Allah Maha Baik.. Kisah Dibalik Suskesnya Iis Solihat Owner Arfah.hjb

  • 0

Allah Maha Baik.. Kisah Dibalik Suskesnya Iis Solihat Owner Arfah.hjb

Sboplaza.com  –   Sebagai Ibu Rumah Tangga dengan 2 orang anak, kali pertama Iis Solihat terjun kedunia online ini hanya dengan modal nol rupiah dan HP Samsung Galaxy Fame, Iis Solihat memulai  sebagai seorang dropshipper suatu produk hijab. Dari keuntungan dropshipp itu Ia kumpulkan hingga mencapai 500 ribu.  Dari keuntungan 500 ribu itulah Ia dan Suami mulai merintis produk Hijab Syar’i dengan Brand Arfah.hjb.

Tentunya semua usaha dan kesuksesan ini  bukan hal yang mudah didapatkan dari seorang Iis Solihat. Berawal dari usaha sang suami yang tiba tiba bangkrut, harta benda semuanya habis Ia jual, hutang menumpuk hampir 100 juta!! teman-teman yang mulai menjauh, rumah tangga yang hampir berantakan. Semuanya membuat Ia putus asa dalam menjalani hidup.

 

Hingga akhirnya Ia bertemu dengan-Nya di suatu malam. Ia serahkan semua urusan dan keputusasaan hidup ini kepada- Nya

“Ya Allah… Ajari saya ikhlas jalani ujian ini. Sungguh ini berat bagi saya, tapi saya yakin Engkau Maha Menolong, maka tolonglah saya. Saya tidak mau mati sia-sia dengan cara akhiri hidup saya hanya karena bangkrut dan terbelit hutang. Saya telah banyak dirugikan materi karena kegagalan usaha, tetapi saya tidak mau dirugikan lagi dengan bangkrutnya iman”.

Allah memang tidak langsung mengabulkan doanya seketika itu juga, melainkan Allah titipkan sesuatu yang tidak bisa Ia nilai dengan materi, yaitu sebuah KEBERANIAN . Sejak saat itulah Ia merintis bisnis baru sebagai seorang dropshipper. Dari sinilah Seorang Iis Solihat mulai belajar dan belajar agar bisa mengembangkan bisnisnya.

Iis Solihat mulai mengikuti pelatihan online dan belajar di Kelas Utama SBO. Dari awal pengiriman hanya 3 – 5 paket, Alhamdulillah saat ini bisa mengirimkan ratusan paket perharinya. Dan Ia juga mempunyai 10 tim, 30 Agen dan Reseller tentunya akan terus bertambah dan bertambah lagi.

Baca Juga :  Cara Membuat Deskripsi yang Menarik Untuk Produk Anda

“Bukanlah kemenangan dan kesuksesan yang menjadi tujuan kita, melainkan menikmati setiap proses dan mensyukuri setiap karunia merupakan tujuan yang sebenarnya. Jadi bila kita gagal dan terjatuh, maka bangkit dari keterpurukan merupakan satu solusi tepat agar kita tetap berdiri dan semangat kembali”. – Iis Solihat Alumni Kelas Utama SBO angkatan 8.0.4.


  • 0

10 Tips Untuk Emak Emak Berbisnis Online 

SBOPLAZA.COM – 10 Tips Untuk Emak Emak Berbisnis Online

Bisnis online menjadi salah satu pilihan Emak Emak jaman now. Kebutuhan untuk menambah penghasilan, mengisi waktu sampai aktualisasi diri menjadi alasan di belakangnya. Tidak terikat jam kerja kantoran dan tidak harus meninggalkan rumah juga menjadi alasan menarik.

SBOPLAZA 10 Tips untuk Emak Emak berbisnis online

Berikut SBOPLAZA rangkumkan tips-tips untuk para Emak yang berbisnis online. Simak yuk.

