Nurshoffa Mujahidah, Ibu Rumah Tangga Dengan Omset Ratusan Juta Tanpa Gelar Sarjana

  • 0
Nurshoffa Mujahidah Ibu Rumah Tangga Sukses pemilik brand Fenuza

Nurshoffa Mujahidah, Ibu Rumah Tangga Dengan Omset Ratusan Juta Tanpa Gelar Sarjana

Sboplaza.com – Nurshoffa Mujahidah, Seorang ibu rumah tangga yang sukses merintis bisnis produk muslimnya di Bandung. Sebagai pemilik brand Fenuza, kesuksesan yang kini diraih Nurshoffa Mujahidah tentu didapat dengan perjuangan dan pengorbanan yang tak jarang dapat menguras air mata. Sedari kecil, Nurshoffa Mujahidah adalah seorang pemimpi yang beruntung dapat mengenyam pendidikan di sebuah sekolah swasta karena beasiswa. Sekolah tempat ia belajar dahulu, adalah sekolah dengan mayoritas orang – orang berada. Melihat mobil pribadi yang lalu lalang di halaman sekolah tentu bukanlah hal yang asing bagi Nurshoffa Mujahidah.

Tidak seperti teman – teman di sekolahnya yang banyak mendapat kemudahan dari orang tuanya. Nurshoffa Mujahidah justru harus berjuang keras untuk mendapatkan apapun yang diinginkannya. Misalnya saja, ketika Nurshoffa Mujahidah ingin mendapatkan uang jajan. Ia perlu mengupayakannya seorang diri.

Selain itu, karena terdapat perbedaan jenjang social antara dirinya dan teman – temannya. Tak jarang, Nurshoffa Mujahidah selalu mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dari teman – temannya. Seperti diledek, dijauhi, dibully dan sebagainya. Akhirnya, teman terbaik Nurshoffa Mujahidah adalah pensil dan kertas. Disanalah ia sering menuliskan beragam mimpi dan cita – cite terbaiknya. Dalam hatinya, ia selalu bertekad untuk dapat merubah nasibnya.

Sejak duduk di bangku sekolah, Nurshoffa Mujahidah sudah sering berjualan di sekolah. Namun, dikarenakan sekolah swasta melarang muridnya untuk berjualan. Alhasil, Nurshoffa Mujahidah seringkali berjualan secara sembunyi – sembunyi ke adik kelas. Karena teman sekelasnya lebih sering membully dirinya.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya Nurshoffa Mujahidah menduduki jenjang pendidikan tingkat Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ). Ia sangat bersyukur karena teman – teman di sekolahnya begitu ramah dan bersahabat. Maka dari itu, kini Nurshoffa Mujahidah meneruskan kembali perjuangannya untuk jualan keripik dan berbagai snack pada teman – temannya demi mendapatkan uang jajan.

Nurshoffa Mujahidah Ibu Rumah Tangga Sukses pemilik brand Fenuza

Nurshoffa Mujahidah & Zara

Selepas lulus dari bangku Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ), Nurshoffa Mujahidah memutuskan untuk menikah dengan pria yang sederhana. Di awal pernikahannya, Nurshoffa Mujahidah harus menjalani berbagai peran sekaligus yakni menjadi seorang istri, menjadi mahasiswi dan menjadi guru di tempat bimbingan belajar.

Demi memperbaiki kehidupan perekonomiannya, suami dari Nurshoffa Mujahidah memutuskan untuk membuka usaha ayam fried chicken. Dengan tujuan, agar Nurshoffa Mujahidah dapat focus menyelesaikan kuliahnya. Berharap usaha yang dirintisnya dapat memberikan keuntungan, akhirnya keduanya meminjam uang ke bank belasan juta untuk menggadaikan motornya. Selama 2 tahun, Nurshoffa Mujahidah berjuang untuk menjalankan bisnis ayam fried chickennya meskipun hanya dengan bermodalkan ilmu yang sangat minim di bidang bisnis. Namun sayangnya, usaha tersebut tidak dapat berbuah manis.

Suatu ketika, di bulan Juni 2013. Nurshoffa Mujahidah melahirkan anak pertamanya secara Caesar yang kemudian diberinama Zara. Untuk membayar biaya melahirkannya, akhirnya Nurshoffa Mujahidah dan suaminya menjual gerobak dan berbagai perabotan yang digunakan Nurshoffa Mujahidah untuk berjualan fried chicken.

Akhirnya, di tahun 2013. Nurshoffa Mujahidah bersama suami memutuskan untuk hijrah ke kota Bandung dalam rangka menerima tawaran kerja yang diajukan kakak dari Nurshoffa Mujahidah. Untuk menerima tawaran tersebut, Nurshoffa Mujahidah mengorbankan kuliahnya.

