5 Bahasa Marketing yang Ampuh Untuk Menarik Perhatian Konsumen

  • 0

5 Bahasa Marketing yang Ampuh Untuk Menarik Perhatian Konsumen

Sboplaza.com – Tak dapat dipungkiri bahwa bisnis online kini tak ubahnya seperti jamur di musim penghujan. Beramai – ramai orang menjalankan bisnis online karena bisnis online dinilai memberikan kemudahan yang menjanjikan. Hanya bermodalkan koneksi internet serta gadget dalam genggaman. Setiap orang sudah berkesempatan untuk menjalankan bisnis online. Namun masih selalu ada persoalan yang bisa saja terjadi saat Anda menjalankan bisnis online tersebut.

Menjalankan bisnis online tentu sama halnya dengan menjalankan bisnis offline. Keduanya sama – sama membutuhkan strategi. Strategi bisa dimulai dengan memanfaatkan media yang tepat untuk memicu perhatian dari calon konsumen. Berbubung dunia online tidak memungkinkan calon konsumen untuk melihat mimik muka dan gestur secara langsung, sebaga gantinya hal itu akan terlihat dari kata – kata yang Anda gunakan saat berkomunikasi dengan calon konsumen.

Ternyata memahami Bahasa marketing merupakan kemampuan yang perlu dimiliki saat mengelola bisnis online. Kira – kira apa saja Bahasa marketing yang ampuh untuk menarik perhatian konsumen? Berikut ini ulasannya :

1. Kata “Gratis” yang mujarab

Faktanya, kata “Gratis” memang dapat menarik perhatian siapapun yang membacanya. Seringkali kata “gratis” identik sekali dengan potongan harga yang luar biasa, produk yang terjangkau atau produk yang diberikan secara free. Contohnya dapat dilihat dengan beli 3 gratis 1, gratis piring cantik dan sebagainya. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa Anda sebagai penjual yang baik jangan sampai membuat konsumen Anda merasa tertipu.

5 Bahasa Marketing yang Ampuh Untuk Menarik Perhatian Konsumen

2. Kata “Garansi”

Ungkapan kata “Garansi” memang terbilang ampuh untuk menghempaskan keraguan pelanggan pada produk atau jasa yang Anda tawarkan. Karena seringkali beragam ketakutan muncul dalam benak konsumen saat memutuskan untuk belanja online. Seperti takut tertipu, takut barang tidak sesuai dengan aslinya, takut barang tidak sampai di tujuan dan berbagai jenis ketakutan lainnya. Tentu kata “Garansi” ini cukup efektif untuk meyakinkan konsumen Anda agar mempercayakan kebutuhannya di toko online Anda.

3. Pilih sebutan Anda atau Kamu?

Penggunaan kata sapaan hendaknya disesuaikan dengan target market bisnis Anda. Untuk penggunaannya sendiri, kata “Anda” menciptakan kesan professional, formal, interaktif dan sopan. Sedangkan kata “kamu” memiliki kesan yang lebih santai, hangat dan bersahabat. Meski begitu, saat ini banyak sekali akun sosial media perusahaan bonafit yang menggunakan sapaan kata kamu agar dapat lebih mengakrabkan diri dengan calon konsumen.

4. Penggunaan kata “New” agar lebih menarik

Setiap orang selalu tertarik atau bahkan penasaran dengan segala hal yang baru. Dengan menambahkan kata “New” tentu akan membuat orang – orang tertarik dengan apa yang Anda tawarkan. Misalnya Anda dapat mencoba menggunakan kata new specification, new fitur, new innovation dan sebagainya.

5. Kata “Aman” membuat konsumen menjadi nyaman

Menggunakan kata “Aman” lebih dominan digunakan untuk produk – produk seperti obat maupun produk herbal serta zat – zat kimia. Namun, sebelum Anda menggunakan kata ini dalam upaya marketing Anda. Alangkah baiknya bila Anda menganalisa terlebih dahulu kebenarannya.

Baca juga : 5 Alasan Mengapa Smartphone Sangat Penting Untuk Aktivitas Bisnis

Jika memungkinkan, Anda dapat meminta izin langsung dari instansi kesehatan untuk menjamin kebenaran atau legalitas dari produk tersebut. Setelah terbukti aman, Anda dapat menggunakannya sebagai bahasa marketing Anda. Karena kata aman ini rupanya dapat membuat pelanggan loyalitas terhadap produk yang Anda tawarkan.

Demikianlah 5 bahasa marketing yang ampuh untuk menarik perhatian konsumen. Semoga ulasan mengenai Bahasa marketing ini dapat memberikan manfaat serta pemahaman terbaik untuk Anda.