  1. Membuat jadwal pekerjaan rutin setiap harinya.
    Tentukan waktunya, apa yang harus dilakukan. Kelompokan pekerjaan yang PENTING dan mana yang MENDESAK. Jalankan jadwal ini dengan konsisten.
  1. Kepentingan anak dan suami tetap menjadi prioritas.
    Menjalankan bisnis bukan berarti meninggalkan kewajiban utama seorang ibu rumah tangga ya Mak. Ingat kalau kita menjalankan bisnis ini akhirnya juga untuk keperluan sang buah hati kan? Jangan sampai karena saking sibuk berbisnis, kita malah semakin jauh dari kesayangan kita.
  1. Delegasikan urusan rutin rumah tangga.
    Untuk urusan yang rutin seperti mencuci, menyapu, atau setrika baju misalnya. Kalau bisa didelegasikan tentu lebih baik ya Mak.  Tapi ingat, untuk keperluan personal anak dan suami tetap jadi tanggung jawab kita ya Mak.
  1. Kurangi kebiasaan stalking di medsos.
    Nah ini yang biasa bikin kita lupa waktu nih. Iya kan Mak? Hihihi.. Awalnya karena ngintip status si anu, eh ga sadar berlanjut komen, dan melebar ke akun lain lain deh.
    Tapi kan susah ya, kita jualan di medsos tapi ga boleh tolah toleh medsos. Hihi.. Iya dong, belajar fokus pada status jualan kita aja ya Mak. Kalo ada yang komen, segera balas, supaya pelanggan senang. Kalo status orang lain, lain kali lagi ya dibacanya.
  1. Pakai fasilitas posting terjadwal.
    Sudah tau kan Mak, kalo postingan jualan kita di FB fanpage bisa diatur jadwalnya. Untuk FB yang personal juga ada alat bantunya. Jadi kita bisa sekali setting, nanti dia akan muncul sendiri sesuai jam jadwalnya. Kita setting di pagi hari untuk status seharian kita. Asyik ya. Selanjutnya tinggal fokus jawab komen di status deh.

Baca : Sebelum Terlambat, Persiapkan 3 Hal Ini Sebelum Membuka Toko Online

  1. Tetapkan jam chatting dengan konsumen.
    Walau kita jualannya di rumah, tetap ada juga ‘jam dan hari buka toko’ dong. Pastikan jadwal buka tutup toko ini jelas dan diketahui oleh konsumen ya Mak. Jadi kalo mereka chat malem-malem ya harus nunggu besok pagi lagi. Kalau jadwalnya ga diumumkan, nanti konsumennya ngomel, ga dibales bales nih. Padahal chattingnya jam 11 malem. Walah.
  1. Alokasikan jam rekap dan packing order.
    Untuk yang masih single fighter, ini penting loh. Pencatatan jadi hal yang penting di sini. Agar tidak ada yang terlewat. Bisa diatur misalnya 1 jam setelah jam toko tutup, lakukan rekap dan proses packing ini. Bebas sih waktunya, atur yang Mak nyaman. Tapi pointnya ada waktu khusus untuk rekap dan packing ini.
  1. Mamfaatkan layanan jemput dari kurir.
    Pakai jasa layanan jemput dari kurir. Jadi paket yang sudah kita siapkan akan dijemput oleh kurirnya. Kita bisa hemat waktu tidak harus keluar rumah. Ada tambahan waktu buat ngurus kerjaan rumah deh. Sip.
  1. Upgrade ilmu jangan lupa.
    Pengalaman adalah guru yang terbaik. Kalau bisa belajar dari pengalaman orang lain lebih baik lagi dong. Upgrade ilmu kita, agar bisnis bisa tambah efektif dan efisien. Bisa dari baca buku. Seperti buku Emak Emak Jago Jualan misalnya. Belajar dari kelas online dan ikut komunitas yang setipe juga bisa. Kita bisa berjejaring dan menambah kenalan dan pengalaman. Sekolah Bisnis Online punya juga komunitas Emak Emak Jago Jualan. Asyik deh.
  1. Evaluasi lagi.
    Ini juga tips penting yang kadang dilupakan. Di akhir hari, sebelum tidur, sempatkan evaluasi kegatan hari ini. Cukup 10-15 menit. Apa yang sudah terjadi? Bagaimana mengatasinya. Apa yang harus dilakukan lagi? Supaya kita tidak terjeblos di masalah yang sama. Penting banget kan.

