Tips Menghadapi Konsumen Yang Pembanding

  • 0

Tips Menghadapi Konsumen Yang Pembanding

Sboplaza.com Tipe pembanding adalah konsumen yang sangat paham akan produk yang Anda tawarkan. Bisa jadi konsumen tipe ini justru lebih menguasai produk Anda bahkan produk pesaing Anda, untuk itu Anda harus menguasai produk Anda sendiri dan produk pesaing Anda dalam menghadapi konsumen bertipe pembanding ini.

Tipe pembanding akan selalu membandingkan produk Anda dengan produk pesaing Anda.

Berikut ini yang harus Anda lakukan untuk menghadapi tipe seperti ini:

  1. Kuasai produk semaksimal mungkin dan ilmu presentasi agar mampu meyakinkan tipe pembanding.
  2. Pelajari produk-produk sejenis kompetitor ( pesaing )
  3. Jangan pernah bersedia masuk ke dalam jebakan membanding-bandingkan produk tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan.
  4. Untuk menghadapi tipe seperti ini, jika Anda belum paham betul tentang produk Anda, sebaiknya Anda mengajak rekan kerja senior Anda.

 

Baca Juga : Tips Menghadapi Konsumen Yang Arogan


  • 0

Tips Menghadapi Konsumen Yang Arogan

Sboplaza.com Arogan merupakan salah satu tipe konsumen yang sulit menerima pendapat orang lain dan selalu menganggap pendapatnya yang paling benar. Dalam menghadapinya, Anda harus sabar dan tidak boleh tersinggung sama sekali.

Jika Anda tidak mengenal karakter ini, jangan menyalahkan diri Anda jika presentasi Anda selalu gagal. Konsumen arogan merasa tahu segala hal, termasuk produk Anda sekalipun.

Cara Menghadapi Konsumen Seperti Ini Adalah:

    1. Beri mereka kesempatan untuk memahami produk Anda sesuai keinginannya. Anda bisa memberikan informasi mengenai  produk Anda lewat brosur atau melihat produk sendiri.
    2. Jangan coba-coba menganggu “kesendiriannya” jika tidak ingin mendapatkan cacian.
    3. Anda hanya bisa bertanya, “Apakah Anda sudah jelas tentang produk kami?” atau pertanyaan lain yang sejenis.
    4. Tipe seperti ini sangat senang dipuji. Oleh karena itu pujilah mereka dengan sopan dan proporsional.

 

Baca Juga : Tips Menghadapi Konsumen Yang Sombong


  • 0

Tips Menghadapi Konsumen Yang Sombong

Sboplaza.com Tipe sombong dimaknai sebagai seseorang yang terlalu bangga dengan dirinya dan suka banyak berbicara dan sering kali memamerkan apa yang dimiliki. Padahal yang dikatakan mereka belum tentu benar. Bagi penjual, tipe seperti ini adalah konsumen yang paling mudah dipengaruhi.

Tipe Konsumen Sombong

Berikut ini adalah tips yang harus Anda lakukan untuk melayani konsumen dengan tipe seperti ini:

  1. Biarkan mereka bicara sesuka hatinya.
  2. Memberi kesan seolah-olah Anda menyetujui semua pendapat mereka. Misalnya dengan mengatakan “Anda benar” atau pernyataan lain sejenisnya.
  3. Pujilah sesuatu yang mereka banggakan. Misalnya, jika konsumen Anda memiliki barang mewah, berikan pujian tentang hal itu.
  4. Rayu konsumen Anda untuk menggunakan produk Anda berdasarkan pembicaraan mereka sendiri. Contoh pernyataan, “Jika mampu membeli barang mewah seperti yang telah Anda ceritakan, Anda pasti bersedia membeli produk kami”.

 

Baca Juga : Tips Menghadapi Konsumen Yang Pendiam


  • 0

Tips Menghadapi Konsumen Yang Pendiam

Sboplaza.com Tipe-tipe Pelanggan tentunya sangat banyak jenisnya jika dilihat dari berbagai sudut pandang. Tidak bisa dipungkiri bahwa salah satu penyebab beragamnya jenis-jenis konsumen adalah permintaan akan barang dan jasa yang terus melonjak, serta kemudahan dalam pemasaran.

