5 Tips Cara Belajar Bisnis Online

  • 0
5 Tips Cara Belajar Bisnis Online

5 Tips Cara Belajar Bisnis Online

SBOPLAZA.COM – 5 Tips Cara Belajar Bisnis Online

Mengerjakan apapun harus dengan ilmunya. Betul ga Mak? Mau masak harus ada ilmu masaknya. Mau nyuci belajar dulu caranya. Apalagi berbisnis. Wajib alias kudu itu sih.

Ah, langsung nyemplung aja, nanti juga belajar dari pengalaman sendiri. Hehehe.. ga salah sih itu juga. Kalau belajar tanpa praktek ya ga jadi-jadi bisnisnya. Tapi kalo praktek tanpa ilmu ya perih dan pedih bisnisnya. Hayo.. ngaku.

5 Tips Cara Belajar Bisnis Online

SBOPLAZA – Tips Cara Belajar Bisnis Online

Belajar itu mempersingkat waktu uji coba loh. Kalo kita langsung praktek tanpa belajar, ada potensi mengorbankan waktu dan uang. Waktunya jadi lama, karena harus coba ini itu. Uangnya kepake buat ngerasain rugi ini itu, beli bahan ini itu.

Dengan belajar, kita mempersingkat waktu uji coba tadi. Belajar dari pengalaman orang lain. Nah berikut SBO rangkumkan 5 tips belajar bisnis online buat emak emak. Simak ya.

  1. Fokus pada satu jenis usaha.
    Jelas ya Mak, fokus dulu sama 1 usaha sampai berhasil. Supaya belajarnya juga ga loncat-loncat. Jalanin usaha jual ayam bakar, sambal jualan online gamis. Usahanya beda, ilmunya juga beda dong. Nah pikiran dan tenaga kita kan terbatas, lebih baik fokus pada 1 usaha, jadi belajarnya juga fokus pada 1 bidang.

 

  1. Belajar model In Time, bukan In Case.
    Ini didapat dari seorang guru internet marketing. Belajar itu saat kita butuh ilmunya. Jangan belajar dengan tujuan nanti juga perlu. Jangan-jangan nanti perlu. Yang ada jadinya numpuk ilmu yang ga dipraktekkin Mak. Fokus pada 1 bidang belajar, pada 1 materi pelajaran. Coba praktekkan, kalo mentok, cari tau lagi cara mecahin masalahnya. Kalau belum butuh pake FB ads, ga usah belajar cara make FB Ads Mak. Fokusin dulu sama permasalahan utama bisnis kita sekarang. Cara mengatur stok misalnya.
  1. Join komunitas bisnis online.
    Nah ini juga bisa jadi sarana belajar bisnis Mak. Banyak komunitas yang isinya orang orang dengan satu tujuan yaitu belajar berbisnis. Dari sana kita bisa berjejaring, dan saling sharing pengalaman. Salah satu komunitas yang bisa Mak coba adalah grup di Facebook, komunitas Emak Emak Jago Jualan. Di sana Mak Muri Handayani sering sharing ilmu dan pengetahuan tentang berbisnis. Gratis koq Mak.
  1. Belajar dari blog dan vlog bisnis.
    Ini juga bisa dipakai kalau mau belajar. Cari guru yang punya blog tentang bisnis. Atau cari di youtube banyak pebisnis yang sharing insight dan pelajaran di sana. Dan itu gratis. Asyik.
  1. Kursus online.
    Kalau ini biasanya berbayar. Kenapa berbayar? Karena biasanya kursus ini udah punya kurikulum khusus yang mendukung pelajarannya. Jadi belajarnya lebih terstruktur. Dan ada fasilitas tanya jawabnya. Dan bisa berkomunitasi langsung dengan mentor kursusrnya. Oya, untuk kursus ini, coba cari tau dulu latar belakang penyelenggaranya. Apakah dia sungguh praktisi atau bukan. Ini penting Mak. Jadi yang kita pelajari memang ilmu yang aplikatif untuk bisnis kita. Cari tau jumlah alumni nya juga. Makin banyak alumninya, berarti memang kursus itu terbukti bermamfaat ya Mak.Baca : Kiat Manajemen Waktu yang Tepat ala Ibu Rumah Tangga

