergelut di bidang bisnis. Kali ini Rita Elvanda memfokuskan bisnisnya di bidang label kain. Namun seiring berjalannya waktu, tidak hanya label kain saja yang ditawarkan. Adapun label dalam bentuk stiker dsb. Padahal Rita Elvanda bukanlah seorang lulusan design grafis. Namun, berkat kegigihannya untuk terus mempelajari berbagai macam hal tentang design. Akhirnya Rita Elvanda berhasil menekuni usaha design dan digital printingnya.

Baca Juga : Belajar Dari Titi Limanjaya, Pemilik Baju Lucu 39000 yang Sukses

Untuk meningkatkan omset bisnisnya, Rita Elvanda pun mengikuti Sekolah Bisnis Online yang didirikan oleh Muri Handayani. Setelah mengikuti program di Sekolah Bisnis Online, secara mengejutkan fanspage facebook yang menjadi tempatnya untuk berbisnis mengalami peningkatan yang luar biasa hanya dalam 2 Minggu. Fan page yang semula berjumlah 600 Followers kini telah mencapai angka ribuan yang menakjubkan. Dan kini omset bisnisnya begitu melesat. Untuk melihat lebih detail design label hasil kreasinya, silahkan kunjungi laman web nya di www.labelreeta.com.


  • 0
Titi Limanjaya Pemilik Baju Lucu 39000

Belajar Dari Titi Limanjaya, Pemilik Baju Lucu 39000 yang Sukses

Sboplaza.com– Belajar Dari Titi Limanjaya, Pemilik Baju Lucu 39000 yang Sukses

Titi Limanjaya, Seorang ibu rumah tangga yang sukses merintis bisnisnya dari rumah. Bisnis fashion yang digelutinya menawarkan aneka produk fashion seperti Sweater, Baju Casual, Baju Hijab, Jaket dll. Sebagai owner @Bajulucu39000, Tentu Buah dari kesuksesan yang didapatkannya ini tidak diraih secara instan. Sebagai anak yang lahir dari keluarga sederhana yang tidak memiliki latar belakang bisnis. Titi Limanjaya dengan gigih belajar berbisnis secara otodidak.

Berawal di tahun 2008, Saat dimana Titi Limanjaya memutuskan untuk resign dari pekerjaannya di sebuah instansi farmasi untuk menggeluti bisnis online. Pada saat itu, platform yang digunakan untuk berjualan adalah multiply. Sebelum pada akhirnya berjualan produk fashion, Titi Limanjaya sempat berjualan produk herbal seperti Sugar Wax dan Penghilang Bulu Alami Homemade. Beruntungnya, produk yang ia tawarkan mendapatkan respon yang baik di mata konsumen. Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah orderan hingga berpuluh – puluh paket.

Namun, tak lama kemudian. Titi Limanjaya mendapatkan ujian dengan kenyataan bahwa Ibunya menderita kanker lambung. Tak ingin menyerah dengan keadaan, Titi Limanjaya tetap giat menjalankan bisnisnya langsung di rumah sakit sambil menemani sang ibu di rumah sakit. Dimulai dari merespon orderan, rekap, cek mutasi hingga melakukan pemesanan pada supplier.

Pada saat itu pula, sang suami yang tengah bekerja di sebuah instansi juga ikut membantu menyiapkan barang, packing hingga mengirimkannya ke instansi jasa pengiriman sebelum berangkat kerja.

Hal itu dilakukan demi menanggung anggaran pengobatan Ibu Titi Limanjaya selama menjalani pengobatan di rumah sakit. Namun, Tuhan berkehendak lain. Dan tepatnya pada tahun 2010, Ibu Titi Limanjaya meninggal dunia.

Tentu hal ini menjadi sebuah kesedihan yang mendalam bagi Titi Limanjaya. Hingga akhirnya Titi Limanjaya bersama suaminya memutuskan untuk menjalani bisnis online yang digelutinya dengan serius. Dan suami Titi Limanjaya juga memutuskan untuk resign dari tempat kerjanya sebagai bukti keseriusannya dalam menekuni bisnis online bersama sang istri.

Titi Limanjaya Pemilik Baju Lucu 39000

Titi Limanjaya ( Kanan )

Untuk memudahkan bisnis online yang digelutinya, akhirnya Titi Limanjaya memutuskan untuk merekrut 1 orang asisten. Seiring berjalannya waktu, tabungan yang sempat terkuras akhirnya dapat terisi kembali. Dan tak hanya itu, omset dari bisnis online nya pun melesat hingga dapat mencukupi kebutuhannya untuk membeli mobil.

