Sepak Terjang Dunia Bisnis Dinii Fitriyah, Pebisnis Aksesoris Dengan Omset 90 Juta

  • 0
Dinii Fitriyah, Pebisnis Aksesoris yang Sukses

Sepak Terjang Dunia Bisnis Dinii Fitriyah, Pebisnis Aksesoris Dengan Omset 90 Juta

Sboplaza.com – Dinii Fitriyah, pemilik toko online Galerihellokitty.com yang menjual aneka pernak pernik karakter, barang – barang unik, perlengkapan ulang tahun, tas anak, sprei, gorden dll. Bicara mengenai bisnis, Dinii Fitriyah mengakui bahwa bisnis pernak pernik yang saat ini ditekuninya bukanlah bisnis pertama yang dijalankan.

Sebelumnya, di tahun 2002. Dinii Fitriyah mulai mengawali bisnisnya dengan membuka konter Handphone dengan 4 cabang besar di Cirebon. Seiring berjalannya waktu, kehadiran konter handphone semakin menjamur dimana – mana.

Alhasil, profit yang didapatnyapun menjadi menurun. Terlebih lagi, menyadari bahwa setiap orang kini lebih memilih mengganti handphone daripada mengganti casing handphone. Selain itu, tak ada lagi isi lagu, penguat sinyal dan isi game. Hal tersebut kemudian berimbas pada konternya yang tutup di tahun 2006.

Tak ingin menyerah dengan keadaan, Dinii Fitriyah mencoba untuk membuka usaha fotocopy dan alat tulis kantor ( ATK ) namun sayangnya hal itu hanya bertahan selama 1 tahun. Dan di tahun 2007, Dinii Fitriyah nekat pindah ke Indramayu dan membuka toko komputer besar disana. Awalnya, semua berjalan dengan baik.

Hingga pada akhirnya di tahun 2010, Dinii Fitriyah harus menerima kenyataan pahit karena bayinya meninggal. Hal itu cukup meninggalkan luka mendalam di hatinya, hingga membuat Dinii Fitriyah sempat tak ingin bertemu dengan siapapun selama beberapa waktu.

Dinii Fitriyah, Pebisnis Aksesoris yang Sukses

Dinii Fitriyah

4 bulan berlalu setelah bayinya meninggal, Dinii Fitriyah mencoba untuk bangkit dan meneguhkan semangat juangnya untuk melanjutkan toko komputernya hingga memiliki 3 cabang yang besar. Namun lagi – lagi di penghujung tahun 2013, badai kehidupan kembali menghantam.

Dikarenakan manajemen yang kurang baik, Sumber Daya Manusia ( SDM ) yang kacau, musibah yang datang beruntun termasuk suaminya yang mengalami kecelakaan. Dinii Fitriyah harus mendampingi suaminya tersebut. Terlebih lagi, Dinii Fitriyah juga mengalami pendarahan yang seharusnya membuat ia harus beristirahat.

Saat itu, ada pengadaan barang senilai 500 juta di Kalimantan. Itulah peluang yang kemudian dimanfaatkan karyawan yang curang dalam memanfaatkan situasi. Karena hal itu, Dinii Fitriyah harus mengalami kerugian mencapai ratusan juta.

Dinii Fitriyah mencoba untuk mempertahankan bisnis komputernya. Namun, situasi yang tidak mendukung serta kondisi mata uang dollar yang tak membaik. Ditambah lagi, omset yang terus mengalami penurunan. Terpaksa membuat Dinii Fitriyah dengan berat hati harus menutup bisnis komputernya.

Kemudian Dinii Fitriyah mencoba untuk membuka warung makan, pecel lele, rental mobil, antar jemput anak sekolah dan toko kerudung. Dari semua bisnis tersebut, Dinii Fitriyah mengalami kegagalan yang membuatnya banyak belajar. Terlebih lagi, ia juga pernah kehilangan mobil selama 4 bulan karena dibawa lari seorang peminjam. Namun alhamdulillah kembali meski hanya sebulan karena berikutnya ditarik pihak leasing karena tidak bisa membayar cicilan.