Nah segitu dulu tips yang SBO rangkum. Jangan lupa alokasikan waktu untuk Me Time ya Mak. Nikmati waktu khusus untuk sendiri. Ke salon, masak, baca novel. Banyak deh. Siap untuk maju Mak? Semangat!

 

Sekolah Bisnis Online

Gaptek Hilang Rejeki Datang


  • 0

Merry Sasmita, Sosok Tangguh Dibalik Kirana Stuff Yang Produknya Sukses Terjual Ribuan Pcs Dalam Sebulan

Sboplaza.com – Merry Sasmita, sosok luar biasa yang lahir di Payakumbuh, Sumatera Barat ini memulai bisnisnya pada tahun 2011 dengan mendirikan Kirana Stuff. Toko yang menjual aneka ragam kebutuhan. Saat itu memang Kirana Stuff sendiri belum memiliki fokus pada produk tertentu.

Salah satu produk yang dijual di Kirana Stuff saat itu adalah produk fashion. Tak jarang apabila stock produk sudah mulai menipis, Merry Sasmita bersama sang suami harus berbelanja ke supplier dengan cara memarkirkan motor di stasiun kemudian melanjutkan perjalanan dengan naik kereta. Padahal saat itu Merry Sasmita tengah memiliki buah hati yang berusia 3 tahun.

Memasuki penghujung tahun 2012, Merry Sasmita bersama sang suami memutuskan untuk pindah rumah ke daerah yang cukup jauh dari pusat kota Bogor. Tanpa disadari, ternyata daerah kediaman baru Merry Sasmita bersama sang suami dan buah hatinya merupakan daerah yang banyak dihuni oleh para pengrajin tas. Melihat kenyataan tersebut, muncullah ide – ide baru yang bertebaran dalam benak Merry Sasmita.

Demi memanfaatkan momentum, Merry Sasmita pun akhirnya memproduksi tas dengan merk sendiri. Namun Merry Sasmita harus menerima kenyataan bahwa hasil produksi tasnya mengalami kegagalan pada produksi yang pertama. Tak ingin menyerah, Merry Sasmita memutuskan untuk kembali memproduksi tas lagi.

merry-sasmita-sosok-tangguh-dibalik-kirana-stuff-yang-produknya-sukses-terjual-ribuan-pcs-dalam-sebulan

Akan tetapi kenyataan pahit datang kembali bagai pil pahit yang harus ditelan secara paksa. Merry Sasmita ditinggalkan oleh pengrajin yang ia percayakan untuk memproduksi tas dengan merknya sendiri. Padahal pembayarannya telah dibayarkan secara lunas kepada sang pengrajin.

Terlebih lagi suami dari Merry Sasmita baru saja terkena penipuan yang mengakibatkan hilangnya uang ratusan juta. Padahal saat itu Merry Sasmita baru melahirkan anak keduanya.

Dari serangkaian peristiwa yang tak jarang membuat Merry Sasmita bersedih. Merry Sasmita bersyukur Allah telah mempertemukan dirinya dengan pengrajin dengan visi yang sama. Memulai semuanya dari nol tentu bukanlah hal yang mudah. Tapi hal itu telah menjadi suatu ketentuan yang wajib dilakukan. Karena menyerah sama artinya dengan kalah.

Untuk memulai kembali, Merry Sasmita harus menjual mobil pick up yang biasanya digunakan untuk usaha sang suami. Padahal uang muka mobil tersebut dulunya menggunakan biaya resepsi pernikahan Merry Sasmita yang tidak jadi diadakan.