Namun tiba – tiba saja, platform multiply yang dimanfaatkan Titi Limanjaya sebagai tempat untuk berbisnis online tiba – tiba ditutup di tahun 2012. Bagaikan petir di siang bolong, omset bisnis onlinenya pun akhirnya ikut merosot. Seakan tak percaya, Titi Limanjaya merasakan kehilangan sumber mata pencahariannya. Terlebih lagi, tabungan yang dimilikinya juga ikut terkuras untuk biaya melahirkan anak pertamanya.

Meski terbilang cukup menyakitkan, lambat laun Titi Limanjaya kembali beralih ke facebook untuk berbisnis online. Namun, sayangnya penjualan pada saat itu hanya sedikit saja sehingga tidak cukup untuk menutup biaya operasional. Ditambah, saat itu Titi Limanjaya tengah hamil dan harus kembali mempersiapkan biaya operasi Caesar untuk anak keduanya. Setelah melahirkan anak keduanya, barulah Titi Limanjaya berfikir untuk menggeluti bisnis di bidang lain.

Dan saat itulah, Titi Limanjaya bersama sang suami memutuskan untuk menjual produk fashion. Namun sayangnya, ketika hendak merintis bisnis baru. Modal bisnis yang dimilikinya tidak mencukupi. Sehingga pada akhirnya Titi Limanjaya bersama sang suami harus merelakan mobilnya untuk dijual.

Setelah menjual mobilnya dan kembali berbisnis, tepatnya di akhir tahun 2013. Titi Limanjaya bertemu dengan Muri Handayani selaku pendiri Sekolah Bisnis Online yang merupakan teman Titi Limanjaya saat masih di Multiply dan Grup Gober.

Saat itu pertemuan keduanya berlangsung di acara workshop Instagram yang diadakan oleh Sekolah Bisnis Online. Meski belum memiliki smartphone berbasis android, Titi Limanjaya tetap mengikuti workshop tersebut dan mempelajari tips dan triknya.

1 Minggu setelah mengikuti workshop Instagram yang diselenggarakan Sekolah Bisnis Online, Suaminya membelikan smartphone android yang kemudian dimanfaatkan Titi Limanjaya sebagai platform bisnis onlinenya. Alhasil, omset bisnis onlinenya meroket. Bahkan Titi Limanjaya bersama sang suami merasa kewalahan dalam melayani pemesanan.

Bisa dikatakan bahwa omsetnya melebihi omset yang didapatnya dahulu saat berjualan di multiply. Dan kini untuk memudahkan bisnisnya, Titi Limanjaya bersama sang suami telah memiliki team yang berjumlah 7 orang. Untuk melihat detail produk yang ditawarkannya, silahkan kunjungi www.bajulucu39000.com juga akun instagramnya @bajulucu39000


  • 0
Kisah Sukses Reni Irmawanti, Pemilik Bisnis Baju Anak Branded Dengan Omset Jutaan

Kisah Sukses Reni Irmawanti, Pemilik Bisnis Baju Anak Branded Dengan Omset Jutaan

Sboplaza.com – Reni Irmawanti, Seorang ibu rumah tangga pemilik bisnis bajuanakbranded. Sebelumnya, Reni Irmawanti pernah bekerja di sebuah perusahaan sebagai staff administrasi. Sedangkan suami dari Reni Irmawanti bekerja sebagai staff IT. Namun, Reni Irmawanti bersama sang suami selalu dihadapkan dengan situasi finansial yang cenderung pas – pasan. Bahkan terkadang minus.

Bertepatan dengan tanggal 28 Februari 2012, anak Reni Irmawanti lahir. Saat itu Reni Irmawanti merasa kebingunan karena ia sangat ingin mengurus anaknya, namun keinginan Reni Irmawanti terbentur dengan kondisinya yang saat itu masih menjadi staff administrasi di sebuah perusahaan. Dan apabila dirinya resign dari pekerjaannya, maka penghasilan akan berkurang sementara kebutuhan semakin bertambah.

Bermodalkan tekad sekaligus sikap yang nekat, Reni Irmawanti memutuskan untuk resign dari pekerjaannya sebagai seorang staff administrasi. Dan semenjak resign dari pekerjaannya, setiap bulannya Reni Irmawanti bersama sang suami mengalami minus dalam masalah finansial. Di tengah kesulitan tersebut, Reni Irmawanti dan keluarga masih bersyukur karena masih ada penghasian 3 bulan yang diberikan oleh perusahaan tempat Reni Irmawanti bekerja. Tak hanya itu, masih ada uang jamsostek yang telah berhasil Reni Irmawanti cairkan.