  • 0
Memahami Pola Prilaku Manusia, untuk Memudahkan Penjualan

Memahami Pola Prilaku Manusia, untuk Memudahkan Penjualan

SBOPLAZA.COM – Memahami Pola Prilaku Manusia, untuk Memudahkan Penjualan

Bagi Mak yang jualan masih dengan memberikan fasilitas chatting dengan konsumen, tentunya kita gak mau di PHP-in ya ^_^ Lain halnya jika konsumen membeli via website/Marketplace/Ecommerce yang tidak ada fasilitas chatting.

Jika Mak masih menyediakan ruang bagi konsumen untuk bertanya lebih detail tentang produk/pelayanan yang Mak jual, maka sangat perlu kita pelajari ilmu komunikasi. Jangan sampe, konsumen gagal beli cuma karena kita salah memilih kata. Produk sih bagus, tapi…. kita salah menggunakan tata bahasa atau kurang tepat dalam memilih katanya.

Saya juga masih belajar Mak, ini lagi buka buku HypnoSelling halaman 134. Kalo buku Mak belum sampe, coba konfirmasi Admin SBO melalui WA 087824468185, mudah-mudahan gak nyangkut di kurir.

Perilaku manusia memiliki pola. Bila kita memahami pola seseorang, kita akan lebih mudah memengaruhi mereka. Gunakan pola yang sama, dan mereka akan percaya pada kita. Pola-pola ini tercermin dari pilihan kata yang mereka lakukan. Di dalam ilmu NLP, pola-pola perilaku ini dikenal dengan istilah Meta Program.

Meta Program adalah program internal dalam diri seseorang yang mengatur bagaimana mereka:
– Termotivasi
– Memproses Informasi
– Mengambil Keputusan

Dalam konteks penjualan, mengenal tiga hal di atas memudahkan kita dalam melakukan banyak hal bukan?

KRITERIA adalah kata kunci yang menjadi pertimbangan utama dalam memilih sesuatu. Kata kunci yang digunakan oleh seseorang sebagai label dari hal-hal yang ia anggap baik, tepat dan pas dalam konteks tertentu. Kata-kata ini menjadi pemicu bagi sebuah reaksi fisik dan emosional yang positif. Alan Pease mengistilahkan kriteria dengan “hot botton”.

Tujuan pertanyaan kriteria adalah untuk menemukan apa yang bernilai bagi pelanggan. Contoh pertanyaan untuk mengungkap kriteria:
– Apa yang Anda inginkan dari sebuah X?
– Apa yang Anda cari dari X?
– Apa yang penting bagi Anda terkait X?

Tanpa kriteria, kita akan memberikan solusi yang tidak sesuai dengan keinginan dari prospek kita.

Bayangkan skenario berikut:

Katakanlah Anda menjual berbagai jenis kerudung. Lalu datang seorang calon pembeli. Mana kira-kira yang potensi closingnya tinggi?

Skenario pertama: Anda tunjukkan berbagai macam kerudung ke dia. Katakan betapa cocoknya mereka menggunakan kerudung itu.

Skenario kedua: Anda bertanya dulu “Boleh tahu, kerudung seperti apa yang ibu cari? Untuk dipakai sendiri atau…?” Lalu Anda pilihkan kerudung yang sesuai dengan jawaban calon pembeli.

Kira-kira dari dua skenario sederhana di atas, mana yang potensi closingnya lebih tinggi? Tentu saja skenario kedua bukan?

+++++++

Gimana Mak? Sudah kebayangkan?

Dengan menggali keinginan konsumen terlebih dahulu, menurut saya akan meringankan pekerjaan kita.

+ Mba mau beli inner RAZHA donk.
– Mau inner apa Mba?
+ Coba lihat adanya apa?

Plis deh Mak, di RAZHA variant innernya banyak banget, kasian CS kalo harus kirimin semua foto ahahahaaa…. Dan waktunya jadi terpakai banyak untuk melayani satu konsumen.

+ Mba mau beli inner RAZHA donk.
– Mba butuh inner yang seperti apa? Menutupi kepala saja (ciput), inner ninja (hingga dada tapi membentuk leher) atau Inner syari yang seperti bergo?
+ Inner Syari seperti apa?
– Ini Mba fotonya, ada beberapa variant juga. Mba mau yang sederhana classic polos, atau yang ada modelnya?
+ Oh boleh yang classic aja, saya senengnya yang polos.
– Baik Mba, ini pilihan warnanya.

Baca : Penting Gak Sih Copywriting Bagi Bisnis Online?

Nah lebih asik ya Mak kalo kita bisa tahu apa kebutuhan dan keinginan konsumen. Sehingga kita menawarkan produk yang tepat kepada orang yang tepat, maka tingkat clossingnya insyaAllah lebih tinggi.

