Category Archives: Kisah Inspiratif

  • 0
Titi Limanjaya Pemilik Baju Lucu 39000

Belajar Dari Titi Limanjaya, Pemilik Baju Lucu 39000 yang Sukses

Sboplaza.com– Belajar Dari Titi Limanjaya, Pemilik Baju Lucu 39000 yang Sukses

Titi Limanjaya, Seorang ibu rumah tangga yang sukses merintis bisnisnya dari rumah. Bisnis fashion yang digelutinya menawarkan aneka produk fashion seperti Sweater, Baju Casual, Baju Hijab, Jaket dll. Sebagai owner @Bajulucu39000, Tentu Buah dari kesuksesan yang didapatkannya ini tidak diraih secara instan. Sebagai anak yang lahir dari keluarga sederhana yang tidak memiliki latar belakang bisnis. Titi Limanjaya dengan gigih belajar berbisnis secara otodidak.

Berawal di tahun 2008, Saat dimana Titi Limanjaya memutuskan untuk resign dari pekerjaannya di sebuah instansi farmasi untuk menggeluti bisnis online. Pada saat itu, platform yang digunakan untuk berjualan adalah multiply. Sebelum pada akhirnya berjualan produk fashion, Titi Limanjaya sempat berjualan produk herbal seperti Sugar Wax dan Penghilang Bulu Alami Homemade. Beruntungnya, produk yang ia tawarkan mendapatkan respon yang baik di mata konsumen. Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah orderan hingga berpuluh – puluh paket.

Namun, tak lama kemudian. Titi Limanjaya mendapatkan ujian dengan kenyataan bahwa Ibunya menderita kanker lambung. Tak ingin menyerah dengan keadaan, Titi Limanjaya tetap giat menjalankan bisnisnya langsung di rumah sakit sambil menemani sang ibu di rumah sakit. Dimulai dari merespon orderan, rekap, cek mutasi hingga melakukan pemesanan pada supplier.

Pada saat itu pula, sang suami yang tengah bekerja di sebuah instansi juga ikut membantu menyiapkan barang, packing hingga mengirimkannya ke instansi jasa pengiriman sebelum berangkat kerja.

Hal itu dilakukan demi menanggung anggaran pengobatan Ibu Titi Limanjaya selama menjalani pengobatan di rumah sakit. Namun, Tuhan berkehendak lain. Dan tepatnya pada tahun 2010, Ibu Titi Limanjaya meninggal dunia.

Tentu hal ini menjadi sebuah kesedihan yang mendalam bagi Titi Limanjaya. Hingga akhirnya Titi Limanjaya bersama suaminya memutuskan untuk menjalani bisnis online yang digelutinya dengan serius. Dan suami Titi Limanjaya juga memutuskan untuk resign dari tempat kerjanya sebagai bukti keseriusannya dalam menekuni bisnis online bersama sang istri.

Titi Limanjaya Pemilik Baju Lucu 39000

Titi Limanjaya ( Kanan )

Untuk memudahkan bisnis online yang digelutinya, akhirnya Titi Limanjaya memutuskan untuk merekrut 1 orang asisten. Seiring berjalannya waktu, tabungan yang sempat terkuras akhirnya dapat terisi kembali. Dan tak hanya itu, omset dari bisnis online nya pun melesat hingga dapat mencukupi kebutuhannya untuk membeli mobil.

Namun tiba – tiba saja, platform multiply yang dimanfaatkan Titi Limanjaya sebagai tempat untuk berbisnis online tiba – tiba ditutup di tahun 2012. Bagaikan petir di siang bolong, omset bisnis onlinenya pun akhirnya ikut merosot. Seakan tak percaya, Titi Limanjaya merasakan kehilangan sumber mata pencahariannya. Terlebih lagi, tabungan yang dimilikinya juga ikut terkuras untuk biaya melahirkan anak pertamanya.

Meski terbilang cukup menyakitkan, lambat laun Titi Limanjaya kembali beralih ke facebook untuk berbisnis online. Namun, sayangnya penjualan pada saat itu hanya sedikit saja sehingga tidak cukup untuk menutup biaya operasional. Ditambah, saat itu Titi Limanjaya tengah hamil dan harus kembali mempersiapkan biaya operasi Caesar untuk anak keduanya. Setelah melahirkan anak keduanya, barulah Titi Limanjaya berfikir untuk menggeluti bisnis di bidang lain.

Dan saat itulah, Titi Limanjaya bersama sang suami memutuskan untuk menjual produk fashion. Namun sayangnya, ketika hendak merintis bisnis baru. Modal bisnis yang dimilikinya tidak mencukupi. Sehingga pada akhirnya Titi Limanjaya bersama sang suami harus merelakan mobilnya untuk dijual.

Setelah menjual mobilnya dan kembali berbisnis, tepatnya di akhir tahun 2013. Titi Limanjaya bertemu dengan Muri Handayani selaku pendiri Sekolah Bisnis Online yang merupakan teman Titi Limanjaya saat masih di Multiply dan Grup Gober.

Saat itu pertemuan keduanya berlangsung di acara workshop Instagram yang diadakan oleh Sekolah Bisnis Online. Meski belum memiliki smartphone berbasis android, Titi Limanjaya tetap mengikuti workshop tersebut dan mempelajari tips dan triknya.