Selama di Bandung, Nurshoffa Mujahidah sering diajak kakaknya untuk meeting bersama klien dan para pebisnis. Dan tentunya, seringnya bertemu dengan para pebisnis yang hebat membuat Nurshoffa Mujahidah semakin termotivasi untuk mewujudkan semua mimpi – mimpinya.

Setelah 2 bulan menetap di Bandung, akhirnya suami dari Nurshoffa Mujahidah berhasil diangkat menjadi karyawan tetap untuk menjalankan amanah sebagai kepala produksi di Dhikr Clothes, perusahaan milik kakak dari Nurshoffa Mujahidah.

Hingga akhirnya, di bulan Agustus 2013. Nurshoffa Mujahidah memutuskan untuk membuka online shop. Berkat perjuangannya yang gigih itulah yang kemudian pada akhirnya menghantarkan Nurshoffa Mujahidah pada kesuksesan di bulan Desember 2013. Sehingga akhirnya Nurshoffa Mujahidah dapat melunasi seluruh hutang – hutangnya di bulan Desember 2013.

Berbekal semangat juang yang tinggi untuk merubah nasib, akhirnya Nurshoffa Mujahidah kembali membuka “Rumah Zafira”. Online shop yang menjual aneka produk seperti wall sticker, kaos keluarga dhikr clothes, sabuk bonceng tifla, jilbab afra dan gamis. Nurshoffa Mujahidah selalu berupaya untuk memperluas jaringannya, hingga pada suatu ketika ia bertemu dengan seorang teman yang telah menjadi bagian dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ) dari sanalah kemudian Nurshoffa Mujahidah mulai mengasah usahanya lebih baik lagi. Ia berupaya untuk menerapkan ilmu yang didapatnya dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ) agar pondasi bisnisnya semakin kokoh.

Tak lupa, selain memperkuat pondasi bisnisnya dengan ilmu. Nurshoffa Mujahidah juga kerap kali meminta doa pada orang tua dan mertuanya agar rezekinya diberi kelancaran. Dengan mengaplikasikan ilmu yang didapatnya dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ) akhirnya omset bisnis Nurshoffa Mujahidah melonjak tajam di angka 4 – 8 juta per bulan.

Suatu ketika di bulan Februari 2015. Nurshoffa Mujahidah iseng belanja bahan katun shabby chic yang cantik. Saat itu ia memutuskan untuk membeli 10 meter kain katun. Sesampainya di rumah, Nurshoffa Mujahidah sempat bingung untuk memanfaatkan kain katun tersebut. Hingga akhirnya tanpa kesengajaan, Nurshoffa Mujahidah menggunakan kain katun yang dibelinya untuk dijadikan mukena.

Baca Juga : 4 Tips Cermat Memilih Jasa Pengiriman yang Tepat Untuk Bisnis Online Anda

Tak disangka, respon yang datang dari pelanggan begitu banyak. Hingga akhirnya, produk mukena katun jepang dengan brand Fenuza yang merupakan singkatan nama suami dari Nurshoffa Mujahidah yakni Ferdi, dirinya dan anak keduanya yakni Zara. Dari produk Fenuza, Nurshoffa Mujahidah berhasil melejitkan omset hingga 50 juta setiap minggunya. Sungguh luar biasa!


  • 0
Sally Mitha, Pebisnis Aneka Hijab dan Jarum yang Sukses

Sally Mitha, Pebisnis Sukses yang Melejitkan Bisnisnya Melalui Iklan Berbayar

Sboplaza.com – Sally Mitha, Pebisnis online yang memulai debut bisnisnya di tahun 2012. Pada awalnya, Sally Mitha menjalankan bisnisnya sekedarnya saja. Namun, hal itu kerap disesalinya karena tanpa arahan yang jelas mengenai ilmu berbisnis online. Bisnisnya tersebut tidak mengalami perkembangan sama sekali. Lalu, suatu ketika Sally Mitha memutuskan untuk mengikuti Sekolah Bisnis Online ( SBO ) yang didirikan oleh Muri Handayani.

Dari sana, ia banyak mendapatkan ilmu bisnis online yang tidak ia pahami sebelumnya. Setelah mendapat banyak hal baru yang didapatnya dari hasil menimba ilmu di Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Mulailah Sally Mitha mempraktekan semua hal yang telah dipelajarinya.

Sally Mitha, Pebisnis Aneka Hijab dan Jarum yang Sukses

Salah satu ilmu yang pernah dipelajarinya adalah beriklan di facebook. Bahkan tak tanggung – tanggung, ibu rumah tangga yang berbisnis di bidang hijab dan aneka jarum ini juga menganggarkan anggaran yang cukup besar untuk memasarkan produk hijab dan aneka jarum yang dimilikinya.