Bermodalkan uang penjualan mobil pick up, Merry Sasmita bersama sang suami fokus untuk mendirikan Kirana Stuff lebih serius lagi. Selain bermodalkan materi, Merry Sasmita juga memperkaya wawasan bisnisnya dengan mengikuti program di Sekolah Bisnis Online ( SBO )

Baca : Suya, Ibu Rumah Tangga Inspiratif Pemilik Azka Shop Yang Menekuni Bisnis Lainnya

Semua ilmu yang didapat dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ), Merry Sasmita aplikasikan pada Kirana Stuff secara perlahan. Alhasil, beberapa bulan kemudian omset Kirana Stuff mengalami peningkatan yang menakjubkan. Kini produknya berhasil terjual lebih dari 4000 pcs dalam kurun waktu sebulan. Padahal sebelumnya pengiriman sekali saja dalam seminggu. Sungguh hal yang membahagiakan yang sangat disyukuri oleh Merry Sasmita bersama sang suami.


  • 0
Lika - Liku Perjalanan Bisnis Desaulia Hanandita yang Mempertemukannya Dengan Sekolah Bisnis Online ( SBO ) Muri Handayani

Lika – Liku Perjalanan Bisnis Desaulia Hanandita yang Mempertemukannya Dengan Sekolah Bisnis Online ( SBO ) Muri Handayani

Sboplaza.com – Desaulia Hanandita, Ibu rumah tangga yang berbisnis di bidang fashion anak dengan brand Jihan Sakhi. Minat bisnis Desaulia Hanandita dimulai sejak ia mengikuti program mahasiswa wirausaha saat tengah menduduki bangku semester 5 di Universitas Diponegoro ( UNDIP ) pada tahun 2007. Awalnya, Desaulia Hanandita mengajukan proposal hingga pada akhirnya ia berhasil lolos dan mendapatkan bantuan dana dari Universitas Diponegoro ( UNDIP ).

Desaulia Hanandita mempergunakan dana tersebut untuk keperluan bisnisnya. Awal berjualan, semuanya terasa menyenangkan karena jualan dari Desaulia Hanandita sangat laku namun tiba – tiba kampusnya di pindah sehingga usaha nya pun terpaksa gulung tikar.

Tak hanya itu, Desaulia Hanandita bersama teman – teman di kontrakan sepakat untuk membangun usaha seperti usaha catering, usaha butik dan usaha les private. Namun lagi – lagi usaha yang dijalankannya tersebut harus kembali gulung tikar karena Desaulia Hanandita dan teman – temannya telah lulus menempuh pendidikan di universitas dan melanjutkan kehidupannya masing – masing.

Setiap orang memiliki jalan hidupnya masing – masing dan jalan hidup yang ditempuh oleh Desaulia Hanandita adalah menikah dan memutuskan untuk tinggal di Jakarta. Setelah menikah, Desaulia Hanandita kembali termotivasi untuk memulai bisnis. Desaulia Hanandita pun memutuskan untuk berbisnis pulsa dengan menyewa ruko dekat rumah. Akan tetapi, bisnis pulsanya harus kembali terhenti karena rumahnya didatangi pencuri.

Dari kejadian tersebut, Desaulia Hanandita berfikir bahwa menjalankan usaha diluar rumah memang tidak cocok. Pertimbangan tersebut berdasarkan waktu dan tenaga yang harus dikeluarkan. Rasanya seperti berkejar-kejaran dengan waktu.

Lika - Liku Perjalanan Bisnis Desaulia Hanandita yang Mempertemukannya Dengan Sekolah Bisnis Online ( SBO ) Muri Handayani

Desaulia Hanandita bersama sang suami dan buah hatinya

Suatu ketika, Desaulia Hanandita mencurahkan isi hatinya pada ibunya tentang keluhan sulitnya mencari produk gamis untuk buah hatinya Jihan. Mendengar keluhan tersebut, sontak ibu dari Desaulia Hanandita menjawabnya dengan pertanyaan. “Kenapa kamu ga bikin produk anak aja?” mendengar jawaban sekaligus ungkapan ibunya, Desaulia Hanandita pun terinspirasi untuk memulai bisnis di bidang fashion anak.