1 Minggu setelah mengikuti workshop Instagram yang diselenggarakan Sekolah Bisnis Online, Suaminya membelikan smartphone android yang kemudian dimanfaatkan Titi Limanjaya sebagai platform bisnis onlinenya. Alhasil, omset bisnis onlinenya meroket. Bahkan Titi Limanjaya bersama sang suami merasa kewalahan dalam melayani pemesanan.

Bisa dikatakan bahwa omsetnya melebihi omset yang didapatnya dahulu saat berjualan di multiply. Dan kini untuk memudahkan bisnisnya, Titi Limanjaya bersama sang suami telah memiliki team yang berjumlah 7 orang. Untuk melihat detail produk yang ditawarkannya, silahkan kunjungi www.bajulucu39000.com juga akun instagramnya @bajulucu39000


  • 0

Candra Lela Alumni SBO yang Sukses Mendirikan Rumah Madu Hutan Jambi

Sboplaza.com – Candra Lela Alumni SBO yang Sukses Mendirikan Rumah Madu Hutan Jambi

Candra Lela adalah salah satu dari 3.412 alumni SBO (Sekolah Bisnis Online) yang sukses dengan bisnisnya. Pada awal berbisnis beliau hanya mampu menjualkan 10 pcs madu saja. Hingga sekarang Alhamdulillah bisa produksi hingga 4.000 pcs madu perbulannya dan omset 10 juta perhari.

Tentu hal ini tidak didapat dengan cara instan. Banyak hal yang dihadapi, jatuh bangun, keringat, hingga tahun 2016 beliau mengalami masa sulit yang paling parah yang pernah dialaminya. Tetapi di tahun 2017 beliau mulai bangkit dan mulai mencari-cari ilmu bisnis sampai akhirnya bertemu dengan SBO (Sekolah bisnis Online) dan buku #RAMSBO (Resep Ampuh Membangun Sistem Bisnis Online).

Dari buku RAMSBO ini beliau belajar bagaimana caranya mengatur sistem kerja, jobdes hingga membina karyawan. Rumah Madu Hitam Jambi ini sebenarnya sudah berdiri sejak lama. Sudah sekitar 10 tahun.  Bisnis madu hutan ini saya mulai dengan modal awal 2 juta. Dari uang 2 juta ini beliau mendapatkan 1 galon madu. Hingga sekarang sudah mencapai 4 ton lebih.. Alhamdulillah.

Definisi sukses itu bukan dihitung semata-mata dari uang yang kita dapat, besar untung yang kita terima. Tetapi sukses itu ketika kita mampu melewati hal terberat dalam hidup dan mampu bangkit menerima semua kegagalan dan menjadikannya sumber kekuatan. Itu semua lebih berharga dari uang dan keuntungan yang didapat.

Baca: 4 Produk Terlaris Yang Menjadi Incaran Para Konsumen

Bisnis itu suatu hal yang memerlukan perjuangan. Jika tanpa perjuangan, kerja keras dan air mata, semua orang sudah sukses, semua orang didunia ini sudah menjadi pebisnis. Buktinya hanya orang-orang kuat yang bisa menjadi sukses dalam berbisnis. Ketika bisnis kita down jangan berputus asa. Minta pertolongan Allah, berikhtiar dan terus berproses belajar tanpa tidak pernah berhenti.

Itu adalah pesan dari beliau untuk kita semua. Semoga Emak-Emak yang membaca cerita ini menjadi orang-orang sukses kelak dan bisnisnya semakin besar aamiin.


  • 0

Cara Praktis Menghitung Harga Jual

Sboplaza.com – Cara Praktis Menghitung Harga Jual

Nangis bombay deh kalo udah salah ngitung harga jual  Saya sudah pernah ngalamin, nyesek Mak! Bukannya untung, malah buntung hiiiksss….!

Menurut saya, ada 2 cara untuk menghitung harga jual.
1. Dari harga jual menuju ke harga produksi.
2. Dari harga produksi menuju ke harga jual.

Untuk point 1, yang harus Mak lakukan adalah riset TARGET MARKET dan riset PASAR terlebih dahulu. Berapa sih harga jual di pasaran? Kompetitor jualnya berapa? Bukan berarti kita harus menentukan harga jual dibawah harga kompetitor. Kita bisa saja jual lebih mahal, namun dengan diiringi penambahan VALUE. Sehingga konsumen tetap rela bayar dengan harga lebih mahal, namun mendapatkan manfaat, kebahagiaan dan kepuasan lebih banyak.

Misalnya harga jual di pasaran Rp.100.000.
Ini saya coba bedah dengan potongan diskon di RAZHA.

Reseller disc.20%.
100.000 – 20.000 = 80.000

Agen disc. 30%.
100.000 – 30.000 = 70.000

Ditributor disc.40%.
100.000 – 40% = 60.0000

Maka misalnya distributor membeli ke RAZHA, omset masuknya adalah 60.000. Ini adalah harga terrendah yang masuk ke kas RAZHA.

Dari 60.000 ini harus bisa menutupi:
1. Harga Pokok Produksi
2. Biaya operasional
3. Biaya pengembangan bisnis
4. Biaya penyusutan alat
5. Pajak + Zakat
6. …..
7. ……
8. …..
9. KEUNTUNGAN

Nah 9 point di atas itu harus Mak buat serinciiiiiii mungkin. Jangan sampe ada biaya yang lupa Mak masukin. Padahal kita tetap membayarkannya.