Bagi Sally Mitha, jika sesuatu diniatkan untuk sambilan, maka hasil yang didapatnya pun akan sambilan juga. Itulah alasan mengapa Sally Mitha sangat antusias mengikuti workshop yang diadakan Sekolah Bisnis Online ( SBO ) dan membeli banyak buku yang menunjang bisnisnya. Alhasil, ketekunan yang dijalaninya berbuah manis.

Baca Juga : 5 Karakter Hebat yang Wajib Dimiliki Seseorang Untuk Menjadi Pengusaha Sukses

Hal itu terbukti dari peningkatan omset bisnisnya yang luar biasa. Sangat berbeda tentunya dengan saat ia menjalankan bisnis di tahun 2012-an. Dari kesimpulan yang dapat dipetik dari perjalanan bisnis Sally Mitha, kita mengetahui pentingnya mengawali sesuatu dengan tekad yang kuat. Karena hasil terbaik, hanya akan diberikan kepada seseorang yang selalu mengupayakan sesuatu dengan baik.


  • 0
Ratna Rafaya, Produsen Kemasan Tile Dengan Brand Rafaya Yang Sukses Menjalankan Bisnisnya

Ratna Rafaya, Produsen Kemasan Tile Dengan Brand Rafaya Yang Sukses Menjalankan Bisnisnya

Sboplaza.com – Perjalanan bisnis Ratna Rafaya diawali pada tahun 2007. Kala itu Ratna Rafaya mulai menggeluti berbagai jenis usaha mulai dari usaha warung makan, pulsa elektrik, repacking snack hingga kerajinan tangan. Akan tetapi sukses yang digelutinya tersebut belum menuntunnya ke jalan kesuksesan.

Lalu pada tahun 2014, Ratna Rafaya kembali menggeluti usaha kerajinan tangan lagi. Kali ini Ratna Rafaya tidak hanya melayani pesanan yang bersifat Pre-Order ( PO ) tapi juga memproduksi kerajinan tangan massal untuk dititipkan di toko dan warung.

Untuk menitipkan produknya ke toko dan warung, Ratna Rafaya mempercayakannya pada sales keliling yang telah dipercayainya. Namun sayangnya, tiba – tiba saja sales keliling tersebut menghilang dan sulit untuk dihubungi. Hingga akhirnya Ratna Rafaya tersadar bahwa dirinya baru saja tertipu.

Ratna Rafaya menyadari bahwa ia terlalu percaya pada orang yang melamar pekerjaan tanpa berusaha melakukan investigasi terlebih dahulu. Dari pengalaman tersebut, Ratna Rafaya berhenti melakukan aktivitas produksi dalam jumlah banyak dan hanya melayani konsumen dengan sistem Pre-Order ( PO )

Ratna Rafaya, Produsen Kemasan Tile Dengan Brand Rafaya Yang Sukses Menjalankan Bisnisnya

Seiring berjalannya waktu, jumlah pengrajin semakin banyak. Hal itu menimbulkan kegalauan di hati Ratna Rafaya apakah ia akan bertahan di dunia craft atau sebaliknya. Di tengah kegamangan yang melanda, seorang teman meminta Ratna Rafaya untuk membuatkan kemasan dari tile untuk keperluan souvenir. Akhirnya Ratna Rafaya memproduksi kemasan tersebut.

Secara tak terduga, Ratna Rafaya mulai memikirkan betapa meningkatnya jumlah pengrajin, namun sedikit orang yang memproduksi kemasannya. Dari sana Ratna Rafaya melihat peluang dan akhirnya mengambil peluang itu dengan memproduksi tile untuk keperluan kemasan.

Selain memproduksi kemasan dalam bentuk tile, Ratna Rafaya juga memproduksi jilbab. Akan tetapi usaha jilbabnya tidak dijual secara online melainkan disuplai ke sekolah – sekolah setiap tahun ajaran baru. Menyadari bahwa ilmu bisnis onlinenya masih terbatas, Ratna Rafaya pun akhirnya mengikuti program di Sekolah Bisnis Online ( SBO ).

Semenjak mengikuti Sekolah Bisnis Online ( SBO ), Ratna Rafaya mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat untuk diterapkan pada bisnisnya. Ia juga beruntung mendapatkan kesempatan untuk dapat berjejaring, mengenal banyak orang – orang hebat dan belajar memanfaatkan sosial media sebagai media untuk berbisnis.

Baca juga : Lika – Liku Perjalanan Bisnis Desaulia Hanandita yang Mempertemukannya Dengan Sekolah Bisnis Online ( SBO ) Muri Handayani

Selama ini Ratna Rafaya memanfaatkan Instagram sebagai media promosi kemasan tile yang ia produksi. Ratna Rafaya dengan seksama mempelajari seluk beluk Instagram dan menerapkan ilmu yang didapatnya dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Sangat bersyukur bahwa bisnisnya mengalami peningkatan dari segi pendapatan.