Bermodalkan uang hasil lelang komputer, Dinii Fitriyah memberanikan diri untuk kembali membuka bisnis di bidang pernak pernik dan aksesoris. Meskipun pendapatan yang didapat hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.

Suatu ketika, Dinii Fitriyah tanpa sengaja melihat facebook Muri Handayani selaku pendiri Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Tanpa ragu, Dinii Fitriyah segera berkunjung ke rumahnya seorang diri. Dinii Fitriyah berupaya untuk mencurahkan segala hal yang dialaminya. Dari pertemuan tersebut, Dinii Fitriyah diajak untuk bergabung dengan komunitas Tangan Di Atas ( TDA ) Bandung.

Semenjak hal itu, benih – benih semangat Dinii Fitriyah mulai tumbuh. Suatu hari Dinii Fitriyah bersama sang suami diajak kakaknya ke UYM untuk bersilaturahim. Dari sanalah, Dinii Fitriyah dan sang suami mulai mengenal riba. Dinii Fitriyahpun akhirnya menyadari bahwa riba menjadi salah satu penyebab usaha yang dijalaninya tidak mengundang keberkahan.

Mengetahui hal tersebut, Dinii Fitriyah akhirnya pasrah untuk menjual ruko yang belum dilunasinya dengan harga jauh dibawah pasaran agar dapat segera terbebas dari jeratan riba. Namun, seringkali Dinii Fitriyah merasa kesulitan dalam menjualnya meskipun telah dijual dengan harga yang murah.

Atas saran dari UYM, akhirnya Dinii Fitriyah bersedekah. Padahal, saat itu Dinii Fitriyah dan sang suami tidak memiliki uang. Satu – satunya harta yang ada adalah motor suami. Akhirnya, motor yang belum lama lunas tersebut disedekahkab pada pesantren.

Bermodalkan keyakinan pada janji Allah, tak lama kemudian ruko pun berhasil terjual meskipun dengan harga yang murah. Dari hasil penjualan ruko, Dinii Fitriyah dan sang suami berupaya untuk melunasi hutang ke bank dan hutang dollar ke supplier. Setelah melunasi semua hutang, bermodalkan uang kurang lebih 85 juta. Dinii Fitriyah dan sang suami menggunakan uang tersebut untuk mengontrak ruko di Majalengka, tambahan modal usaha, refreshing, membagikannya pada orang tua dan anak yatim hingga yang tersisa hanya 30 juta.

Akhirnya uang 30 juta tersebut ditabung untuk membeli mobil sebagai fasilitas Dinii Fitriyah untuk keperluan belanja. Dalam kesehariannya, Dinii Fitriyah terbiasa dengan barang berkarung – karung sehingga kehadiran mobil tentu akan memberikan kemudahan.

Sebelum mendapatkan kontrakan toko, Dinii Fitriyah beserta suami dan tiga orang anaknya pernah tinggal selama 3 bulan di kamar kosan yang sempit. Hanya tidur beralaskan tikar namun setelah melewati proses yang dijalani dengan ikhlas. Akhirnya Dinii Fitriyah beserta keluarga dapat mendapatkan penghidupan yang lebih layak.

Baca Juga : Kisah Perjalanan Bisnis Siti Mukmainah, Pemilik Brand Ximplisiti yang Sangat Inspiratif

Meski pada awalnya, Dinii Fitriyah tidak berniat untuk menjalankan bisnis online. Namun karena keterbukaan dirinya untuk mempelajari serta mempraktekkan ilmu yang ada di Sekolah Bisnis Online ( SBO ) kini Dinii Fitriyah dapat meraih omset hingga 90 juta perbulan dari usaha pernak pernik dan aksesoris yang dijalankannya dengan dibantu 5 orang karyawan.


Leave a Reply