Point 2 – 9 dihitung. Maka point 1 Mak juga nantinya bisa tahu berapa harga pokok produksi yang bisa dialokasikan. Sehingga besaran nilai point 1 sangat mempengaruhi jenis bahan yang digunakan, jumlah bahan yang digunakan, harga jasa pembuatan, model dan harga kemasan produk dll.

Jika… misalnya… harga pokok produksi ada di angka 20.000. Maka Mak harus fokus mencari bahan baku yang kurang dari 20.000. Karena kan harus ada biaya jasa pembuatan, kemasan, foto produk, resiko reject dll.

Nah pusing kan jadi produsen? wakakakaaa…
Mau dapet untung banyak ya harus siap pusingnya banyak hihihiiii…

Baca: Cara Jualan Di Instagram Agar Banjir Order

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Mak… udah berapa kali ganti bisnis?

Sboplaza.com – Mak… udah berapa kali ganti bisnis?

Coba kita cari cermin, ajak ngobrol orang yang ada di cermin.

+ Hai cantik…
– Hai juga cantik…
+ Kamu sudah berapa kali ganti bisnis?
– 6 Kali
+ Mau ganti sampe berapa kali?
– Maunya sih ini bisa tumbuh besar dan menikmati sukses.
+ Coba renungkan, apa yang menyebabkan 6 bisnisnya gagal?
– Hmmm… apa ya?
+ Kalo diminta untuk mengulang waktu, jalanin bisnis yang lama itu, bisa sukses kah?
– Ya gak akan, udah coba.
+ Berapa lama cobanya?
– Gak sampe setahun.
+ Sudah menggunakan cara apa saja menjalankannya?
+ Pemasarannya sudah pelajari caranya?
+ Startegi mencari konsumennya sudah dipelajari dari ahlinya?
+ Ilmu menjalan bisnisnya sudah belajar kemana aja?
+ Apa sudah dipraktekin 10.000 jam?
– Hmmmm… baru coba-coba, trus sepi, ya ganti lagi.
– Jadi… sepi itu bisa jadi bukan karena produknya yang jelek/gak laku ya, tapi karena gak punya ilmu menjalankan bisnis yang baik dan benar.
+ Sekalinya ada ilmu, prakteknya gak tahan banting. Baru gagal dikit udah nyerah, eh langsung ganti bisnis lain.
+ Ketika sudah ganti bisnis baru, sekali dua kali coba belum berhasil, eh ganti bisnis lagi.
+ Nah mau sampe kapan Mak cantik gonta ganti bisnisnya?
+ Mending ganti “cara menjalankan bisnisnya”
+ Ganti metode pemasarannya.
+ Ganti jam kerjanya, tadinya cuma sampingan, sekarang seriusin donk.
+ Ganti tontonannya, tadinya acara gosip, sekarang fokus cari ilmu bisnis.
+ Ganti bacaannya, tadinya tabloid dan koran, sekarang fokus dulu baca buku bisnis.
+ Ganti temannya, tadinya grupis sama orang yang pesimis, sekarang cari teman yang sesama pejuang bisnis. Supaya banyak yang menyemangati dan ada tempat diskusi.

Mak gak punya cermin? Sini aku kasih :p

Aku sayang kamu Mak.. iya kamu… Terus semangat ya memperjuangkan bisnis yang sudah Mak jalani sekarang. Cobain dulu dengan cara TAMBAH ILMU + TAMBAH JAM KERJA. Minimal 10.000 jam kerja (dihitung jam kerjanya perhari dan diakumulasi). Praktek, evaluasi, tambah ilmu, praktek, evaluasi, tambah ilmu, praktek……

Capek?

Ya iyalah pasti, kan mau dapet omset milyaran ^_^Kalo gak capek, nanti penghasilannya cuma bisa untuk beli kipas angin hihihiii…

Baca: Cara Menghadapi Tim yang Susah Diatur

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Iis Sholihat Owner Arfah.hjb Sukses Miliki Lebih Dari 30 Agen Dan Reseller Hanya Bermodalkan Smartphone.

Sboplaza.com – Iis Sholihat Owner Arfah.hjb Sukses Miliki Lebih Dari 30 Agen Dan Reseller Hanya Bermodalkan Smartphone.

Iis Sholihat.. Salah satu alumni SBO (Sekolah Bisnis Online) angkatan 8.0.4 ini biasa dipanggil Aisha oleh kebanyakan orang. Beliau adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki 2 orang anak dan tinggal disebuah Desa bernama Ciputih daerah Kabupaten Bandung.

Ia berhasil memiliki puluhan agen dan reseller yang tersebar di Indonesia. Tentunya sebuah kesuksesan ini tidak Aisha dapatkan dengan mudah, banyak lika-liku kehidupan yang Ia lewati bersama suami.

Awal mula Aisha bertekad untuk membuka online shop hijab dikarenakan usaha suami yang tiba-tiba bangkrut, semua harta benda yang dimiliki ia jual, hutang numpuk hampir 100 JUTA. Teman-temanpun seketika menjauh dan rumah tangga hampir berantakan, putus asa pernah menghampiri hidup Aisha.

Hinga akhirnya Aisha serahkan semua urusannya kepada Allah.