Nah, untuk itu, disini saya akan menjelaskan salah satu Tipe Pelanggan yaitu Tipe Pelanggan yang Pendiam yang harus anda simak dan pahami sejak sekarang.

 Tipe Konsumen Yang Pendiam

Konsumen tipe ini biasanya tidak banyak bicara. Jika tidak mendapatkan pancingan dari lawan bicaranya maka mereka tidak akan berbicara. Less talk more action ( Kurang bicara lebih banyak aksi ) mungkin itulah semboyan konsumen tipe ini.

Konsumen tipe ini biasanya jaringan pertemanannya terbatas karena mereka jarang bergaul. Namun jika mereka memiliki teman, mereka akan sangat dekat sehingga setiap ucapannya akan selalu dipercaya. Dan jika sudah sekali percaya, mereka akan terus mempercayainya sampai kapan pun. Sifat ini akan menguntungkan bagi Anda, sebab referensi dari tipe konsumen pendiam ini sangat dapat diandalkan.

Langkah-langkah komunikasi ketika berhadapan dengan tipe konsumen yang pendiam :

  1. Anda harus menyiapkan mental untuk lebih banyak bicara daripada mendengar.
  2. Memulai pembicaraan dengan hal-hal yang ringan dan tidak perlu membicarakan sesuatu yang berat dengannya, apalagi langsung ke urusan penjualan. Anda bisa memulainya dengan menanyakan nama, tempat tinggal, atau obrolan santai lainnya.

Baca Juga : Tips Menghadapi Konsumen Yang Cerewet


  • 0

Tips Menghadapi Konsumen Yang Cerewet

Sboplaza.com Biasanya sebelum melakukan pendekatan kepada calon konsumen, Anda akan menjelaskan hal-hal seperti memperkenalkan diri dan produk Anda. Sebaiknya Anda sering mengikuti pelatihan penjualan sehingga kemampuan praktik Anda dilengkapi dengan ilmu pengetahuan yang memadai.

Berikut ini adalah tipe konsumen yang cerewet dan cara melayaninya:

Tipe Konsumen Cerewet

Meski tidak memancingnya konsumen tipe ini sangat aktif bicara. Bahkan tidak jarang dari mereka terlihat mengenal dan dekat dengan Anda. Mereka sangat mudah diajak berbicara dengan gaya yang santai dan akrab. Terkadang pembicaraan mereka juga berlebihan, tapi itulah tipe konsumen yang cerewet.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk berkomunikasi dengan konsumen tipe ini yaitu:

  1. Mencoba untuk menjadi pendengar yang baik dan biarkan konsumen Anda berbicara.
  2. Ikuti alur mereka sampai pada tahap tertentu. Kemudian belokkan alur pembicaraan sesuai keinginan Anda.
  3. Jangan ragu mengatakan, “Bolehkah saya berbicara sekarang?”

 

Baca Juga : 4 Tips Menjadi Customer Service Yang Disukai Konsumen


  • 0

4 Tips Menjadi Customer Service Yang Disukai Konsumen

Sboplaza.com Sebagai seorang customer service harus melayani konsumen dengan memberikan pelayanan yang terbaik. Untuk itu, sebelum Anda memutuskan menjadi seorang customer service ada baiknya Anda mengetahui tips berikut ini.

1. Dapat Berkomunikasi dengan Baik

Bagaimana jika Anda menjadi customer service tetapi tidak dapat berkomunikasi dengan baik? Setidaknya Anda dapat menyapa konsumen dengan baik dan benar, kemudian mendengarkan keluhan atau pertanyaan yang mereka ajukan. Jika dari awal sikap Anda terhadap konsumen baik, maka mereka akan merasa nyaman dan memang terbantu dengan adanya tim customer service.

2. Respon Cepat

Salah satu hal yang paling dibutuhkan oleh konsumen adalah respon cepat dari customer service. Maka dari itu respon yang cepat sangatlah penting bagi perusahaan, karena jika customer service memberikan respon dan pelayanan yang lambat maka hal itu akan menjadi nilai minus bagi perusahaan Anda dari pelanggan. Untuk itu, respon cepat harus diperhatikan dengan baik.

