Cerita Inspiratif Fikya Fara Collection, “Omset Meledak Berkat Gamis Anak”

  • 0

Cerita Inspiratif Fikya Fara Collection, “Omset Meledak Berkat Gamis Anak”

Sboplaza.com – Fikya, ibu dari dua orang anak yang juga berpredikat sebagai pemilik Fara Collection. Toko online yang menjual aneka gamis anak katun jepang berkualitas. Sebelumnya tak pernah terfikirkan oleh Fikya untuk berbisnis online.

Mengingat Fikya adalah lulusan di sebuah akademi keperawatan yang pernah memulai karirnya sebagai seorang verifikator Jamkesmas ( Jaminan Kesehatan Masyarakat ) yang bertugas untuk mengurus berkas klaim Rumah Sakit sejak tahun 2008.

Dalam kesehariannya sebagai seorang verifikator, Fikya terbiasa berselancar di dunia maya. Hingga pada tahun 2012, tanpa sengaja ia melihat seorang penjual gamis anak yang sangat lucu di linimasa facebooknya. Berbekal ketertarikan pada gamis tersebut, Fikya pun akhirnya memutuskan untuk membeli gamis tersebut sebanyak 3 pcs.

Fikya bersama buah hatinya

Setelah barang sampai di rumahnya, Fikya merasa terpukau karena bahan gamis tersebut terbilang cukup bagus dan berkualitas. Tiba – tiba terlintas dalam benaknya untuk menjual kembali gamis anak katun jepang tersebut dengan menjadi seorang reseller.

Sebagai langkah awal, Fikya mengupload 8 foto gamis di akun facebooknya. Ternyata, sambutannya luar biasa. Betapa senangnya Fikya karena ia berhasil menjual gamis – gamis tersebut.

Selanjutnya Fikya pun memutuskan untuk naik tingkat dari reseller menjadi agen. Meskipun syarat menjadi agen diharuskan untuk melakukan pembelian 10 seri setiap bulannya. Kurang lebih total transaksi yang dilakukan sekitar 3 jutaan. Bermodalkan gaji dan kelebihan uang bulanan, Fikya memutuskan untuk menyanggupi persyaratan tersebut.

Saat lebaran, toko online nya cukup ramai pembeli namun setelah melewati masa lebarang menjadi sepi. Yang kemudian hal itupun menyebabkan stock menumpuk. Hal itu tentu menjadi kendala yang luar biasa bagi Fikya dalam berbisnis. Hingga pada akhirnya di tahun 2014, Fikya mendapatkan tawaran dari temannya untuk mengikuti program optimasi instagram yang diadakan di Sekolah Bisnis Online ( SBO ).

Fikya mengakui bahwa pada saat itu ia benar – benar belum mengenal instagram. Namun, Fikya yakin bahwa ilmu adalah modal utama yang penting untuk perkembangan bisnisnya. Akhirnya Fikya pun mengiyakan untuk mengikuti ajakannya dalam mengikuti program optimasi instagram di Sekolah Bisnis Online ( SBO )

Setelah mengikuti program di Sekolah Bisnis Online ( SBO ) Fikya merasa telah mendapatkan pencerahan lahir bathin. Yang awalnya berjualan hanya sekedar mendapatkan untung. Kini Fikya menjadi lebih termotivasi dan mendapatkan arahan bagaimana jualan yang sebenar – benarnya jualan di Sekolah Bisnis Online ( SBO )

Di bulan Desember 2014, Fikya sangat bersyukur karena jualannya mulai lancar. Bahkan penjualannya mendapatkan peningkatan di angka 14 juta. Kemudian di tahun 2015, Fikya kembali mengikuti kelas lain di Sekolah Bisnis Online ( SBO ) yakni kelas utama 4.1 untuk mengembangkan bisnisnya menjadi lebih baik. Bersyukur, penjualan gamis anak katun jepangnya mengalami peningkatan dengan omset tahunan mencapai 9 digit.

Sejalan dengan hal itu, Fikya pun memutuskan untuk merekrut seorang Admin untuk menghandle pesanan. Dengan semakin lancarnya bisnis yang dijalankan, tak henti – hentinya Fikya kembali mengucap syukur karena angka penjualan di bulan April 2016 mencapai 10 digit.

Baca : Desi Suryani, Pemilik SKR Textile Dengan Omset Puluhan Juta Di Dalam Rekening

Sebagai alumni Sekolah Bisnis Online ( SBO ), Fikya selalu ingat pesan dari Muri Handayani selaku pendiri Sekolah Bisnis Online ( SBO ) bahwa kita

“Jangan pernah malu untuk bermimpi, biarlah orang lain menertawakan mimpimu. Fokuslah pada bisnismu, gak usah baper pada kompetitor. Bikin dada sesak. Selalu bikin inovasi kalau tidak ingin bisnis nya mati.” – Muri Handayani

Pesan tersebut dijadikan sebagai motivasi bagi Fikya untuk terus berkembang dan tak pernah pantang menyerah. Semoga ulasan ini dapat memberikan inspirasi yang luar biasa bagi siapapun yang membacanya. Bahwa tak ada sesuatu yang mustahil apabila mau mengupayakannya.


Leave a Reply