Disuatu malam berdoa dan mengharap bantuan hanya kepada Allah SWT. Aisha berdoa dan meminta agar hatinya ikhlas menjalani semua ujian ini dan Ia memiliki keyakinan Allah akan menolongnya karena dalam kesulitasn pasti ada kemudahan.

Dari doa itu Allah telah menitipkan sesuatu yang tidak bisa dinilai dengan materi, yaitu KEBERANIAN. Sejak saat itu Aisha menjadi lebih percara diri untuk menjalani ujian hidupnya. Dengan pertolongan Allah Aisha dan suami bisa merintis usaha yang baru.

Dengan bermodalkan nol rupiah dan smartphone Aisha menjadi dropshipper salah satu produk hijab lalu Ia jualkan secara online. Tepat tanggal 6 September 2015 Aisha menamai usahanya arfah.hjb.

Keuntungan yang Ia dan suami dapat dari usaha tersebut dikumpulkan hingga mencapai 500.000 dan dari 500.000 itulah

Aisha dan suami mulai memutuskan untuk merintis bisnis online dengan produk sendiri dan memutuskan untuk mengikuti pelatihan Kelas Utama SBO (Sekolah Bisnis Online)

Baca : Ikuti Tips Ini Agar Pengeluaran Tidak Membludak

Awal merintis bisnis online arfah.hjb hanya mengirim 3-5 paket perhari, hari demi hari penjualan meningkat menjadi puluhan paket perhari dan Alhamdulillah sekarang arfah.hjb bisa mengirim ratusan paket perharinya.

Dan arfah.hjb sekarang memiliki 3 penjahit, satu customer service, 2 admin packing dan lebih dari 30 agen dan reseller.

Semua bisnis membutuhkan proses, butuh perjuangan, butuh konsistensi dan jangan mudah putus asa dengan keadaan karena kita mempunya Allah SWT pemilik alam semesta ini.

Bukanlah kemenangan dan kesuksesan yang menjadi tujuan kita melainkan menikmati setiap proses dan mensyukuri setiap karunia merupakan tujuan yang sebenarnya.

Bila gagal dan terjatuh, bangkitlah dan coba kembali karena bangkit dari keterpurukan merupakan satu solusi agar kita tetap berdiri dan semangat kembali.

 

 


  • 0

Alumni SBO Kena Imbas Banjir Closing Karna Baca EEJJ

Category : Kisah Inspiratif

Alumni SBO Kena Imbas Banjir Closing Karna Baca EEJJ – Merinding Baca Ini…

Dapet chat dari Mba Aisha owner Arfah.hjb

Alhamdulillah ini orderan per hari aku hasil jualan di facebook.

Dulu aku jualan hanya di Instagram aja, menurut aku lebih mudah jualan di ig dan yang Order selalu banyak.

Alhamdulillah setelah diajarin sama bu Guru, sampai saat ini yang order di Facebook semakin banyak.

Aku ajarin admin order tentang cara closing yang ada di buku EEJJ, Mantaaabb setiap hari selalu banyak yang transfer. hehehe

walaupun olshop aku omzetnya belum seperti olshop2 besar, namun aku selalu bersyukur dengan pencapaian bisnisku saat ini. Dengan modal nol rupiah, kini aku punya arfah.hjb

Baca: 4 Hal Penting Bagi Anda Yang Ingin Memulai Bisnis Online

Terima kasih bu Guru atas ilmu2 yang sangat bermanfaat

😍😍😍😍😍

Mba Aisha ini Alumni SBO Kelas 8.0.4. Izin Allah bisnisnya makin meroket. Semoga Allah selalu mudahkan segala urusannya dan mampukan melewati semua ujian naik kelasnya.

Begitu juga dengan Mak. Sosial media manapun yang Mak pilih, semoga semuanya membawa keberkahan aamiin..

Luv u Mak..


  • 0

Cerita Kumala Sari yang Berhasil Sambangi Banyak Negara Berkat Bisnis Minyak Kutus-Kutus

Cerita Kumala Sari yang Berhasil Sambangi Banyak Negara Berkat Bisnis Minyak Kutus-Kutus – Kumala Sari mengawali karirnya sebagai seorang accounting audit intern sejak tahun 2002. Hingga suatu ketika perusahaan tempat ia bekerja melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada Kumala Sari. Bagi sebagian orang, bila berada di posisi Kumala Sari tentu akan merasa sedih.

Namun sebaliknya, Kumala Sari justru merasa senang dengan keputusan tersebut. Kumala Sari mengaku bersyukur karena dengan begitu dirinya dapat lebih fokus dalam berbisnis. Selain itu, Kumala Sari juga bersyukur karena ia masih diperbantukan untuk urusan keuangan di perusahaan tersebut yang bahkan memberikan bayaran lebih tinggi dari gajinya sebulan saat masih menyandang status karyawan.

Bidang bisnis yang dipilih Kumala Sari adalah bisnis minyak kesehatan kutus-kutus. Demi memaksimalkan bisnisnya, Kumala Sari memutuskan untuk mengikuti kelas di Sekolah Bisnis Online ( SBO ) yang didirikan oleh Muri Handayani. Sebelumnya, dirinya tak pernah menyangka bahwa bisnis minyak kutus-kutusnya tersebut dapat menyalurkan passion Kumala Sari yakni melakukan perjalanan ke berbagai daerah bahkan ke luar negeri.

