Ssssttt…Jangan Bilang Siapa – Siapa Ya, Ini Harga Yang Harus Saya Bayar Untuk Mempertahankan Razha

  • 0

Ssssttt…Jangan Bilang Siapa – Siapa Ya, Ini Harga Yang Harus Saya Bayar Untuk Mempertahankan Razha

Sboplaza.com – Ssssttt…jangan bilang siapa” ya… 5 tahun menjalankan Razha, sudah puluhan kali terucap SAYA MENYERAH 😂 Nangis di pojokan kamar, udah ga kehitung berapa sering.

Gagal produksi puluhan juta, cacat bahan yang tidak bisa diretur karena terlanjur dipotong, karyawan “berulah”, kurir bermasalah, konsumen komplen, mem-PHK semua karyawan, stres manajemen waktu antara bisnis dan keluarga (punya 2 balita homeschooling), manajemen keuangan kacau, tagihan supplier datang tapi ga ada cash dll.. cape ngetiknya karena banyak bgt penderitaanku ahahhahahaaaa…

Ya itulah HARGA yang harus saya BAYAR untuk bisa mempertahankan Razha selama 5 tahun. Makanya kalo ga mau “menderita” ga usah ikutan buka OnlineShop, jadi ibu rumah tangga aja lebih nikmat 😀 Jujur terkadang saya iri dengan ibu” yang bisa punya banyak waktu untuk membuat masakan istimewa bagi keluarganya setiap hari. Lah saya…ga sempet. Sekalinya ada waktu, yang dipikirin kerjaan Olshop 😂

Tapi sekarang sih saya udah jarang baper 😅 alhamdulillah… karena saya punya NOBEL PURPOSE yang sudah direvisi saat mengikuti Innovative Competitive by Indrawan Nugroho.

Untuk bisa Rise above the crowd memang SUSAH tetapi BISA! Supaya hati kita tetap KUAT disaat SUSAH, kita WAJIB memiliki Nobel Pupose (tujuan mulia, menurut pemahaman saya).

Saat ini saya menjalankan Razha sebagai pilot project dalam mengajar di SBO (Sekolah Bisnis Online). Saya mau MEYAKINKAN peserta (saat ini sudah ada lebih dari 2.216 alumni yang tersebar di belasan negara, 99% wanita) bahwa OnlineShop bisa mengubah perekonomian keluarga menjadi lebih baik.

SBO membantu wanita untuk ikut berjuang (jihad) mencari nafkah demi meringankan beban suami, tanpa harus keluar rumah.

Taukan berapa beban biaya pendidikan saat ini?
Taukan berapa harga rumah saat ini?
Taukan berapa biaya kesehatan saat ini?

Saya lahir di keluarga sederhana, ibu saya punya rumah makan kecil, berangkat subuh untuk kepasar lalu pulang diatas jam 9 malam. Ayah saya pernah menjadi supir angkot. Kami anak”nya merasa kekurangan kasih sayang karena kedua orang tua sibuk bekerja diluar. Pastilah seorang anak butuh didengarkan ceritanya selepas sekolah. Butuh tempat curhat ini itu. Butuh diapresiasi dll.

Itulah yang melatarbelakangi DENDAM (dendam positif tentunya) saya. Saya bertekad, anak” saya tidak boleh merasakan hal yang sama. Saya harus selalu HADIR dalam kehidupan mereka.

Silahkan googling apa penyebab kenakalan remaja saat ini. Sebagian besar karena kurangnya kehadiran orang tua dalam kehidupan mereka.

Baca : 7 Alasan Mengapa Sekarang Saat yang Tepat Untuk Anda Belajar Bikin Brand Fashion Sendiri

Sebagai sarjana, saya ga mau nganggur donk, tapi ga mau kantoran. Alhamdulillah Allah tunjukin jalan di Online Shop. Bisa dikerjain dirumah dengan waktu yang fleksibel. Walaupun bisnis rumahan, tapi bisa menafkahi 14 karyawan, 10 tim penjahit dan ratusan distributor + agen.

Jadi..kalo saya sedang lelah jiwa raga #eeehhh saya langsung mengingat kembali NOBEL PURPOSE.

Apa Nobel Purpose mu? Cerita donk…


Leave a Reply