Kisah Sukses Reni Irmawanti, Pemilik Bisnis Baju Anak Branded Dengan Omset Jutaan

Untuk mengatasi peliknya kondisi keuangan tersebut, suami dari Reni Irmawanti juga mencari berbagai tambahan penghasilan lainnya dengan cara membantu memarketingkan usaha yang dirintis oleh temannya seperti bumbu – bumbu dan parseley. Sementara Reni Irmawanti mencoba peruntungan di bidang usaha online dengan menjadi seorang dropshipper baju anak, wall sticker dan berbagai barang lainnya.

Baca : Jejak Pengalaman Bisnis Wina Wulandari Sebelum Sukses Menjadi Pemilik Apotek Griya Farma

Di penghujung tahun 2013, Reni Irmawanti berkesempatan mendapatkan uang arisan senilai 2 juta. Uang tersebut kemudian dibelanjakan baju anak. Saat itu, suami dari Reni Irmawanti membangun sebuah website sedangkan Reni Irmawanti mempelajari fanpage facebook. Tak hanya itu, Reni Irmawanti juga belajar mengenai SEO ( Search Engine Optimization ) dengan cara membeli buku – buku yang berkaitan dengan SEO.

Sebagai alumni Sekolah Bisnis Online ( SBO ), Reni Irmawanti tak kenal menyerah. Segala jenis media promosi online ia tekuni. Termasuk bergabung menjadi bagian dari keluarga Sekolah Bisnis Online ( SBO ) yang didirikan Muri Handayani. Hingga akhirnya hasilnya pun berbuah manis. Omset bisnis baju anak yang dirintisnya pun menyentuh angka jutaan. Selain itu, Reni Irmawanti yang merintis bisnis baju anak bersama sang suami juga telah memiliki dua orang karyawan.


  • 0
Masitoh Istiqomah Pebisnis Gamis

Perjuangan Luar Biasa Masitoh Istiqomah Membangun Bisnis Gamis Dengan Brand Mastiq Collection

Sboplaza.comPerjuangan Luar Biasa Masitoh Istiqomah Membangun Bisnis Gamis Dengan Brand Mastiq Collection. Masitoh Istiqomah, ibu dari dua orang anak yang akrab disapa dengan nama beken Mastiq merupakan figur pebisnis perempuan yang sangat menginspirasi. Pada awalnya, Masitoh Istiqomah memulai bisnis online bersama suaminya pada tahun 2013. Kala itu, ia mencoba peruntungan bisnis di bidang herbal kecantikan dan kesehatan.

Mengingat Masitoh Istiqomah bersama sang suami adalah seorang terapis bekam. Berawal dari modal sekitar 300 ribuan, Masitoh Istiqomah beserta sang suami memutuskan untuk membuka toko herbal di rumah dengan stok awal produk herbal di rak tv kecil. Setelah memutar modalnya sedemikian rupa, Masitoh Istiqomah bersyukur produk herbalnya saat itu dapat memenuhi etalase yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

Disamping membuka toko herbal secara offline di rumah, Masitoh Istiqomah juga menjual produk herbalnya di laman web zonaherbal.com. Hingga pada akhirnya di bulan November 2014, Masitoh Istiqomah kembali memulai bisnis di bidang gamis. Awalnya, ia membeli gamis berbahan jersey super secara online untuk keperluan berlebaran.

Saat barang tersebut sampai di rumah, Masitoh Istiqomah ia mendapati bahwa gamis jersey yang dibelinya tersebut memiliki kualitas yang bagus. Dari sanalah Masitoh Istiqomah mulai berjualan gamis. Mulanya Masitoh Istiqomah berjualan gamis via facebook dan mengganti nama akunnya menjadi gallery mastiq. Ia mengupload foto produk di akun facebook tersebut. Namun, akun facebook tersebut justru di banned oleh facebook.

Setelah mengotak-atik facebook yang dibanned tersebut. Akun facebook tersebut ternyata masih dapat diselamatkan walaupun pada akhirnya harus mengorbankan akun facebook tersebut untuk bermigrasi menjadi fanpage facebook.