Beberapa negara telah dijelajahi Kumala Sari diantaranya Malaysia, Singapura, Vietnam, Jepang, Arab dan Turki. Bersyukur semua pengalaman dalam melakukan perjalanan Kumala Sari dibiayai oleh dirinya sendiri. Kita mungkin seringkali merasa iri dengan mereka yang melakukan perjalanan dengan biaya dari perusahaan dan ternyata tanpa disadari banyak orang yang justru merasa lebih iri kepada Kumala Sari yang sanggup membiayai perjalanannya sendiri.

Namun, manisnya kesuksesan yang didapat Kumala Sari tidak diraih secara Cuma-cuma. Sebelumnya, Kumala Sari pernah melewati masa – masa dimana perkembangan bisnisnya biasa-biasa saja.

Ia bahkan seringkali tidur jam 12 malam bahkan lebih diatas jam 12 malam karena harus menjalankan bisnisnya. Hingga akhirnya kedua orang tuanya menegurnya bahwa menjemput rezeki jangan sampai melupakan banyak hal penting lainnya seperti lupa makan dan menunda – nunda waktu shalat.

Dalam setiap sujud, Kumala Sari selalu berharap agar dapat dipertemukan dengan guru yang dapat mengajarkan bisnis dengan baik. Akhirnya takdir mempertemukan antara Kumala Sari dan Muri Handayani. Saat itu Kumala Sari berkesempatan untuk menjadi panitia seminar SBO bersama Dewi Sri, Ike Meilina Putri, Reni Jaya dan Fatahilah Ramli.

Setiap kali melihat Muri Handayani, ada perasaan kagum dan perasaan seakan tak percaya dapat berkumpul dengan pengusaha hebat. Hal yang paling membekas bagi Kumala Sari saat dirinya mendapatkan gamis dari Reni Jaya dan Dewi Sri, kacang dari Widji Handayani dan Dompet dari Merry Sasmita.

Baca: Kisah Getir Sosialita Dewi Prastyowati yang Pernah Terjebak Kasus Penipuan Saat Menjalankan Bisnis

Dari sana, Kumala Sari menyadari pentingnya berbagi. Kumala Sari pun semakin memantapkan diri untuk berjualan minyak kutus-kutus tanpa mengeluh. Meminta do’a setiap hari kepada kedua orangtuanya. Kumala Sari bahkan memberanikan diri untuk bersedekah 3 juta perminggu di hari jum’at dan setiap harinya bersedekah gila-gilaan walaupun hanya menyisakan uang 10ribu saja di kantongnya.

Tak hanya itu, sebagai alumni Sekolah Bisnis Online (SBO). Kumala Sari juga mengaplikasikan ilmu yang didapatnya di SBO. Dan yang terpenting adalah Kumala Sari selalu yakin bahwa Allah maha pengatur segala urusan dan paling mengetahui apa yang dibutuhkan hamba-Nya.

Seiring berjalannya waktu, kini bisnis minyak kesehatan kutus-kutus pun menemui kesuksesannya sendiri. Alhasil, kini Kumala Sari berkesempatan untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang traveler yang senang menjelajahi bumi. Sungguh pencapaian yang luar biasa.

 


  • 0

Kisah Getir Sosialita Dewi Prastyowati yang Pernah Terjebak Kasus Penipuan Saat Menjalankan Bisnis

Kisah Getir Sosialita Dewi Prastyowati yang Pernah Terjebak Kasus Penipuan Saat Menjalankan Bisnis – Sosialita Dewi Prastyowati, pemilik online shop dengan nama Sosialyta Online Shop yang dapat dikunjungi di sosgrosirbaju.com. Mulanya, Sosialita Dewi Prastyowati mengawali bisnis online nya sebagai dropshipper di tahun 2009. Inspirasi untuk berbisnis online muncul saat ia sedang menjaga warnet milik orang tuanya. Tak hanya itu, Sosialita Dewi Prastyowati juga memiliki sambilan pekerjaan lain sebagai pengajar les privat di dua tempat.

Meski melelahkan namun Sosialita Dewi Prastyowati menyadari bahwa ia senang melakukannya. Bermodalkan nomor rekening milik ibunya, nomor handphone beserta akun facebook miliknya.

Sosialita Dewi Prastyowati pun memulai perjalanan bisnisnya sebagai dropshipper. Meski dengan margin keuntungan yang berkisar diantara 40000 hingga 60000 namun Sosialita Dewi Prastyowati sangat bersyukur karena di bulan pertama bisnisnya, Sosialita Dewi Prastyowati telah berhasil menjual 7 baju.

Seiring berjalannya waktu, keuntungan dari bisnis online nya mengalami peningkatan hingga dirinya pun memutuskan untuk berhenti menjadi pengajar les privat. Pada saat itu, belum marak penipuan bisnis online sehingga bisnisnya pun berjalan lancar.

Bahkan setiap bulannya Sosialita Dewi Prastyowati dapat mengantongi uang senilai Rp. 700.000 – 1.200.000,- bagi anak kuliahan seperti Sosialita Dewi Prastyowati saaat itu tentu nominal uang tersebut sangat besar. Dengan keuntungan bisnis onlinenya tersebut, Sosialita Dewi Prastyowati mampu membeli laptop sendiri.

