Kisah Perjalanan Bisnis Siti Mukmainah, Pemilik Brand Ximplisiti yang Sangat Inspiratif

  • 0
Siti Mukmainah Pemilik Ximplisiti yang Sukses

Kisah Perjalanan Bisnis Siti Mukmainah, Pemilik Brand Ximplisiti yang Sangat Inspiratif

Sboplaza.com – Siti Mukmainah, pemilik toko online ximplisiti yang menawarkan aneka ragam tas dan dompet etnik berkualitas. Awalnya ia tak pernah menyangka bahwa dirinya akan menggeluti bisnis online. Padahal, Siti Mukmainah bercita – cita untuk menjadi seorang pekerja di perusahaan bonafit atau menjadi Pegawai Negara Sipil ( PNS ) seperti ayah dan kedua kakaknya.

Terlebih lagi, ia menyadari bahwa dirinya tidak berbakat untuk berjualan. Sebelumnya, Siti Mukmainah telah melamar pekerjaan di sebuah perusahaan vaksin terbesar di Asia Tenggara. Namun ia kerap kali dihadapkan dengan kegagaan.

Tak hanya melamar pekerjaan di sebuah perusahaan vaksin terbesar di Asia Tenggara, Siti Mukmainah juga sempat mendaftarkan dirinya untuk menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) namun lagi – lagi ia mengalami kegagalan.

Siti Mukmainah Pemilik Ximplisiti yang Sukses

Siti Mukmainah ( Kiri )

Setelah melamar pekerjaan kesana kemari, akhirnya Siti Mukmainah menjadi seorang tenaga honorer di sebuah instansi pemerintah. Dikarenakan upah seorang tenaga honorer tidak dapat mencukupi kebutuhannya. Akhirnya, Siti Mukmainah memutuskan untuk berjualan di sela waktu pekerjaannya.

Pada mulanya, Siti Mukmainah mencoba berjualan peyek. Alasannya karena orang tua dari temannya telah berhasil memproduksi peyek sendiri. Niat awalnya pun saat itu hanya sekedar untuk membantu temannya.

Padahal, apabila diakumulasikan, usahanya dalam berdagang peyek sama sekali tidak memberikan keuntungan bagi dirinya. Terlebih lagi, terdapat pengeluaran berupa ongkos yang harus dikeluarkan saat Siti Mukmainah mengambil peyek di rumah orang tua temannya.

Di tahun 2009 – 2011, Siti Mukmainah melahirkan anaknya. Saat itu Siti Mukmainah merasa kebigungan untuk menitipkan anaknya saat ia bekerja. Akhirnya, Siti Mukmainah memutuskan untuk resign dari pekerjaannya di sebuah instansi pemerintahan. Kemudian disusul suaminya yang memutuskan untuk resign saat tahun 2012.

Meski sebelumnya pernah dilanda kegagalan saat berjualan peyek. Selanjutnya di tahun 2012, Siti Mukmainah kembali berjualan keripik. Namun sayangnya, usaha keripiknya tidak dapat bertahan lama. Sehingga dengan berat hati, Siti Mukmainah harus menutupnya. Tak ingin terlalu lama meratapi kegagalann, akhirnya Siti Mukmainah kembali mencoba peruntungan lainnya dengan berjualan mie ayam. Mengingat suaminya sangat senang memasak. Akan tetapi, penjualan mie ayamnya tidak terlalu bagus.

Siti Mukmainah menyadari bahwa dirinya tidak bisa tinggal diam. Mengingat cicilan motor menunggu untuk dilunasi, selain itu biaya harian untuk kebutuhan anaknya yang saat itu masih bayi pun sangat penting untuk terpenuhi.

Daripada menyesali kegagalannya saat gagal berjualan, Siti Mukmainah mencoba untuk memanfaatkan peluang dengan berjualan mama soya pelancar ASI. Tanpa rasa ragu, Siti Mukmainah mendaftarkan diri sebagai agen.

Namun untuk kesekian kalinya, penjualan mama soya pelancar ASI nya harus menghadapi rasa sepi. Sehingga Siti Mukmainah kembali mengganti produk jualannya dengan sprei anti ompol. Tak hanya itu, Siti Mukmainah juga kerap kali berganti – ganti produk jualan dengan Tupperware, dompet etnik, sepatu dll.

Petualangan Siti Mukmainah dalam berjualan memang sangat banyak. Terlebih lagi, ia juga menyadari ketidakfahamannya dalam mengelola penjualan. Di tengah kegamangan yang melanda, Siti Mukmainah kembali mencoba membuka kedai kopi ala food truck dengan modal yang ia pinjam pada saudara. Sedangkan bisnis online nya sendiri masih kerap dijalankan untuk membantu kondisi keuangan.

Namun lagi – lagi, kedai kopinya harus tutup karena investor ingin langsung mendapatkan keuntungan hanya dalam waktu 1 bulan. Akhirnya, Siti Mukmainah kembali bekerja di sebuah instansi kesehatan untuk melunasi hutang, mencukupi kebutuhan serta mengumpulkan modal untuk kembali berbisnis.

Setelah semua dana terkumpul, Siti Mukmainah mengikuti workshop dan dipertemukan dengan Muri Handayani selaku pendiri Sekolah Bisnis Online ( SBO ) secara online. Dari sanalah Siti Mukmainah mulai mengikuti berbagai workshop yang diadakan Sekolah Bisnis Online ( SBO ) meskipun pada saat itu ia masih bekerja di sebuah instansi, namun hal itu tidak mengurungkan niat Siti Mukmainah untuk kembali berjualan dompet, tas etnik dan the Thailand secara fokus serta mempraktekan semua ilmu yang ia dapatkan di Sekolah Bisnis Online ( SBO ).

Baca Juga : Cerita Sukses Hurina M Arofah, Pemilik Rimanda Collection yang Sukses Memproduksi Ribuan Mukena

Setelah mendapatkan pemahaman usaha yang cukup, di tahun 2015 Siti Mukmainah kembali memutuskan untuk resign dari pekerjaannya. Setelah merealisasikan keputusannya untuk resign, Siti Mukmainah merasa bersyukur karena memiliki banyak waktu untuk melihat perkembangan buah hatinya. Selain itu, Siti Mukmainah juga dapat berwirausaha dengan fokus bersama suami tercinta. Terbukti dari kehadiran Ximplisiti, brand untuk dompet dan tas etnik miliknya yang kini telah berhasil memiliki karyawan dan meraih omset yang cukup menjanjikan.


Leave a Reply