Dimulai dengan membuat jilbab anak, Desaulia Hanandita pun mencari kain dan penjahit. Saat itu Desaulia Hanandita nampak sangat bersemangat untuk berkreasi di bidang jilbab anak. Akan tetapi ia harus kembali menemui kegagalan tatkala produk jilbab anak itu telah berhasil diproduksi. Produk jilbab tersebut reject sementarauang yang diminta agar dibayar di awalpun sisanya tak kunjung kembali.

Belum lagi hutang yang dipinjam penjahit yang katanya digunakan untuk menebus mesin necipun benar – benar tak kembali. Yang tersisa saat itu hanya kain bekas yang telah dipotong, seperangkat jilbab reject dan jilbab setengah jadi. Perasaan yang semula sangat bersemangat untuk memulai bisnis tiba – tiba saja berubah menjadi kepedihan. Terlebih lagi ia juga kena tipu orang dengan nominal jutaan terkait pengadaan kaos keluarga.

Semua kepedihan yang dialami Desaulia Hanandita memang terbilang menyakitkan. Namun, hal itu tidak membuat Desaulia Hanandita meratap dalam waktu yang cukup lama. Sebulan kemudian pasca tragedy tersebut Desaulia Hanandita memutuskan untuk bangkit. Secara tiba – tiba Desaulia Hanandita ditawari untuk mengikuti Sekolah Bisnis Online ( SBO ) yang didirikan Muri Handayani oleh Tisa Sardjono.

Semula Desaulia Hanandita merasa bingung terkait sistem belajarnya. Apalagi kelas di Sekolah Bisnis Online ( SBO ) memang dilakukan via online. Saat itu memang Desaulia Hanandita belum cukup memahami dunia online. Dan di awal masuk kelas juga Desaulia Hanandita mengajk 10 orang temannya untuk ikut bergabung.

Tak disangka, Desaulia Hanandita mendapatkan tambahan saldo senilai Rp. 500.000,- di rekeningnya karena telah menjadi referral bagi teman – temannya untuk mengikuti program di Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Desaulia Hanandita sangat senang dan tak lupa untuk bersyukur. Bagi Desaulia Hanandita hal itu layaknya modal berharga untuk kembali bangkit dari keterpurukan.

Saat itu Desaulia Hanandita memutuskan untuk mengikuti kelas Manajemen Produksi. Dan ilmu yang didapatnya langsung membangkitkan semangat Desaulia Hanandita untuk kembali memulai bisnis. Seiring berjalannya waktu, Desaulia Hanandita semakin menyadari bahwa kegagalan yang dialaminya bersumber dari ketidakpahaman dirinya terhadap ilmu untuk memulainya. Seperti halnya ungkapan yang mengatakan bahwa gagal merencanakan sama halnya dengan merencanakan kegagalan.

Berbekal ilmu yang didapatnya di Sekolah, Desaulia Hanandita mulai mencari penjahit dan kain. Tak hanya itu, Desaulia Hanandita juga meminta doa restu dari suami dan ibunya agar bisnis yang hendak dijalankannya tersebut dapat dilancarkan. Sangat bersyukur, Desaulia Hanandita dapat dipertemukan dengan penjahit yang rapi jahitannya, amanah, terjangkau dan juga dekat dengan kediamannya.

Desaulia Hanandita pun mulai menebar sample produk. Alhamdulillah banyak orang yang tertarik dengan produk yang ditawarkannya. Berawal dari menjahit 5 pcs kini Desaulia Hanandita telah berani mengeluarkan ratusan pcs. Desaulia Hanandita bertekad untuk fokus menjalankan bisnis produk fashion anak dengan brand Jihan Sakhi.