Akan tetapi, Sosialita Dewi Prastyowati menemui kendala saat menjalankan bisnisnya. Kendala tersebut berada di bagian stock. Mengingat Sosialita Dewi Prastyowati tidak memiliki stok sendiri maka seringkali ia dihadapkan pada suatu keadaan dimana ia berhasil closing namun barang sudah habis di supplier. Bisnis online yang dijalankannya ini bertahan cukup lama. Bahkan setelah lulus kuliah dan bekerja pun Sosialita Dewi Prastyowati masih nyambi berjualan online.

Sosialita Dewi Prastyowati bersama sang suami

Di gajinya yang ke 3, Sosialita Dewi Prastyowati berhasil mengumpulkan uang senilai Rp. 3.200.000,- dan memutuskan untuk menginvestasikan uang tersebut stok barang dan membeli handphone khusus untuk berbisnis online.

Untuk meningkatkan penghasilan, Sosialita Dewi Prastyowati coba memutarkan uang tanpa mengkonsumsi uang tersebut. Dalam artian lain, Sosialita Dewi Prastyowati memutar keuntungan menjadi barang.

Di tahun 2012, Sosialita Dewi Prastyowati pernah mengalami permasalahan yang cukup serius dalam bsinis onlinenya. Rupanya ia mengalami penipuan segitiga. Penipuan dimana Sosialita Dewi Prastyowati mendapatkan pembeli yang tiba – tiba mentransfer uang senilai 3 juta ke rekeningnya.

Dan mengatakan bahwa ia hendak memilih – milih baju di toko onlinenya. Tanpa rasa curiga, Sosialita Dewi Prastyowati merasa senang karena orang tersebut akan melakukan transaksi dalam jumlah banyak.

Setelah memilih produk dan menghitung total seluruh yang dibelanjakan. Ternyata uang yang dihabiskan senilai Rp. 2.168.000,- dan orang tersebut kemudian meminta sisa uangnya untuk ditransfer kembali ke rekening lain.

Seminggu kemudian, Sosialita Dewi Prastyowati mendapat teguran dari agen ekspedisi langganannya yang mengatakan bahwa dirinya telah menipu seseorang. Sosialita Dewi Prastyowati merasa kaget mendapatkan pernyataan tersebut.

Sosialita Dewi Prastyowati meminta penjelasan dari pihak ekspedisi agar mengatakan siapa yang telah memfitnahnya. Dan ternyata yang memfitnah Sosialita Dewi Prastyowati adalah teman sesama online shop yang sering ia temui di tempat jasa ekspedisi.

Mendengar hal itu, Sosialita Dewi Prastyowati marah karena mendapat fitnah seperti itu. Hingga akhirnya Sosialita Dewi Prastyowati mengajak teman online shopnya tersebut bertemu di tempat jasa ekspedisi. Akhirnya, teman online shop tersebut memberi tahu akun facebook yang merasa tertipu dengan rekening mandiri atas nama Sosialita Dewi Prastyowati.

Akhirnya Sosialita Dewi Prastyowati mencari data transfer di buku rekapan dan menjelaskan bahwa memang dirinya mendapat transfer senilai Rp. 3 juta persis dengan yang dilaporkan. Sosialita Dewi Prastyowati langsung mengirimkan pesan kepada pihak yang merasa tertipu bahwa barang memang sudah dikirim bahkan sisanya pun telah ditransfer namun uang senilai 3 juta yang didapatnya bukan berasal dari pihak yang merasa tertipu. Tak lupa, Sosialita Dewi Prastyowati juga memberikan bukti berupa foto resi dan bukti transfernya. Bersyukur, Allah berikan kemudahan sehingga Sosialita Dewi Prastyowati berhasil menyelesaikan masalah tersebut.

Baca: Cerita Sukses Mira Nur Setelah Mengalami 9 Kegagalan Bisnis dan Terjerat Hutang 8 Milyar

Sosialita Dewi Prastyowati hampir putus asa dan tidak ingin berjualan online lagi karena dunia online begitu kejam. Namun Sosialita Dewi Prastyowati tak ingin menyerah pada apa yang pernah menimpa dirinya. Suatu ketika Sosialita Dewi Prastyowati tanpa sengaja melihat informasi di beranda facebooknya.

Akhirnya, Sosialita Dewi Prastyowati memutuskan untuk mengikuti kelas di Sekolah Bisnis Online ( SBO ) demi memantapkan bisnis onlinya. Sosialita Dewi Prastyowati merasa bersyukur karena semenjak mengikuti kelas di Sekolah Bisnis Online ( SBO ), ia telah memiliki 2 admin yang handle dan 1 asisten rumah tangga yang membantu dibagian packing.

Kini, Sosialita Dewi Prastyowati merasa bahagia karena bisnis onlinenya telah tersistem. Tidak seperti dulu, dimana bila ia tidak melapak maka tidak ada rezeki. Tak hanya itu, Sekolah Bisnis Online ( SBO ) juga membantu Sosialita Dewi Prastyowati untuk lebih memaksimalkan Instagram, marketplace, dan fanpage. Hingga kini omset bisnisnya telah mencapai 170 jutaan dengan range keuntungan sekitar 8000 – 12.000 pcs.

 


  • 4

Cerita Sukses Mira Nur Setelah Mengalami 9 Kegagalan Bisnis dan Terjerat Hutang 8 Milyar

Cerita Sukses Mira Nur Setelah Mengalami 9 Kegagalan Bisnis dan Terjerat Hutang 8 Milyar – Apa yang Mira Nur dapatkan hari ini adalah buah dari kegagalan bisnis yang pernah dilaluinya. Sebelum sukses merintis bisnis di bidang tas kulit dengan merk Zola Leather.

