Bisnis Gulung Tikar Karena Tidak Menjaga Kestabilan Harga Jual

  • 0

Bisnis Gulung Tikar Karena Tidak Menjaga Kestabilan Harga Jual

Bisnis Gulung Tikar Karena Tidak Menjaga Kestabilan Harga Jual – Kisah ini berawal dari curhatan teman-teman saya. Seperti biasa 😅 Dari yang masih kalem sampe yang udah nada tinggi curhatnya.

Ini Distributor nyebelin banget sih, ngeyel kalo dikasih tau! Dia jual murah banget, katanya biar cepet laku. Tapi kan reseller jadi pada protes 😂 Akhirnya jadi pada banting harga 😂 gitu katanya.. Ada yang pernah ngalamin juga?

Semua kekacauan harga sebenarnya bersumber dari kantor PUSAT menurut saya. Tidak adanya peraturan yang jelas dan tegas mengenai ketentuan harga jual. Salah satu alasannya karena mereka takut gak laku 😂 bikin peraturan ini itu, nanti malah bikin Mitra merasa ribet dan gak mau join.

Alhamdulillah menjelang 6 tahun di Mei 2017, RAZHA menerapkan peraturan BATAS BAWAH HARGA JUAL, tetep laku aja (izin Allah). Malah mereka senang dengan adanya peraturan itu. Jualan jadi lebih adem, gak banting harga.

Bahkan di Tokopedia sekalipun, yang terkenal banting harga, srtategi harga murah padahal ada biaya-biaya tambahan untuk konsumen, Mitra RAZHA gak ada yang jual dibawah harga standar. Mereka selalu mencantumkan harga yang sudah ditentukan dari pusat. Eh tapi ada yang jual lebih tinggi, kalo ini diperbolehkan.

Contohnya…

Inner Ninja Diva RAZHA harga ecernya Rp.75.000
Mitra WAJIB jual minimal Rp.75.000
Gak boleh jual 70.000, 72.000 atau bahkan 74.900 pun gak boleh.
Tapi kalo jual diatas Rp.75.000 itu boleh. Bahkan ada yang jual lebih dari Rp.200.000 😅

Ya maklum aja, dia jualnya di Amerika 😂 ongkirnya juga udah berapa juta ya. Jadi sesuaikan dengan Target Market yang dimiliki. Misal jual ke ibu-ibu arisan sosialita yang gak keberatan beli Rp.100.000 ya silahkan aja 😍

Semua PERATURAN dibuat, diatur dan dikontrol oleh pusat. Biasanya nanti Mitra akan saling ngaduin ke pusat jika ada yang jual dibawah harga ecer standar. Kalo ada Mitra yang gak nurut, diajak silaturahim aja dulu.

Chat pribadi, ajak ngobrol masalah pribadi, baru masuk ke bisnis. Kalo dia masih ngeyel juga gak ganti harga jualnya. Ya udah PUTUS aja 😅 Artinya dia udah gak cinta lagi sama kita 😂

Jika perlu, saat proses pendaftaran Mitra, wajib cantumkan foto KTP. Buatlah format sederhana tapi rapi supaya terkesan profesional.

Nama:
Facebook Pribadi:
HP:
Alamat:
No.KTP:
Email:
Nama Toko Offline:
Nama Toko Online:
Facebook Jualan:
FanPage FB:
Instagram:
Marketplace:

Dengan ini saya menyatakan bersedia bergabung menjadi Mitra RAZHA sebagai Distributor/Agen/Reseller (hapus yang tidak dipilih) dan akan mengikuti semua peraturan dari kantor pusat RAZHA.

Peraturan yang akan saya ikuti adalah:

1. Menjual ecer sesuai dengan harga yang sudah ditentukan oleh kantor pusat RAZHA.
2. Boleh menjual diatas harga ecer yang ditentukan. Namun tidak diperkenankan menjual dibawah harga standar ecer yang ditentukan kantor pusat RAZHA.
3. Menjaga nama baik RAZHA.
4. Melakukan pembayaran maksimal 2×24 jam.
5. Barang tidak akan dikirim sebelum pembayaran diterima oleh kantor pusat RAZHA.
6. Hanya melakukan transfer ke rekening…..
7. ….

Jika saya melanggar peraturan tersebut, maka saya bersedia menjalanin proses secara hukum yang berlaku di Indonesia.

***

Galak ya 😂 silahkan di ATM (Amati Tiru Modifikasi) jika mau. Sesuaikan dengan kebutuhan di bisnis Anda. Intinya kedua belah pihak saling menjaga, saling cinta, saling bantu…semua bahagia. Tidak ada maksud untuk menzolimi siapapun disini ya 😉

Tujuannya supaya bisnis berkah berlimpah dan panjang umur. Daripada rame tapi sesaat 😂 Saya do’akan bisnis Anda panjang umur, bahagia owner, karyawan, mitra dan konsumennya 😍

Oh iya ada kasus gini. Si oknum Mitra ini nampaknya mau mengacaukan bisnis teman saya. Entah dia kompetitor atau hanya dengki secara pribadi. Dia daftar atas nama A. Ketahuan pusat kalo dia banting harga.

Diberhentikan lah oleh pusat. Eh dia daftar pake data B. Namun karena pusat datanya kurang rapi, jadi dia gak tahu kalo si B ini adalah si A, karena alamat kirimnya sama. Bener kejadian, si B banting harga lagi. Misal harga ecer 100rb. Harga diatributor 60rb. Tapi dia jual 70rb.

Kemudian saya sarankan untuk menggunakan formulir pendaftaran yang lengkap. Kalo perlu cek semua sosmednya. Demi menyelamatkan bisnis ya gak apalah capek 😂

Lalu bagaimana dengan stock yang sudah ada di si B. Mitra yang lain nanti jadi marah donk, atau bahkan ikutan banting harga. Kalo saya sih lebih memilih untuk membeli semua barang dia dengan harga 70rb tadi.

Baca: Jangan sampe Mak ngalamin seperti ini, PERIH HATI INI Mak hiikss…

Tapi belinya jangan atas nama saya. Suruh aja karyawan yang beli dan kirim ke alamat dia. Barang di dia kan habis, data di pusat juga sudah kebongkar kalo dia si A, lalu kita jangan supply lagi, maka dia gak bisa jualan lagi kan 😉

Mudah-mudahan Allah senantiasa melindungi kita dari orang-orang jahat. Ujian kecil ini menurut saya bukan musibah. Tapi beginilah cara Allah mendidik kita untuk terus belajar dan bertumbuh.

Dengan ujian tersebut akhirnya teman saya jadi bisa punya formulir yang bagus dan membuat peraturan yang lebih tegas. InsyaAllah malah bikin laris manis 😍 kamu juga ya.. iya kamu.. yang baca tulisan ini.. semoga makin laris manis ya 😉 aamiin..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”