Tak hanya berbisnis di bidang tile saja, Ratna Rafaya juga menjadi distributor fashion brand Inaraya. Bahkan Ratna Rafaya juga turun langsung memberikan arahan pada reseller yang bergabung. Menyadari bahwa bisnis itu bersifat dinamis, membuat Ratna Rafaya tak ingin berhenti untuk selalu mengupgrade ilmu yang dimilikinya karena bisnis yang dijalankan tanpa ilmu tak akan pernah mengalami kemajuan.


  • 0
Sambal Pecel Mbak Vy

Devy Nadya Aulina, Pebisnis Sambel Pecel Khas Nganjuk Yang Telah Merambah Ke Mancanegara

Sboplaza.com – Devy Nadya Aulina, sosok pebisnis sambal pencel yang memulai bisnisnya di penghujung tahun 2012 kini telah berhasil melambungkan bisnisnya hingga ke ranah mancanegara. Berawal dari kejeliannya dalam melihat peluang pasar, Devy Nadya Aulina telah berhasil meracik sambal pecel khas Nganjuk yang berbeda dari pada yang lain. Yakni sambal pecel yang diracik tanpa MSG, bahan pengental maupun pengawet. Uniknya, sambal pecel yang diproduksi Devy Nadya Aulina juga tersedia dalam pilihan pedas, pedas manis dan tidak pedas.

Selain didukung keunikan sambal pecel yang diraciknya, Sambal pecel dengan brand “Mbak Vy” yang diproduksi Devy Nadya Aulina juga gencar melakukan promosi dalam bentuk story telling dan testimoni konsumen di sosial media. Hingga penulis terkenal yang juga seorang pebisnis tertarik untuk mencicipi sambal pecel yang berhasil diracik Devy Nadya Aulina.

Sambal Pecel Mbak Vy

Sambal Pecel Mbak Vy

Hal itu menjadi sebuah pencapaian luar biasa bagi dirinya bila sambal pecel yang ia produksi dapat digemari oleh berbagai kalangan tanpa terkecuali. Tanpa perlu menunggu lama, usai menggencarkan bentuk promosi dengan cara story telling dan testimoni.

Sambal pecel khas Nganjuk yang diraciknya tidak hanya dicicipi oleh penulis terkenal saja. Bahkan, sambal pecel miliknya berhasil mendapatkan sambutan positif dari pengusaha Indonesia yang bekerja di Malaysia dan Timur Tengah. Dalam upaya memberikan kepuasan terbaik bagi para pelanggannya, Devy Nadya Aulina selalu senantiasa berusaha untuk memenuhi keinginan konsumennya.

Baca Juga : Nur Utami, Pemilik Brand Nuhijab yang Sukses Melmbungkan Bisnisnya Hingga Ke Mancanegara

Terlebih lagi, Devy Nadya Aulina juga menjalin kekeluargaan dengan konsumen lama maupun baru. Dan menjadikannya sebagai keluarga juga sahabat. Bukan hanya sekedar konsumen biasa. Devy Nadya Aulina selaku alumni Sekolah Bisnis Online ( SBO ) juga mengaku bahwa dirinya sempat menghadapi rintangan dalam berbisnis yaknni keterbatasan dana untuk membuat perijinan. Namun, berkat doa, kerja keras dan usaha yang dilakukan Devy Nadya Aulina. Akhirnya produk sambal pecel khas Nganjuk yang diproduksinya dapat laris di pasaran.


  • 0
Nur Utami Pemilik Brand Nuhijab

Nur Utami, Pemilik Brand Nuhijab yang Sukses Melambungkan Bisnisnya Hingga Ke Mancanegara

Sboplaza.com – Nur Utami, pemilik brand nuhijab yang kini dikaruniai dua orang anak memang terbukti layak untuk diapreasiasi sebagai sumber inspirasi bagi siapapun yang hendak memulai bisnis. Nur Utami yang kerap kali disapa Tami memiliki filosofi tersendiri mengapa brand hijab yang dimilikinya diberinama Nuhijab.

Rupanya ia terinspirasi dari nama pemberian orang tuanya, Nur Utami yang memiliki makna cahaya kesempurnaan. Dan Nuhijab sendiri adalah akronim dari namanya Nur Utami menjadi Nu. Sedangkan hijab sendiri berarti kerudung.

Ia berharap kehadiran nuhijab dapat menjadi cahaya kesempurnaan yang dapat membuka jalan menuju kesempurnaan ibadah bagi wanita muslimah. Nur Utami meyakini bahwa dengan mengenakan hijab berarti telah melaksanakan syariat islam dalam hal menutup aurat.

Pada tahun 2003, tepatnya setelah menyelesaikan pendidikannya di bangku SMA. Nur Utami memutuskan untuk menikah dengan seorang pria yang melamarnya. Tanpa berfikir panjang, Nur Utami langsung menyetujui lamaran dari sang pria yang kini telah menjadi suaminya.