3. Menguasai Produk yang Ditawarkan atau Dijual

Sebagai seorang customer service harus paham mengenai produk yang akan ditawarkan atau dijual kepada konsumen. Sebab ini akan memudahkan Anda jika ada konsumen yang menanyakan tentang produk yang dijual, Anda pun dapat menjelaskannya dengan mudah dan tidak berbelit-belit. Karena tidak sedikit dari mereka yang akan bertanya mengenai produk yang ditawarkan.

4. Mampu Meyakinkan Pelanggan

Sebagai seorang customer service ini juga merupakan hal penting yang harus dikuasai. Tentu saja cara meyakinkan pelanggan juga harus dipenuhi dengan argumentasi yang kuat dan masuk akal. Sehingga mampu meyakinkan dengan cara yang baik dan membuat pelanggan merasa senang dengan keputusan yang kita buat.

Baca Juga : Tips Mengembangkan Bisnis Yang Sudah Berjalan Agar Sukses


  • 0

Tips Mengembangkan Bisnis Yang Sudah Berjalan Agar Sukses

Sboplaza.com Seorang pengusaha harus mampu menjalankan bisnis dan membuatnya berkembang. Agar bisnis dapat berjalan dengan lancar dan sukses, dibutuhkan perencanaan yang matang dan kesiapan dalam menghadapi berbagai hal yang tidak terduga.

Berikut adalah tips yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan bisnis Anda:

 

1. Pengorganisasian yang baik

Pengorganisasian yang baik dapat menolong Anda dalam menyelesaikan berbagai tugas, sehingga Anda bisa memantau tugas yang sudah selesai dilakukan. Salah satu cara yang banyak dilakukan adalah dengan membuat jadwal kerja. Dengan demikian Anda dapat mengevaluasi dan memastikan tidak ada tugas yang terlewatkan.

2. Fokus

Saat Anda membangun bisnis, Anda akan mendapatkan penghasilan yang besar. Ada banyak hal yang harus Anda kerjakan agar bisnis Anda terus tumbuh. Tetap fokus pada tujuan Anda karena itu akan membuat Anda dapat mengelola usaha dengan baik.

3. Berpikir kreatif

Kreativitas sangat dibutuhkan dalam menjalankan sebuah usaha agar dapat memenangkan kompetisi pasar. Berpikir kreatif dengan bersedia menampung ide-ide baru dan terus menambah wawasan dapat Anda gunakan untuk mengembangkan usaha Anda.

4. Mencatat berbagai hal secara menyeluruh

Seorang pengusaha hendaknya memiliki catatan tentang seluruh proses yang ada dalam bisnisnya. Data yang menyeluruh ini akan sangat menolong Anda untuk mengamati perkembangan bisnis Anda dan mengetahui adanya kekurangan dalam sebuah proses, atau mengambil langkah dalam strategi baru.

5. Menganalisa kompetitor bisnis

Kompetisi memang tidak bisa dipisahkan dari sebuah proses usaha. Namun dengan adanya kompetisi ini, maka akan mendorong pengusaha untuk berinovasi dan membuat hal yang baru. Jangan takut untuk belajar dari kompetitor Anda. Bisa jadi kompetitor memiliki strategi atau langkah yang bisa menginspirasi Anda.

6. Pahami risiko

Membuat penghitungan risiko yang tepat dapat membuat Anda meminimalkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Dengan memahami risiko yang mungkin akan terjadi, maka akan membuat Anda lebih siap menghadapinya, tentunya Anda juga sudah memiliki berbagai strategi yang siap untuk diterapkan.

7. Pelayanan Yang Baik

Ada hal penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan sebuah usaha yaitu pelayanan kepada pelanggan. Bagian ini tidak hanya menerima keluhan pelanggan dan memberikan solusi saja, namun mereka juga harus bisa mengedukasi konsumen dengan baik. Pelayanan yang baik akan membuat konsumen Anda akan terus kembali menggunakan produk Anda. Mereka akan merasa puas terhadap pelayanan dan produk Anda, dengan memberikan pelayanan yang baik dapat membuat usaha Anda bisa tetap maju.