Meski dihadapkan dengan kejadian tersebut, Masitoh Istiqomah tetap bersemangat untuk berjualan gamis. Tak hanya mengandalkan facebook semata, Masitoh Istiqomah juga berjualan melalui blackberry messenger ( BBM )

Demi memfokuskan diri pada bisnis di bidang gamis, Masitoh Istiqomah mulai memproduksi gamis sendiri pada bulan Desember 2014. Meski dengan keterbatasan dana, Masitoh Istiqomah tetap nekat untuk memberanikan diri untuk memproduksi. Ia pun mulai berbelanja kain di Cigondewah, Bandung. Namun, Masitoh Istiqomah harus menerima kenyataan bahwa gamis yang diproduksi tersebut mengalami kegagalan.

Setelah mendapati kegagalan produksi pada gamis yang hendak dijualnya, Masitoh Istiqomah kembali dihadapkan kenyataan bahwa adik ipar dari Masitoh Istiqomah mengalami kecelakaan saat tengah melakukan pemasangan baja ringan. Adik ipar dari Masitoh Istiqomah sempat dibawa ke rumah sakit namun almarhum adik ipar dari Masitoh Istiqomahpun menghembuskan nafas terakhirnya pada penghujung tahun 2014 di bulan Desember.

Masitoh Istiqomah Pebisnis Gamis

Kesedihan yang dialami Masitoh Istiqomah tentu bisa saja membuat dirinya ingin menyerah. Namun, bagi Masitoh Istiqomah menyerah bukanlah sebuah pilihan. Maka dari itu, Masitoh Istiqomah kembali mengembangkan bisnisnya.

Meskipun dihadang dengan kegagalan produksi berkali-kali, Masitoh Istiqomah tetap berupaya sebaik mungkin untuk mengembangkan bisnisnya. Hingga pada tahun 2015, Masitoh Istiqomah bertemu dengan Muri Handayani selaku pendiri Sekolah Bisnis Online ( SBO ) di acara pesta wirausaha TDA Bogor. Dari sanalah, Masitoh Istiqomah mulai mengembangkan ilmu bisnisnya.

Dan hal itu cukup memberikan dampak yang luar biasa bagi bisnis yang ditekuninya. Terbukti dengan closing puluhan pcs gamis yang dijualnya secara online setiap hari. Selain itu, brand Mastiq Collection milik Masitoh Istiqomah juga telah memiliki puluhan reseller. Bahkan, materi yang diterima Masitoh Istiqomah di Sekolah Bisnis Online berhasil membantunya untuk tetap semangat dalam melangkah. Alhasil, ia berhasil mendapatkan omset 30 juta per bulan.

Baca juga : Ifa Firdaus, Peserta Terbaik KMO #2 yang Berhasil Meraih Kesuksesan Lewat Bisnis Aksesorisnya

Terlepas dari omset penjualan yang didapat Masitoh Istiqomah, Masitoh Istiqomah selalu berharap agar bisnis yang dikembangkannya dapat memberikan manfaat bagi setiap orang. Terdapat 6 prinsip yang selalu dipegang teguh oleh Masitoh Istiqomah dalam memulai bisnis yaitu pentingnya meminta doa restu orang tua dalam memutuskan sesuatu yang besar, menjaga silaturahim, selalu menjamu tamu yang bertandang ke rumah kita, menjaga hubungan dengan Allah dan membiasakan diri untuk tidak berhutang serta menjauhkan diri dari hal – hal yang bersifat riba.

Semoga semangat serta prinsip yang dimiliki Masitoh Istiqomah dapat menjadi pedoman bagi kita semua untuk dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Karena menyerah adalah pilihan pasti untuk gagal.


  • 0
Diah Mahdalena, Pebisnis Inspiratif yang Berhasil Meraup Omset Hingga 30 Juta

Diah Mahdalena, Pebisnis Inspiratif yang Berhasil Meraup Omset Hingga 30 Juta

Sboplaza.com – Diah Mahdalena, sosok inspiratif yang memulai bisnis onlinenya pada tahun 2013. Berbagai macam produk pernah Diah Mahdalena jual, mulai dari cokelat, baju factory outlet, baju dan sepatu yang diimport dari korea, parfum dan sebagainya. Bahkan, Diah Mahdalena sendiri juga pernah sempat mengikuti bisnis MLM ( Multi Level Marketing )

Akan tetapi, dari sekian banyak bisnis yang pernah digeluti. Diah Mahdalena merasa tidak cukup serius untuk mendalaminya. Bagi Diah Mahdalena, bisnis hanya sekedar menjual produk lantas menunggu konsumen untuk membelinya. Selepas itu, selesai.