Kemudian setahun setelah menikah yakni di tahun 2004, genap di usianya yang ke 19, Nur Utami dikaruniai anak pertama yang diberinama Shanaya. Dalam mengarungi bahtera rumah tangga bersama sang suami, Nur Utami dan sang suami nekat memulai usaha dengan modal yang terbatas. Berbagai macam bisnis pernah ditekuninya mulai dari digital printing, photography, percetakan, warnet hingga menjadi reseller.

Namun, dari sekian usaha yang pernah digeluti. Usaha digital printing, photography dan warnet adalah usaha yang menjadi jalan bagi dirinya dan sang suami untuk memasuki bisnis online. Di sela – sela kesibukannya membuka usaha warnet, Nur Utami seringkali mencoba mempelajari dunia bisnis di internet.

Awalnya, ia menjual barang – barang milik pribadi alias barang second. Karena setelah satu tahun menikah, Nur Utami sempat mengikuti kursus rias pengantin tapi ternyata hal tersebut tidak berlanjut. Sehingga akhirnya Nur Utami menjual banyak alat make up yang dimilikinya di multiply dan friendster.

Nur Utami Pemilik Brand Nuhijab

Nur Utami Bersama Sang Suami

Tanpa terduga, alat make up tersebut laku dijual secara online. Sehingga hal itu semakin menarik minat Nur Utami untuk lebih giat berjualan online dengan menjadi seorang reseller. Hingga suatu hari, ada teman dari Nur Utami yang menanyakan produk kerudung instan. Berawal dari permintaan seorang kawan, Nur Utami mulai mewujudkan gagasanya untuk memproduksi kerudung shawl instan. Terlebih lagi saat itu belum banyak yang menjualnya secara online.

Setelah kerudung selesai diproduksi, Nur Utami mencoba untuk memasarkannya via bbm dan facebook meski tanpa dibekali ilmu marketing. Hal tersebut nekat ia lakukan demi memperbaiki keadaan ekonomi rumah tangganya serta membahagiakan orangtuanya.

Baca Juga : Sepak Terjang Dunia Bisnis Dinii Fitriyah, Pebisnis Aksesoris Dengan Omset 90 Juta

Berkat doa dan dukungan semua pihak, akhirnya Nur Utami yang selaku alumni Sekolah Bisnis Online ( SBO ) dapat menjalankan bisnis hijabnya dengan baik. Hal tersebut terbukti dari keberhasilannya dalam melayani pemesanan hijab hingga ke Rusia, Belanda, Khazakstan, Abu Dhabi, Thailand, Taiwan, Hongkong, Singapura, Malaysia, Australia dan Amerika. Selain itu, Nuhijab juga kini telah memiliki ratusan agen yang tersebar di seluruh Indonesia.


  • 0
Siti Robayani Dan Suaminya

Siti Robayani, Pemilik Plasa Busana yang Sukses Merintis Bisnis Dari Dalam Rumah

Sboplaza.com – Siti Robayani, Seorang ibu rumah tangga dari dua orang anak sekaligus pemilik Plasa Busana. Saat ini Siti Robayani menjadi distributor berbagai baju muslim terkemuka. Dengan dibantu tim plasa busana sebanyak 12 orang dan jasa pengiriman. Siti Robayani menekuni bisnisnya yang terfokus pada pengembangan sistem member dan penjualan online melalui sistem belanja di laman website Plasa Busana yakni Plasabusana.co.id.

Bisnis yang telah memasuki tahun ke empat ini adalah bisnis yang dirintis dengan penuh perjuangan. Mulai dari pembuatan sistem, mencari tim, menyewa tempat, mencari investor, mencari supplier, mitra kerja dan sebagainya. Pada awalnya, Siti Robayani mengaku tidak menerapkan manajemen yang terstruktur di dalam bisnisnya.

Siti Robayani Dan Suaminya

Hingga pada akhirnya, hal tersebut membuat Siti Robayani harus begadang setiap hari. Karena terlalu kelelahan, Siti Robayani sempat jatuh sakit dan merasakan stress. Terlebih lagi dirinya merasa perkembangan bisnisnya tidak mengalami kemajuan.

Suatu ketika, Siti Robayani mengikuti program di Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Dari sanalah ia mulai mendapatkan banyak teman – teman yang satu visi misi dan ilmu yang bermanfaat. Ia pun mencoba untuk menerapkan ilmu yang didapatnya dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ) ke dalam bisnis yang dirintisnya.

Alhasil, kini Siti Robayani berhasil menjalankan bisnisnya tersebut tanpa harus melupakan kewajibannya sebagai seorang istri sekaligus ibu bagi kedua anaknya. Sekarang Siti Robayani dapat berbagi peran bisnis dengan baik bersama suami.