 

Baca Juga : Tips Menentukan Target Market Yang Tepat


  • 0

Tips Menentukan Target Market Yang Tepat

Sboplaza.com Seorang wirausaha harus dapat memahami kebutuhan pelanggannya. Ketika Anda memulai bisnis baru, Anda harus mencari tahu siapa yang akan menjadi target market Anda. Semakin Anda memahami kebutuhan mereka, maka semakin cepat bisnis Anda akan berkembang.

Berikut ini ada 4 tips yang perlu Anda ketahui untuk membantu Anda dalam menentukan target market dengan tepat, yaitu sebagai berikut.

1. Siapa Yang Akan Membeli Produk Anda?

 

Apa saja produk yang Anda tawarkan kepada pelanggan? Untuk mencari tahu kebutuhan pelanggan, Anda harus tahu produk apa saja yang saat ini sedang trend atau keinginan apa yang mereka butuhkan. Karena ini akan menentukan target market usaha Anda.

Anda juga harus memikirkan apakah ada orang yang mau membeli produk Anda dan adakah orang yang mau membayar untuk itu? Jika ada, siapa orangnya. Jika tidak ada, Anda harus menerima keadaan tersebut karena mungkin ide bisnis Anda belum dapat diterima untuk saat ini.

2. Jangan Berasumsi Sendiri

 

Mungkin Anda merasa telah mengenal kebutuhan calon pelanggan Anda. Tetapi sebaiknya jangan menentukan target market Anda berdasarkan asumsi pribadi saja. Apa yang Anda pikirkan belum tentu sama dengan pemikiran mereka. Sebaiknya Anda bertanya langsung kepada pelanggan agar Anda dapat benar-benar memahami kebutuhan mereka.

3. Tanyakan Pada Orang Sekitar

 

Anda bisa menanyakan pendapat orang-orang di sekitar Anda yang sudah Anda kenal. Minta saran dan kritik mereka tentang produk dan layanan Anda. Mereka bisa berkata jujur tentang bisnis Anda untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan target market Anda. Hal ini tidak memerlukan biaya karena Anda bisa melakukannya sendiri dengan cara menemui mereka.

4. Uji Coba Pemasaran

 

Sebelum Anda meluncurkan bisnis Anda secara resmi, sebaiknya Anda melakukan uji coba pemasaran. Caranya dengan menawarkan produk Anda kepada pelanggan. Anda akan melihat siapa saja orang yang tertarik dan orang yang tidak tertarik dengan bisnis Anda. Ini akan membuka wawasan Anda untuk mengevaluasi target market dan harga jual produk Anda.

 

Baca Juga : Cara Sukses Mengajak Kerjasama Dalam Usaha


  • 0

Cara Sukses Mengajak Kerjasama Dalam Usaha

Sboplaza.com Membangun kerjasama dengan orang lain bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Hal ini mengingat karena setiap individu pasti memiliki jalan pemikiran yang berbeda-beda. Sehingga dalam menyatukan setiap visi dan misi sering mengalami kendala.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengajak kerjasama usaha dengan orang lain yaitu sebagai berikut.

1. Mulailah Dengan Membuat Misi Dan Visi Bersama

Dalam membangun sebuah bisnis tentukan misi dan visi. Ini merupakan langkah pertama, karena jika jalan pikiran tidak sama pasti akan menimbulkan masalah. Lakukanlah diskusi untuk menyamakan misi dan visi perusahaan. Dengan cara mencari sesuatu yang bisa memberi energi baru sehingga dapat memberikan motivasi dalam menjalankan bisnis tersebut. Adakan meeting sebulan sekali agar terjalin komunikasi yang baik dan searah.

2. Pastikan Kebutuhan Dan Harapan Diungkapkan Secara Jelas Sebelum Melakukan Kerjasama

Seseorang pasti memiliki alasan tersendiri mengapa dia memerlukan mitra bisnis untuk menjalankan usahanya. Ada banyak alasan mengapa mereka menjalankan kerjasama itu. Ada alasan untuk mendapatkan modal, ada juga karena untuk keahlian tertentu. Hal ini mungkin jarang mereka ungkapkan, tapi merupakan alasan paling penting yang menjadi dasar dari kerjasama dalam usaha tersebut.