Baca juga : Kisah Perjuangan Bisnis Verlinawati yang Sukses Melambungkan Brand Nasywanisa

Awalnya Desaulia Hanandita berniat untuk mendaftarkan merk bisnisnya dengan nama Jihan Fashion namun ternyata nama tersebut tak bisa digunakan karena kata fashion dianggap tidak sah. Sehingga nama brandnya harus berubah dengan nama Jihan Sakhi yang memiliki makna anak perempuan yang dermawan.

Alasannya karena setiap penjualan 1pcs produk Jihan Sakhi, Rp. 1000,- akan disumbangkan ke anak yatim dan pihak yang membutuhkan. Harapannya agar setiap ibu yang membeli produk Jihan Sakhi nantinya dianugerahi anak – anak shaleh dan shaleha yang dermawan.

Hingga saat ini, produk Jihan Sakhi telah berjalan 1 tahun dan ratusan produk telah berhasil diproduksi demi kebutuhan buah hati para ibu. Hal yang menjadi selalu harapan bagi Desaulia Hanandita adalah bahwa bisnis yang dijalankannya dapat menjadi jalan untuk terus berproses, berkarya, bermanfaat dan memberikan yang terbaik.


  • 0
Kisah Perjuangan Bisnis Verlinawati yang Sukses Melambungkan Brand Nasywanisa

Kisah Perjuangan Bisnis Verlinawati yang Sukses Melambungkan Brand Nasywanisa

Sboplaza.com – Verlinawati, seorang ibu rumah tangga dari dua orang anak yakni Nasywa dan Nisa. Untuk pertama kalinya, Verlinawati mengawali bisnisnya di bulan Januari 2008. Saat itu Verlinawati sempat mendapati masalah keluarga yang mengharuskan dirinya untuk move on dan mengalihkan pikirannya dari hal – hal negative yang justru akan menjerumuskan dirinya ke dalam jurang keterpurukan lebih lama lagi.

Verlinawati memutuskan untuk berjualan di facebook. Saat itu memang masih segelintir orang yang berjualan di facebook. Bermodalkan uang senilai 8 juta, Verlinawati menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan bisnisnya dengan cara membeli laptop second beserta baju – baju yang hendak ia jual. Dan uang senilai 8 juta tersebut rupanya didapat dari hasi menjual motor milik suami.

Dengan tekad yang kuat, Verlinawati bersama sang suami dan kedua anaknya yang saat itu masih balita berkunjung ke tanah abang menggunakan kereta jurusan Bekasi – Tanah Abang. Moment tersebut dimanfaatkan oleh Verlinawati untuk mendapatkan baju – baju dari berbagai model dan merk yang layak untuk dijual nantinya. Setiap pulang belanja, Verlinawati selalu mengukur dan melakukan quality control pada baju – baju tersebut.

Bahkan tak jarang, Verlinawati seringkali melewatkan aktivitas tidur di malam hari demi aktivitas tersebut. Alasan Verlinawati tentu sangat sederhana, ia hanya ingin mengetahui secara detail produk yang ia jual tersebut. Sehingga dia dapat dengan mudah menguasai wawasan produk dari baju – baju yang dibelinya itu.

Kisah Perjuangan Bisnis Verlinawati yang Sukses Melambungkan Brand Nasywanisa

Verlinawati bersama keluarga

Usai melewati proses pengukuran dan quality control, Verlinawati langsung memotret foto – foto tersebut dengan mengandalkan manikin atau patung setengah badan yang dimilikinya. Selanjutnya, Verlinawati menguploadnya di facebook Nasywa Galeri.