Baca juga : Hepi, Pemilik Happy Label Indonesia yang Menginspirasi

Siti Robayani menangani supplier, mitra kerja, logistik dan sumber daya manusia. Sedangkan suami dari Siti Robayani menangani IT, sales, marketing dan keuangan. Semua itu dapat terealisasi tanpa harus mengorbankan kebahagiaan keluarga beserta fitrahnya sebagai hamba untuk terus beribadah.


  • 0
Kisah Khoerun Nisa Luthfianti, Distributor Razha

Perjalanan Bisnis Khoerun Nisa Luthfianti, Distributor RaZha yang Sukses Lejitkan Omset

Sboplaza.com – Khoerun Nisa Luthfianti, seorang ibu rumah tangga yang bercita – cita untuk memiliki bisnis sendiri demi membahagiakan suami dan orangtuanya. Namun, diawal perjuangannya dalam merintis bisnis.

Khoerun Nisa Luthfianti tidak memiliki modal sehingga dirinya memutuskan untuk bekerja di sebuah pabrik tekstil pada tahun 2011. Dan di tahun 2012, Khoerun Nisa Luthfianti berhasil mengumpulkan modal dan memutuskan untuk menjadi distributor RaZha, sebuah brand fashion muslim.

Saat itu, Khoerun Nisa Luthfianti melakukan stock barangnya sendiri dan menjualnya secara online karena statusnya masih bekerja di sebuah instansi. Khoerun Nisa Luthfianti bekerja dalam dua shift yakni pagi dan siang. Jika bekerja di pagi hari, biasanya Khoerun Nisa Luthfianti begadang semalaman untuk melakukan promo barang jualannya di fanpage facebook.

Di awal merintis bisnis, jumlah konversi penjualannya masih sangat sedikit. Bisa terhintung dalam satu minggu, hanya ada 1 hingga 2 paket yang terkirim. Sehingga hal itu membuat stock barang menjadi menumpuk. Terlebih lagi modal tidak berputar. Mengetahui hal itu, Khoerun Nisa Luthfianti pun akhirnya memutuskan untuk berjualan dengan system dropship.

Kisah Khoerun Nisa Luthfianti, Distributor Razha

Di tahun 2013, Muri Handayani selaku pendiri Sekolah Bisnis Online ( SBO ) mengadakan training gratis untuk agen dan distributor RaZha dan darisanalah Khoerun Nisa Luthfianti mendapat banyak pelajaran mengenai cara menentukan harga, pasar dan target market.

Setelah mengikuti training tersebut, Khoerun Nisa Luthfianti mendapatkan pencerahan bahwa ternyata selama ini Khoerun Nisa Luthfianti telah melakukan kesalahan dengan tidak menentukan target market saat menjadi distributor RaZha. Terlebih lagi, iapun banyak mendapat ilmu yang sangat bermanfaat untuk memaksimalkan omset penjualannya.

Selanjutnya di tahun 2014, Khoerun Nisa Luthfianti mulai mengenal Instagram, mengikuti shout for shout ( SFS ) dan mengikuti program yang ditawarkan Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Khoerun Nisa Luthfianti mencoba untuk mengaplikasikan seluruh ilmu yang didapatnya dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ).

Alhasil, omset penjualannya meningkat. Namun seiring terjadinya peningkatan pada omset bisnisnya, Khoerun Nisa Luthfianti merasa galau dikarenakan ingin resign dari pekerjaannya namun suaminya membujuk dirinya untuk tidak resign.

Tak lama kemudian, Khoerun Nisa Luthfianti hamil sehingga dirinya dapat resign dari pekerjaannya. Ini seperti jalan terbaik yang diberikan Allah bagi Khoerun Nisa Luthfianti. Sebelum resign dari pekerjaannya, Khoerun Nisa Luthfianti sempat dihampiri ketakutan bahwa nanti bisnisnya tidak akan berkembang.

Terlebih lagi, dengan kehadiran anak. Tentu akan banyak kebutuhan yang perlu dicukupi nantinya. Akan tetapi, Khoerun Nisa Luthfianti yakin bahwa Allah akan selalu mencukupi rezeki selama kita tetap berusaha.

Dan setelah resign dari pekerjannya untuk memfokuskan diri dalam berbisnis. Tak diduga omset penjualannya semakin meningkat saja. Bahkan profit penjualannya 4x lipat dari salary yang didapatnya sewaktu masih bekerja di sebuah instansi.

Baca Juga : Janti S, Pemilik Rumah Cantik Bunda yang Menginspirasi Setiap Orang Dengan Semangatnya

Tak hanya profit saja yang mengalami peningkatan, bahkan Khoerun Nisa Luthfiantijuga berhasil mendapat penghargaan dari RaZha sebagai distributor terbaik yang mendapat kesempatan untuk jalan – jalan gratis di Singapura.