3. Identifikasi Dan Manfaatkan Kekuatan Dari Mitra

Suatu usaha bisnis dibangun dengan berbagai macam alasan dan tentu dengan berbagai harapan. Biasanya mengabaikan keahlian dari masing-masing individu. Sebaiknya keahlian dari masing-masing individu jangan diabaikan. Karena bisa menimbulkan perbedaan besar dalam hal komitmen bisnis, motivasi, kemajuan bahkan kesuksesan dari bisnis tersebut. Mempererat hubungan secara kekeluargaan dengan mitra bisnis juga merupakan hal positif agar hubungan dapat terjalin dengan komunikatif.

4. Tetapkan Tujuan Individu Dan Perusahaan

Cara mengajak kerjasama dalam usaha adalah dengan cara menentukan tujuan. Hal ini penting karena nantinya bisa menunjang tujuan utama dari perusahaan tersebut. Pastikan kalau tujuan tersebut memiliki struktur yang mendukung ekspektasi terhadap tujuan dari bisnis yang kita lakukan. Lakukanlah peninjauan kembali dan pembaharuan tujuan perusahaan agar terjalin motivasi yang bagus. Saling memberikan dukungan dalam bidang keahlian masing-masing dan akan mengurangi timbulnya masalah-masalah di kemudian hari.

Baca Juga : Tips Agar Bisnis Online Laris Manis Bagi Pemula


  • 0

Tips Agar Bisnis Online Laris Manis Bagi Pemula

Sboplaza.com Sekarang sudah banyak orang yang memulai bisnis online mulai dari remaja, ibu rumah tangga bahkan wanita karir. Semakin berkembangnya teknologi kini semakin mudah dalam melakukan apapun, termasuk bisnis online.

Bagi Anda pemula yang ingin membuka bisnis online, tak ada salahnya jika Anda mempraktekan Tips Agar Bisnis Online Laris Manis Bagi Pemula, supaya Anda bisa mengetahui apa saja yang harus Anda lakukan sebelum memulai bisnis tersebut. Yuk simak tips berikut ini.

1. Batasi jumlah produk yang akan Anda jual

Kenapa? Bukankah lebih banyak produk yang dijual akan lebih baik hasilnya? Dan konsumen pastinya memiliki banyak pilihan? Ketika konsumen Anda berikan begitu banyak pilihan, hasilnya adalah mereka akan bingung dan gagal fokus untuk membeli produk yang mana, bahkan ada juga yang sampai tidak jadi membeli.

2. Memperkenalkan kepada teman Anda

Anda pebisnis online pemula? Hal penting yang bisa Anda lakukan sebagai tahap awal bisnis online adalah dengan memperkenalkan bisnis Anda kepada teman dekat.

3. Promosi melalui sosial media

Buatlah akun sosial media khusus untuk bisnis online Anda . Berilah nama akun yang berbau bisnis lalu tampilkan produk yang ingin Anda jual beserta fitur lengkapnya. Strategi ini akan menjaring minat teman-teman dekat Anda yang kebetulan sedang aktif di sosial media.

4. Riset produk yang mudah dijual secara online

Anda bisa melakukan riset produk apa yang sering dijual secara online dengan cara melihat produk di lapak online yang sudah terkenal. Atau anda bisa menjual produk dengan cara melihat kebutuhan Anda sendiri, misalnya baju, sepatu, sandal, dan lain sebagainya. Setelah Anda mengetahui produk yang tepat yang akan Anda jual, Anda bisa mencari informasi misalnya mengenai tips jualan baju online, dan sebagainya.

5. Pilih sistem bisnis online yang tepat

Jika Anda pemula, jangan terburu-buru mengeluarkan modal yang cukup banyak dengan menjadi owner dari produk yang Anda jual. Anda bisa belajar memahami marketing online lebih jauh dengan cara menjadi dropshipper atau reseller terlebih dahulu. Setelah Anda paham tentang pemasaran, paham karakter dan serta cukup modal, Anda juga bisa mempromosikan produk Anda sendiri yang tentunya keuntungannya akan lebih banyak.

 

Baca Juga : Kekurangan Dan Kelebihan Berjualan Di Instagram