Begitu tips untuk belajar secara online untuk berbisnis online. Enaknya bisnis online kita ga usah ninggalin rumah kan Mak. Belajarnya juga bisa online dong. Kan asyik. Hihihi… Apapun pilihan belajarnya, sadari bahwa tidak ada yang instan ya Mak. Setelah belajar ya harus praktek. Kalo ga praktek, bukan salah yang ngasih ilmu dong. Hihihi…

Hayo, semangat belajar! Gaptek hilang Rejeki datang.


  • 0

Tips Cara Mengelola Waktu Bagi Para Pebisnis Tangguh

Tips Cara Mengelola Waktu Bagi Para Pebisnis Tangguh – Setiap orang dikaruniai waktu yang sama yakni 24 jam dalam sehari. Namun, hasil yang bisa didapatkan setiap orang berbeda – beda. Ada orang yang dapat menjadi sukses namun ada pula orang – orang yang membiarkan waktunya terbuang sia-sia.

Rupanya ini berkaitan dengan kapasitas seseorang dalam melakukan manajemen waktu. Agar dapat mengelola waktu dengan baik, tentu Anda perlu membagi prioritas antara sesuatu yang penting dan mendesak.

Dalam hal ini yang termasuk kedalam kategori penting adalah hal yang penting dilakukan untuk dapat mencapai visi misi yang diharapkan. Sedangkan hal mendesak adalah hal yang sifatnya menuntut Anda untuk segera mengerjakannya tanpa melakukan penundaan.

Sama halnya bila Anda ingin menjadi pebisnis yang sukses. Tentu Anda harus pintar – pintar membagi waktu Anda dengan baik. Berikut ini cara mengelola waktu untuk para pebisnis.

1. Membuat daftar apa saja yang perlu diprioritaskan

Sebenarnya banyak hal yang dapat Anda lakukan, namun yang membedakan adalah tingkat prioritas hal tersebut. Pastikan Anda membuat daftar sesuai dengan urutan berdasarkan tingkat urgensi hal tersebut. Bukan berdasarkan apa yang Anda sukai.

Karena bila Anda menentukan prioritas berdasarkan apa yang Anda sukai bukan berdasarkan dari tingkat urgensinya. Maka yang terjadi, Anda akan mengalami hambatan dalam menggapai hal yang ingin Anda capai karena hal penting tersebut tidak Anda prioritaskan terlebih dahulu.

2. Selalu fokus pada hal utama

Fokus adalah sikap yang perlu Anda benamkan dalam diri Anda. Tanpa fokus, hal – hal yang ingin ada wujudkan justru malah terabaikan. Pastikan Anda juga menerapkan target terhadap fokus utama Anda. Hal itu akan membantu Anda menjadi lebih tertantang atau bahkan termotivasi untuk mewujudkannya.

3. Mematuhi seluruh daftar prioritas Anda

Selain membuat skala prioritas dan memiliki fokus utama, Anda juga dituntut untuk dapat disiplin mematuhi seluruh daftar prioritas yang telah Anda buat. Karena apabila Anda melanggar daftar yang telah Anda buat sendiri. Sama halnya Anda akan mengaburkan prioritas Anda sehingga visi misi Anda menjadi terhambat untuk dapat tercapai.

Baca: Cara Memotivasi Diri Agar Tetap Semangat Dalam Menjalankan Bisnis

Demikianlah cara mengelola waktu untuk para pebisnis. Semoga ulasan ini dapat dengan mudah dipahami dan Anda aplikasikan dalam kehidupan sehari – hari.