  • 0
Harum Prebiana Bersama Sang Suami

Harum Prebiana, Ibu Rumah Tangga yang Sukses Mendongkrak Omset Hingga Puluhan Juta

Sboplaza.com – Harum Prebiana, ibu rumah tangga yang termotivasi untuk bangkit dari zona nyamannya. Awalnya, Harum Prebiana tidak pernah menemukan semangat dalam dirinya hingga ia memutuskan untuk mengikuti program Sekolah Bisnis Online ( SBO ) di bulan Maret 2015.

Setelah mengikuti program di Sekolah Bisnis Online ( SBO ) Harum Prebiana semakin bersemangat dan berselera untuk berbisnis. Sebelumnya Harum Prebiana pernah menjalankan bisnis dengan menjadi seorang reseller untuk berbagai produk. Namun, yang ditemui hanyalah kegagalan demi kegagalan yang pada akhirnya menghantarkannya pada kekecewaan semata.

Suatu hari di bulan Juli, Harum Prebiana kembali berupaya untuk menjual produk herbal demi mempraktekkan ilmu yang didapatnya setelah mengikuti program di Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Harum Prebiana berharap kegagalannya dalam berbisnis tidak terulang kembali.

Harum Prebiana Bersama Sang Suami

Maka dari itu, kali ini Harum Prebiana akan merencanakannya dengan sangat serius. Mulai dari menata semua jadwal promosi di sosial media, tempat ia berjualan. Setelah 1 bulan mempraktekan ilmu yang didapat dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ), Harum Prebiana berhasil mendongkrak omset penjualannya dengan sangat mengagumkan.

Sungguh tak pernah terbayangkan bahwa bisnis yang kini dirintisnya telah menghasilkan omset puluhan juta. Sangat berbeda saat ia menjalani bisnis sebelumnya, dimana bisnis yang dirintisnya tidak menghasilkan omset penjualan yang mengagumkan.

Baca Juga : Cicah Masy’adah, Kisah Ibu Rumah Tangga Super Tangguh Pemilik E-commerce Chairafa Batik

Harum Prebiana menyadari bahwa selama ini ia berbisnis tanpa bermodalkan ilmu sehingga besar kemungkinan bahwa dirinya mengalami kegagalan. Dan berkat ketekunan dirinya dalam mempraktekkan ilmu serta keyakinan dirinya pada sang pencipta. Harum Prebiana berhasil meraih kesuksesan yang selama ini diimpikannya.


  • 0
Cicah Masy'adah Pemilik E-commerce chairafa batik

Cicah Masy’adah, Kisah Ibu Rumah Tangga Super Tangguh Pemilik E-commerce Chairafa Batik

Sboplaza.com – Cicah Masy’adah, Ibu dari dua orang anak yang mengawali perjalanan bisnisnya melalui blackberry messenger. Dengan memanfaatkan sistem setengah dropship yakni sistem penjualan dimana ia tidak memegang stock barang namun memiliki barang yang hendak dijual. Dan Cicah Masy’adah membungkus barang pesanan serta mengirimkannya pada pelanggan melalui jasa pengiriman.

Setelah menekuni bisnis menjual berbagai macam produk fashion, tidak sampai setahun dari usia bisnisnya tersebut. Cicah Masy’adah teah memiliki 5 orang karyawan dengan 3 orang berada di posisi customer service, 1 orang di posisi administrasi dan 1 orang lagi di posisi belanja dan pengiriman paket.

Omset penjualannya cukup menarik, dalam sehari saja Cicah Masy’adah berhasil meraup keuntungan penjualan senilai 3 juta. Padahal saat itu ia hanya mengandalkan Blackberry Messenger ( BBM ) marketing saja. Bermodalkan perangkat blackberry senilai 600ribu. Tentu hal ini dapat memberikan inspirasi bagi kita semua bahwa untuk memulai bisnis, tidak perlu modal yang besar asalkan serius dan tekun. Pasti akan ada jalannya.

Cicah Masy'adah Pemilik E-commerce chairafa batik

Dan di tengah perjalanan bisnisnya tersebut, Cicah Masy’adah berkenalan dengan Muri Handayani selaku pendiri Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Setelah itu, akhirnya Cicah Masy’adah memutuskan untuk mengikuti program di Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Banyak hal yang berhasil Cicah Masy’adah pelajari dan mengubah pola fikirnya dalam berbisnis.

Dalam perjalanan bisnisnya, Cicah Masy’adah terpaksa harus menghentikan jejak langkahnya untuk berbisnis sementara waktu. Hal itu dikarenakan tiba – tiba saja, 2 karyawannya pindah tempat tinggal keluar kota.

Lalu 1 orang menikah dan bersamaan dengan hal itu pula 2 karyawannya harus dikenai tindakan pemutusan hubungan kerja karena berbuat kecurangan. Kemudian saat itu pula Cicah Masy’adah sedang hamil. Akhirnya bisnisnya harus terhenti juga karena enam handphone miliknya hilang.