Hingga pada akhirnya, pada tahun 2014, tanpa sengaja Diah Mahdalena melihat postingan di sosial media tentang Sekolah Bisnis Online ( SBO ) hal itu, kemudian menggerakkan hatinya untuk menggeluti bisnisnya secara serius.

Kemudian pada bulan Maret di tahun 2015, Diah Mahdalena memutuskan untuk resign dari pekerjaan demi menggeluti bisnis online lebih serius. Di tengah perjuangannya merintis bisnis online, Diah Mahdalena kembali membuat keputusan di hidupnya pada bulan September 2015 untuk membuka toko. Dari sinilah, Diah Mahdalena lebih memahami bisnis dalam artian yang sebenarnya.

Diah Mahdalena, Pebisnis Inspiratif yang Berhasil Meraup Omset Hingga 30 Juta

Diah Mahdalena

Berharap dapat meningkatkan penghasilannya, fakta yang terjadi justru Diah Mahdalena harus mendapati kenyataan bahwa toko nya sepi pengunjung bahkan uang service dan listrik saja nyaris tidak tertutupi. Ditambah lagi, beban sewa, makan dan transportasi menggunakan penghasilan suami Diah Mahdalena.

Sehingga yang terjadi adalah uang toko habis untuk menutupi operasional dan Diah Mahdalena pun mengalami kerugian selama berbulan – bulan. Diah Mahdalena sempat mengalami kegalauan yang cukup luar biasa. Ia bahkan bingung dengan apa yang harus dilakukannya, mengingat semua yang dilakukan terasa begitu sia – sia.

Padahal, awalnya ia memiliki modal yang cukup besar untuk mengembangkan bisnisnya. Namun, yang didapat justru kenyataan miris mengenai hutang yang menumpuk dan modal usaha yang juga belum kembali.

Setelah melewati beragam peristiwa tak menyenangkan selama menggeluti bisnisnya, Diah Mahdalena akhirnya memberanikan diri untuk mengikuti program KMO ( Kelompok Mentoring Online ) di Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Dalam kondisi yang jauh dari kata berkecukupan, Diah Mahdalena dengan berat hati berupaya untuk mengikuti program di Sekolah Bisnis Online ( SBO ) tersebut meski itu berarti Diah Mahdalena harus mempertaruhkan sisa uang yang dimilikinya.

Dan pada tanggal 10 Maret 2016, Diah Mahdalena mencoba bangkit dari kegagalannya dalam berbisnis. Ia mulai mempelajari kembali pelajaran yang di dapatnya di program KMO ( Kelompok Mentoring Online ).

Meski sempat merasa tidak percaya diri, pada 9 hari pertama berbisnis. Ia tidak mendapatkan pelanggan maupun konsumen sama sekali. Namun, sungguh menakjubkan. Pada hari ke 10, Diah Mahdalena berhasil meningkatkan penghasilannya hingga 1,4 juta dalam sehari. Padahal bisnis penjualan busana muslim yang ditekuninya hanyalah mengandalkan instagram.

Baca juga : Kisah Sukses Eka Agung Sulistyaningsih, Pebisnis Bandeng Presto yang Mengawali Bisnisnya Tanpa Kesengajaan

Berkat ketekunannya dalam berbisnis, Diah Mahdalena berhasil meraup omset di angka 30 juta pada bulan Ramadhan di tahun 2016 kemarin. Prestasi yang sangat menginspirasi di bidang bisnis. Dan pelajaran bisnis dari Diah Mahdalena semakin meneguhkan fakta bahwa tidak ada ketidakmungkinan selama kita mau berusaha untuk fokus.


  • 0
Nurina Na Raharjo Pemilik Brand Nuna Kids yang Sukses

Nurina Na Raharjo, Pemilik Brand Nuna Kids yang Raih Kesuksesan Dalam Berbisnis

Sboplaza.com – Nurina Na Raharjo, Seorang ibu dari dua orang anak ini telah memiliki kegemaran berniaga sejak tahun 2011. Padahal saat itu, masih berstatus sebagai karyawan di sebuah perusahaa BUMN. Namun pada akhirnya, Nurina Na Raharjo harus resign dari pekerjaannya di sebuah instansi demi kepentingan anak dan suaminya yang pindah dinas.