Coba yuk.. semoga Allah mudahkan urusan Mak. Omset meningkat, zakat sedekah juga meningkat 😉 aamiin..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0
5 Bahasa Marketing yang Ampuh Untuk Menarik Perhatian Konsumen

5 Bahasa Marketing yang Ampuh Untuk Menarik Perhatian Konsumen

Sboplaza.com – Tak dapat dipungkiri bahwa bisnis online kini tak ubahnya seperti jamur di musim penghujan. Beramai – ramai orang menjalankan bisnis online karena bisnis online dinilai memberikan kemudahan yang menjanjikan. Hanya bermodalkan koneksi internet serta gadget dalam genggaman. Setiap orang sudah berkesempatan untuk menjalankan bisnis online. Namun masih selalu ada persoalan yang bisa saja terjadi saat Anda menjalankan bisnis online tersebut.

Menjalankan bisnis online tentu sama halnya dengan menjalankan bisnis offline. Keduanya sama – sama membutuhkan strategi. Strategi bisa dimulai dengan memanfaatkan media yang tepat untuk memicu perhatian dari calon konsumen. Berbubung dunia online tidak memungkinkan calon konsumen untuk melihat mimik muka dan gestur secara langsung, sebaga gantinya hal itu akan terlihat dari kata – kata yang Anda gunakan saat berkomunikasi dengan calon konsumen.

Ternyata memahami Bahasa marketing merupakan kemampuan yang perlu dimiliki saat mengelola bisnis online. Kira – kira apa saja Bahasa marketing yang ampuh untuk menarik perhatian konsumen? Berikut ini ulasannya :

1. Kata “Gratis” yang mujarab

Faktanya, kata “Gratis” memang dapat menarik perhatian siapapun yang membacanya. Seringkali kata “gratis” identik sekali dengan potongan harga yang luar biasa, produk yang terjangkau atau produk yang diberikan secara free. Contohnya dapat dilihat dengan beli 3 gratis 1, gratis piring cantik dan sebagainya. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa Anda sebagai penjual yang baik jangan sampai membuat konsumen Anda merasa tertipu.

5 Bahasa Marketing yang Ampuh Untuk Menarik Perhatian Konsumen

2. Kata “Garansi”

Ungkapan kata “Garansi” memang terbilang ampuh untuk menghempaskan keraguan pelanggan pada produk atau jasa yang Anda tawarkan. Karena seringkali beragam ketakutan muncul dalam benak konsumen saat memutuskan untuk belanja online. Seperti takut tertipu, takut barang tidak sesuai dengan aslinya, takut barang tidak sampai di tujuan dan berbagai jenis ketakutan lainnya. Tentu kata “Garansi” ini cukup efektif untuk meyakinkan konsumen Anda agar mempercayakan kebutuhannya di toko online Anda.

3. Pilih sebutan Anda atau Kamu?

Penggunaan kata sapaan hendaknya disesuaikan dengan target market bisnis Anda. Untuk penggunaannya sendiri, kata “Anda” menciptakan kesan professional, formal, interaktif dan sopan. Sedangkan kata “kamu” memiliki kesan yang lebih santai, hangat dan bersahabat. Meski begitu, saat ini banyak sekali akun sosial media perusahaan bonafit yang menggunakan sapaan kata kamu agar dapat lebih mengakrabkan diri dengan calon konsumen.

4. Penggunaan kata “New” agar lebih menarik

Setiap orang selalu tertarik atau bahkan penasaran dengan segala hal yang baru. Dengan menambahkan kata “New” tentu akan membuat orang – orang tertarik dengan apa yang Anda tawarkan. Misalnya Anda dapat mencoba menggunakan kata new specification, new fitur, new innovation dan sebagainya.

5. Kata “Aman” membuat konsumen menjadi nyaman

Menggunakan kata “Aman” lebih dominan digunakan untuk produk – produk seperti obat maupun produk herbal serta zat – zat kimia. Namun, sebelum Anda menggunakan kata ini dalam upaya marketing Anda. Alangkah baiknya bila Anda menganalisa terlebih dahulu kebenarannya.

Baca juga : 5 Alasan Mengapa Smartphone Sangat Penting Untuk Aktivitas Bisnis

Jika memungkinkan, Anda dapat meminta izin langsung dari instansi kesehatan untuk menjamin kebenaran atau legalitas dari produk tersebut. Setelah terbukti aman, Anda dapat menggunakannya sebagai bahasa marketing Anda. Karena kata aman ini rupanya dapat membuat pelanggan loyalitas terhadap produk yang Anda tawarkan.

Demikianlah 5 bahasa marketing yang ampuh untuk menarik perhatian konsumen. Semoga ulasan mengenai Bahasa marketing ini dapat memberikan manfaat serta pemahaman terbaik untuk Anda.