Mengalami prahara yang menyakitkan tentu membuat Cicah Masy’adah sempat terhenti. Namun, yang terpenting dari sebuah perjuangan adalah ketika ia mau bangkit kembali. Setelah melewati kejadian naas tersebut, Cicah Masy’adah kembali membangun bisnisnya dengan merk Chairafa Batik. Berbeda dengan sebelumnya yang menjual beragam produk fashion.

Baca Juga : Kisah Siti Rosi, Pebisnis Kaos di Bandung yang Pernah Ditipu Ratusan Juta

Kini Chairafa batik mendeklarasikan diri sebagai e-commerce kemeja batik. Dan dengan bermodalkan ilmu yang pernah dipelajarinya di Sekolah Bisnis Online ( SBO), Cicah Masy’adah berhasil menekuni bisnisnya dengan sangat menakjubkan. Terbukti dengan melejitnya omset yang dimiliki telah berhasil menyaingi omset bisnis sebelumnya.


  • 0
Produk Noor Rahmawati, Ibu Rumah Tangga yang Sukses

Noor Rahmawati, Ibu Rumah Tangga yang Nekat Berhenti Jadi PNS Demi Berbisnis

Sboplaza.com – Noor Rahmawati, ibu rumah tangga dari 2 orang anak lelaki yang berasal dari Ponorogo ini memang terbukti layak menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin menuai kesuksesan dalam berbisnis. Meski Noor Rahmawati adalah seorang PNS di Pemkab Ponorogo, namun hal itu tidak menghalangi tekadnya untuk tetap berbisnis. Setahun setelah menjadi PNS di tahun 2005, Noor Rahmawati mencoba membuka sebuah butik di Ponorogo.

Demi mewujudkan kesuksesan dalam berbisnis, Noor Rahmawati rela berpergian ke Jakarta selama 2 minggu sekali demi memenuhi kebutuhan stock barang di butiknya. Akan tetapi, di tahun 2007. Noor Rahmawati melahirkan anak pertamanya, sehingga ia tak lagi bisa ke Jakarta 2 minggu sekali. Terlebih lagi, semakin banyaknya toko – toko baru yang pemiliknya adalah pelanggan setia dari butik Noor Rahmawati. Alhasil, Noor Rahmawati harus memutar otaknya agar tetap dapat berinovasi dan menyuguhkan sesuatu yang berbeda.

Hingga akhirnya Noor Rahmawati memutuskan untuk memproduksi pakaian tersebut sendiri. Berkat keberaniannya untuk berani memulai sesuatu yang baru. Produk yang ditawarkan Noor Rahmawati pun mendapatkan respon yang baik dari para konsumen. Demi memaksimalkan bisnisnya, Noor Rahmawati mencoba memasang iklan di sebuah tabloid.

Produk Noor Rahmawati, Ibu Rumah Tangga yang Sukses

Semenjak memasang iklan, Noor Rahmawati mulai mendapatkan banyak pesanan dari luar pulau Jawa. Namun sayangnya, Noor Rahmawati tidak dapat mengabulkan permintaan pasar dengan baik dikarenakan Ponorogo bukanlah kota industri. Sehingga sangat sulit bagi dirinya untuk mencari kancing dan tenaga penjahit yang berkompeten.

Di tahun 2010, Noor Rahmawati memutuskan untuk hijrah ke Solo. Disanalah Noor Rahmawati kembali melanjutkan bisnisnya. Namun Noor Rahmawati harus menelan pil pahit kegagalan berbisnis selama di Solo. Dari kegagalan tersebut, Noor Rahmawati mencoba bangkit dan tetap semangat untuk menjalani bisnisnya. Noor Rahmawati mengakui bahwa proses belajar tidaklah murah, Sehingga ia selalu beranggapan bahwa setiap kegagalan adalah salah satu proses menuju kesuksesan.

Meski sempat ditempa oleh berbagai rintangan dalam berbisnis, Noor Rahmawati tetap meneguhkan keyakinan dan ketekunannya dalam berbisnis. Hingga akhirnya Noor Rahmawati sangat bersyukur karena telah memiliki 25 orang karyawan yang menjadi partner bagi dirinya dalam berbisnis. Noor Rahmawati selalu berupaya untuk memberikan yang terbaik agar pelanggan Khonza, Mustyle dan Das dapat mempercayakan seluruh kebutuhannya pada Noor Rahmawati.

Baca Juga : Hanur Siradjie, Potret Ibu Rumah Tangga yang Sukses Karena Bisnis Directselling

Bersamaan dengan perkembangan bisnis gamis Das yang ditekuninya, Noor Rahmawati selaku alumni Sekolah Bisnis Online ( SBO ) akhirnya memilih untuk membangun bisnisnya lebih serius. Hingga akhirnya, kini Noor Rahmawati berhasil memetik buah manis dari kesuksesan yang ia perjuangkan.