Mira Nur pernah merintis bisnis toko retail sepatu, usaha kedai bakso, produsen sepatu, vendor toko sepatu di Bandung, toko sepatu di Cibaduyut, membuka online shop jam tangan, grosir jam tangan, grosir sepatu di pasar astana anyar dan menjadi agen untuk sebuah jasa ekspedisi.

Akan tetapi, semua bisnis yang dijalankannya tersebut bermuara pada kebangkrutan dan menghasilkan hutang yang sangat fantastis di angka 8 milyar. Hal itu bisa terjadi karena system riba masih mendominasi bisnisnya kemudian banyaknya konsumen yang tidak membayar saat barang jatuh tempo.

Saat jatuh tempo, seringkali giro atau cek yang diterimanya kosong. Lalu cashflow tidak lancar hingga akhirnya memutuskan untuk suntik modal dari perbankan sementara usaha tidak selancar tahun sebelumnya.

Perjalanan bisnisnya ini memberikan hikmah tersendiri bagi Mira Nur. Ia menyadari bahwa roda kehidupan bisa berputar kapan saja. Adakalanya berada diatas namun ada kemungkinan besok habis sejadi – jadinya. Pada bulan Agustus 2016, Mira Nur masih bisa merasakan manisnya duduk di mobil mewah. Lalu sebulan kemudian ia merasakan pahitnya perekonomian sampai tidak bisa membeli susu untuk anak – anaknya.

Bahkan sebelumnya masih menempati apartemen dan bahkan selanjutnya ia harus pindah ke rumah mertua. Selain itu, Mira Nur juga merasakan rasanya ditelepon kartu kredit sehari 3x hingga didatangi oleh debt collector yang cukup menyeramkan. Disamping itu, sang suami juga mengalami depresi. Saat itu, Mira Nur bersama sang suami tak tahu apa yang harus diperbuat. Akan tetapi Mira Nur menyadari bahwa dirinya tak mungkin terus menerus larut dalam kesedihan.

Akhirnya Mira Nur berupaya move on dari semua prahara yang melanda. Ia tak ingin melihat orang yang disayanginya terpuruk. Terlebih lagi, ia juga tak ingin buah hatinya memakan makanan yang berasal dari rezeki yang tak halal, selanjutnya ia pun tak ingin mewariskan hutang pada keturunannya dan tak ingin meninggal dalam keadaan berhutang.

Qadarullah, titik balik Mira Nur dan sang suami saat dirinya diajak untuk mengikuti kopdar Sekolah Bisnis Online ( SBO ) oleh Merry Sasmita. Disana ia mendapat banyak pemahaman baru dan semakin menyadari bahwa dirinya tidak sendirian. Saat itu suami dari Mira Nur masih memiliki grosir sepatu yang kemudian Mira Nur ambil alih mengingat waktu terus berjalan.

Saat anak ketiga Mira Nur berusia 7 bulan, Mira Nur membawanya ke pasar sambil jualan dan mengasuh. Ketika buah hatinya terlelap, Mira Nur mengerjakan PR dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ), mempelajari ilmu digital marketing dan semuanya dilakukan Mira Nur dengan penuh kesabaran.

Baca: Hamigia Zulchair, Pebisnis Perempuan yang Sukses Raup Jutaan Rupiah Dalam Sebulan

Berkat ketekunannya dalam mempraktekan ilmu yang dipelajarinya di Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Ia mencoba peruntungan bisnsis dengan bermodalkan penjualan barang grosir sepatu yang dimiliki sebelumnya. Kali ini Mira Nur hijrah ke bidang bisnis yang baru sebagai produsen tas kulit zola leather. Berbekal kesalahan dan pengalaman yang sangat mahal sebelumnya, Mira Nur kembali merintis bisnis barunya mulai dari 2 lembar kulit atau sekitar 40 feet.

Sebagai alumni Sekolah Bisnis Online ( SBO ), kini Mira Nur telah berhasil memiliki 8 orang pengrajin, 2 orang admin, tim design dan tim SEO. Sebuah perjalanan yang luar biasa dari Mira Nur menyadarkan kita bahwa bisnis yang baik harus diawali dengan modal yang baik.


  • 0

Hamigia Zulchair, Pebisnis Perempuan yang Sukses Raup Jutaan Rupiah Dalam Sebulan

Hamigia Zulchair, Pebisnis Perempuan yang Sukses Raup Jutaan Rupiah Dalam Sebulan – Hamigia Zulchair, Ibu dari dua orang anak yang kini tengah merintis bisnis di bidang fashion anak di Depok. Hamigia Zulchair memulai debut bisnisnya pada tahun 2012. Saat itu Hamigia Zulchair membuka usaha warung soto dan sop di Padang yang menjadi tanah kelahirannya.

Namun di bulan ke 8 umur bisnisnya, Hamigia Zulchair harus menutup bisnisnya tersebut karena sang suami harus mutase ke Jakarta terlebih lagi dirinya sedang memasuki kehamilan berusia 34 minggu.