Setelah resign, Nurina Na Raharjo semakin memantapkan hatinya untuk menjadi seorang pengusaha. Sempat terfikir ingin membuka toko offline, namun dikarenakan pekerjaan suami yang seringkali berpindah tempat. Membuat Nurina Na Raharjo mengurungkan niatnya dan memilih untuk membuka toko online.

Nurina Na Raharjo Pemilik Brand Nuna Kids yang Sukses

Nurina Na Raharjo Pemilik Brand Nuna Kids Bersama Sang Suami

Dengan memanfaatkan media sosial, Nurina Na Raharjo berhasil membuka toko online yang diimpikannya. Pada awal berbisnis online, Nurina Na Raharjo mencoba memanfaatkan sistem dropship yang seringkali ditawarkan oleh para supplier. Hingga akhirnya, Nurina Na Raharjo berupaya untuk menyediakan stock barang yang hendak dijualnya.

Demi perkembangan bisnisnya, Nurina Na Raharjo mengikuti beragam program di Sekolah Bisnis Online ( SBO ) untuk mengoptimalkan toko onlinenya. Dan Nurina Na Raharjo menyadari bahwa bisnis online memberikan kemudahan bagi dirinya untuk berbisnis. Terlebih lagi, bisnisnya tersebut dapat dikelola hanya dengan mengandalkan koneksi internet tanpa perlu meninggalkan rumah.

Baca Juga : Presda Sari, Ibu Rumah Tangga yang Sukses Meraup Omset Puluhan Juta

Seiring berjalannya waktu, Nurina Na Raharjo mencoba untuk memberanikan diri dalam memproduksi celana dan pakaian dengan merk sendiri yakni nunakids. Dari keberaniannya tersebut, kini Nurina Na Raharjo telah mendapat banyak reseller dan omset penjualan dari toko onlinenya di Instagram, @nuna_store juga mengalami peningkatan. Tak lupa, Nurina Na Raharjo juga mengingatkan pada setiap orang untuk tidak takut dalam bermimpi. Karena bagaimanapun juga, kesuksesan berawal dari mimpi.


  • 0
Sally Mitha, Pebisnis Aneka Hijab dan Jarum yang Sukses

Sally Mitha, Pebisnis Sukses yang Melejitkan Bisnisnya Melalui Iklan Berbayar

Sboplaza.com – Sally Mitha, Pebisnis online yang memulai debut bisnisnya di tahun 2012. Pada awalnya, Sally Mitha menjalankan bisnisnya sekedarnya saja. Namun, hal itu kerap disesalinya karena tanpa arahan yang jelas mengenai ilmu berbisnis online. Bisnisnya tersebut tidak mengalami perkembangan sama sekali. Lalu, suatu ketika Sally Mitha memutuskan untuk mengikuti Sekolah Bisnis Online ( SBO ) yang didirikan oleh Muri Handayani.

Dari sana, ia banyak mendapatkan ilmu bisnis online yang tidak ia pahami sebelumnya. Setelah mendapat banyak hal baru yang didapatnya dari hasil menimba ilmu di Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Mulailah Sally Mitha mempraktekan semua hal yang telah dipelajarinya.

Sally Mitha, Pebisnis Aneka Hijab dan Jarum yang Sukses

Salah satu ilmu yang pernah dipelajarinya adalah beriklan di facebook. Bahkan tak tanggung – tanggung, ibu rumah tangga yang berbisnis di bidang hijab dan aneka jarum ini juga menganggarkan anggaran yang cukup besar untuk memasarkan produk hijab dan aneka jarum yang dimilikinya.

Bagi Sally Mitha, jika sesuatu diniatkan untuk sambilan, maka hasil yang didapatnya pun akan sambilan juga. Itulah alasan mengapa Sally Mitha sangat antusias mengikuti workshop yang diadakan Sekolah Bisnis Online ( SBO ) dan membeli banyak buku yang menunjang bisnisnya. Alhasil, ketekunan yang dijalaninya berbuah manis.

Baca Juga : Dianari Lauza, Pebisnis Sukses yang Mengawali Bisnisnya Karena Desakan Teman

Hal itu terbukti dari peningkatan omset bisnisnya yang luar biasa. Sangat berbeda tentunya dengan saat ia menjalankan bisnis di tahun 2012-an. Dari kesimpulan yang dapat dipetik dari perjalanan bisnis Sally Mitha, kita mengetahui pentingnya mengawali sesuatu dengan tekad yang kuat. Karena hasil terbaik, hanya akan diberikan kepada seseorang yang selalu mengupayakan sesuatu dengan baik.