Verlinawati mengakui bahwa aktivitas tersebut cukup melelahkan namun Verlinawati sangat bersyukur bahwa kerja kerasnya tersebut akhirnya dapat terbayarkan. Karena tepatnya di tahun 2010, banyak konsumen Verlinawati yang mendaftarkan diri sebagai reseller. Bagi Verlinawati pribadi, hal itu menjadi tantangan sendiri dimana ia harus lebih bekerja keras untuk mendapatkan barang – barang yang tidak pasaran di Tanah Abang.

Hingga pada akhirnya Verlinawati bertemu dengan temannya yang memiliki konveksi. Mulai terfikir untuk dapat mengambil baju dari konveksi tersebut. Verlinawati pun langsung membuka P.O atau Pre Order. Alhasil, respon yang didapatnya sangat bagus dan menyenangkan. Dari tahun 2010 hingga bulan September 2013, Verlinawati masih menggunakan jasa makloon untuk kebutuhan baju yang dijualnya.

Tak ingin berhenti berimprovisasi dalam bisnis, di tahun 2013 Verlinawati kemudian memutuskan untuk membuat baju sendiri dengan merk sendiri. Verlinawati menyadari bahwa perpindahan dari makloon menjadi konveksi sendiri cukup membuatnya stress. Karena mau tak mau, Verlinawati harus memutar otaknya agar dapat berfikir untuk mencari ahli pola potong kain hingga penjahit.

Dahulu brand yang dimiliki Verlinawati bernama Nasywa. Saat launching untuk pertama kalinya, brand Nasywa langsung mengeluarkan 7 model baju dengan bahan spandek rayon. Agar produk yang dilaunching bisa mendapatkan sambutan positif dari calon konsumen, Verlinawati menganggarkan budget senilai 9 juta demi kualitas foto terbaik.

Bersyukur, semua itu terbayarkan juga. Terlihat dari banyaknya orang yang mendaftarkan diri sebagai agen dan reseller. Namun seminggu kemudian setelah melaunching produknya, ternyata di Tanah Abang juga ada yang memproduksi baju yang sama persis dengan menggunakan foto yang sama persis dengan yang dimiliki Verlinawati dan harga yang ditawarkannya lebih murah. Hal ini tentu membuat Verlinawati patah hati saat menerima kenyataan tersebut.

Tak ingin terlarut dalam kesedihan, Verlinawati pun kembali menaruh titik fokusnya pada bisnisnya yaitu Nasywa. Hingga suatu ketika Verlinawati mendapat telepon dari owner brand Nasywa yang meminta agar nama brand Verlinawati diganti. Hal itu memberikan jawaban bagi Verlinawati mengapa saat mendaftarkan merk di lembaga HKI ( Hak Kekayaan Intelektual ), nama Nasywa tak bisa didaftarkan. Akhirnya Verlinawati memutuskan untuk mengganti brand nya dengan nama Nasywanisa yang merupakan akronim dari nama kedua anaknya yakni Nasywa dan Nisa.

Baca juga : Jejak Pengalaman Bisnis Wina Wulandari Sebelum Sukses Menjadi Pemilik Apotek Griya Farma

Di tahun 2014, Verlinawati harus mendapati kenyataan pahit saat mengetahui bahwa terdapat 1000 stock mati pada bisnsinya. Dimana stock tersebut entah harus dibagaimanakan lagi. Kesedihan tersebut sempat membuat Verlinawati mengurung diri di kamar. Hingga suatu hari Verlinawati melihat terdapat informasi workshop dari TDA Bandung. Mendapati informasi tersebut, Verlinawati langsung berbenah diri untuk mencari motivasi.

Tak hanya itu, Verlinawati yang merupakan alumni dari SBO ( Sekolah Bisnis Online ) juga semakin memperdalam ilmu bisnisnya. Alhasil, keadaan pun berangsur – angsur membaik. Omsetpun semakin meningkat. Hingga kini, Verlinawati tak pernah berhenti berusaha untuk menjalankan bisnis di bidang fashionnya tersebut. Karena Verlinawati meyakini bahwa menyerah tak akan mampu mengubah apapun dari dalam dirinya.