Semenjak Resign Menjadi Karyawan, Ina Dwiana Sukses Meraup Omset Ratusan Juta

  • 0
Ina Dwiana Pemilik Ameera-Style

Semenjak Resign Menjadi Karyawan, Ina Dwiana Sukses Meraup Omset Ratusan Juta

Sboplaza.com – Ina Dwiana, Pemilik Ameera-Style Olshop yang tekun dalam menjalankan bisnisnya memang terbukti layak dijadikan inspirasi bagi siapapun yang hendak berwirausaha. Sejak awal mendirikan Ameera-Style di tahun 2012, Ina Dwiana memutuskan untuk menjual aneka perlengkapan muslimah seperti gamis, pashmina, khimar, inner, aksesoris dan sepatu di toko onlinenya tersebut.

Dengan banyaknya perlengkapan muslimah yang ditawarkan di toko onlinenya, tentu tak terbayangkan bila di awal merintis bisnisnya tersebut. Ina Dwiana melakukannya seorang diri. Terlebih lagi, saat itu Ina Dwiana tengah bekerja di sebuah instansi.

Selama belasan tahun, Ina Dwiana menggeluti beragam jenis profesi dari berbagai instansi. Dimulai dengan berprofesi sebagai seorang Drafter, Asisten Interior Designer, Interior Designer, Senior Designer dan AutoCAD Specialist. Hingga pada akhirnya, di tahun 2010. Ina Dwiana berhasil diterima bekerja di sebuah perusahaan Audio Visual di Singapura hingga ia menikah di tahun 2011.

Ina Dwiana Pemilik Ameera-Style

Ina Dwiana bersama sang suami

Setelah sekian lama menjadi seorang karyawan, Ina Dwiana mengakui bahwa dirinya merasa terkekang, dilanda kejenuhan. Terlebih lagi, ia memiliki keinginan untuk bekerja dengan waktu dan tempat yang fleksibel agar dapat mengurus suami dan anak – anaknya kelak.

Demi mewujudkan keinginannya tersebut, Ina Dwiana mencoba bergabung di perusahaan Multi Level Marketing ( MLM ) dengan 2 produsen yang berbeda. Akan tetapi, Ina Dwiana tidak menemukan kecocokan disana. Hingga akhirnya Ina Dwiana memutuskan untuk berhenti.

Setelah berhenti menjadi anggota MLM, terlintas di dalam benak Ina Dwiana untuk membuka usaha pakaian muslim. Alasannya, tak lain dan tak bukan karena Ina Dwiana sendiri ingin berdakwah melalui pakaian muslimah yang dijualnya.

Ketika Ina Dwiana telah berhasil menentukan jenis produk yang hendak ia jual. Kemudian Ina Dwiana langsung mempersiapkan nama toko, akun facebook dan mencari target pasar. Saat membuka toko onlinenya tersebut, Ina Dwiana masih menjadi seorang karyawan. Bermodalkan 10 juta di genggaman, Ina Dwiana mencoba membeli produk dan menjualnya di pasaran.

Pada 3 bulan pertama berjualan, Ina Dwiana merasakan kesulitan dalam mencari konsumen. Namun, di bulan ke enam, toko onlinenya mulai mengalami perkembangan yang signifikan. Sehingga tak heran bila omset yang dihasilkan berhasil mengembalikan modal awal Ina Dwiana saat membuka toko onlinenya.

Bukan hal yang mudah dalam membangun Ameera-Style, apalagi Ina Dwiana masih berstatus menjadi seorang karyawan yang memiliki jam kerja mulai dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore. Tak jarang bila Ina Dwiana juga harus mengerjakan pekerjaan kantor saat weekend bila pekerjaan di kantornya sedang overload.
Setelah menunaikan santap malam, Ina Dwiana langsung mengelola toko onlinenya, Ameera-Style. Mulai dari merekap pesanan hingga membuat laporan keuangan. Dan hal itu, Ina Dwiana lakukan hingga jam 1 malam selama 2 tahun.

Dari perjuangannya tersebut, Ina Dwiana banyak mendapatkan pelajaran berharga seperti ilmu marketing, keuangan, bisnis, komunikasi dll. Di tahun 2014, Ina Dwiana dan suaminya memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Karena suami dari Ina Dwiana diterima bekerja di sebuah perusahaan audio visual baru di Singapura yang memperkenankannya untuk bekerja dimanapun berada. Mengingat pekerjaan yang diterima suami Ina Dwiana masih di bidang design menggunakan teknologi dan internet. Sehingga dapat dikerjakan dimanapun.

Dan di bulan September 2014, Ina Dwiana memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai seorang karyawan. Ina Dwiana berupaya untuk mendedikasikan dirinya di toko online miliknya, Ameera-Style.

Berkat ketekunannya, Ina Dwiana selaku alumni Sekolah Bisnis Online ( SBO ) kini dapat memperoleh hasil yang mengagumkan dari perjuangannya. Terbukti dengan omset yang diraih dari toko onlinenya tersebut mencapai angka 70 – 80 juta per bulan. Sungguh kisah perjuangan yang menginspirasi dan layak dijadikan motivasi.


Leave a Reply