Sejak buah hati pertamanya yakni Halwa lahir. Hamigia Zulchair memutuskan untuk memfokuskan diri di rumah saja. Disisi lain, Hamigia Zulchair ingin sekali membantu suaminya dengan berkarya meskipun berada di rumah. Tepat di bulan Juli tahun 2015, Hamigia Zulchair memutuskan untuk memulai bisnis baru. Dikarenakan memiliki hobi baking dan memiliki latar belakang teknologi pangan.

Hamigia Zulchair pun akhirnya memutuskan untuk menjual berbagai produk baking sehat ekslusif buatan dirinya. Pada saaat itu ia memasarkan brownies dan cookies sehat, full sayur beserta buah. Target market Hamigia Zulchair untuk bisnisnya saat itu adalah ibu muda yang memiliki kepedulian terhadap makanan sehat untuk buah hatinya.

Bulan pertama berselang, bisnis yang dijalaninya berjalan lancar. Hamigia Zulchair bahkan mulai mempromosikan bisnisnya melalui facebook pribadinya. Dan tantanganpun mulai terjadi saat ia menerima pemesanan lebih dari 5 loyang dalam sehari. Sedangkan Hamigia Zulchair saat itu hanya memiliki oven kecil. Ditambah lagi, untuk produknya harus dihidangkan fresh from oven. Sehingga membutuhkan banyak waktu, tenaga serta focus yang luar biasa agar citarasa tetap terjaga.

Hingga pada akhirnya Hamigia Zulchair memutuskan untuk berhenti berjualan brownies lagi karena tak mampu lagi menangani pesanan serta pekerjaan rumah. Terlebih lagi Hamigia Zulchair menghandle semuanya sendiri tanpa karyawan maupun asisten rumah tangga. Jika mau, sebenarnya Hamigia Zulchair bisa saja merekrut karyawan. Namun, Hamigia Zulchair mengurungkan niatnya tersebut karena khawatir rasa dan kualitas browniesnya tidak sama.

Akan tetapi, keuntungan yang didapat dari berjualan brownies sehar tersebut masih tersimpan rapi oleh Hamigia Zulchair. Suatu ketika seorang teman bercerita bahwa dirinya tengah mencari supplier baju dan legging persis seperti dengan yang sering Halwa alias buah hatinya kenakan. Ya, memang Halwa sejak usia 6 bulan telah berlangganan pada sebuah konveksi. Biasanya Hamigia Zulchair membeli produk baju untuk kebutuhan halwa dalam bentuk kodian. Alasannya agar harganya jauh lebih murah.

Sejak perjumpaan dengan temannya tersebut. Hamigia Zulchair memiliki ide untuk menjual pakaian anak. Hamigia Zulchair pun mulai menginformasikan bahwa dirinya menjual pakaian anak. Setelah itu, temannya tertarik dan langsung melakukan pemesanan. Dengan modal 500 ribu yang di dapat dari bisnis brownies sebelumnya, Hamigia Zulchair pun akhirnya berbisnis di bidang fashion anak.

Dengan nama Lemari Halwa, Hamigia Zulchair mulai mempromosikan bisnisnya ke sosial media. Awalnya Hamigia Zulchair tak pernah tahu bahwa belajar bisnis online ada kelasnya. Hingga pada akhirnya Hamigia Zulchair mengikuti Sekolah Bisnis Online ( SBO ) yang didirikan Muri Handayani.

Sebagai alumni Sekolah Bisnis Online ( SBO ), Hamigia Zulchair mulai melihat progress yang luar biasa pada bisnisnya. Dari paket yang hanya terjual 2-4 buah dalam seminggu. Berubah menjadi rutin 1 paket per hari dan terus mengalami peningkatan.

Di penghujung bulan Januari 2015, kondisi badan Hamigia Zulchair sempat mengalami drop. Ternyata yang terjadi bukan karena sakit macam – macam melainkan karena hamil. Kondisi hamil yang dialami Hamigia Zulchair ternyata berbeda dengan kondisinya saat mengandung Halwa, anak pertamanya.

Dalam masa kehamilan, Hamigia Zulchair seringkali merasa mual, muntah dan pusing. Akhirnya online shop produk fashionnnya pun buka tutup sesuai dengan kemampuannya. Menunggu kepulangan suami untuk packing.

Setelah Karim lahir, yakni anak kedua dari Hamigia Zulchair. Tantangan mulai bermunculan dan Karim pun harus dirawat karena mengalami Hyperbilirubin. Dan kondisi Hamigia Zulchair pun semakin drop pasca kehamilan anak keduanya hingga sempat terlintas dalam benak Hamigia Zulchair untuk menutup online shopnya.

Namun, hati kecilnya tak ingin menutup bisnis yang telah dibangunnya tersebut. Dengan kondisinya tersebut, Hamigia Zulchair memutuskan untuk merekrut karyawan. Dan Hamigia Zulchair pun mulai focus untuk membangun system dengan baik. Ia tak ingin bisnis yang dibangunnya justru malah membuat buah hatinya tidak diperhatikan.

Baca: Dibalik Kesuksesan Ria Mardiana, Pemilik Deva Hijab yang Berhasil Memiliki Ratusan Reseller

Bersyukur karena kini Hamigia Zulchair telah memiliki beberapa karyawan. Berawal dari 2 kresek jumbo berisi 200 pcs jogger anak. Kini Hamigia Zulchair bahkan telah memiliki 10 rak full. Kemudian dari yang awalnya memanfaatkan sudut rumah, pindah ke kamar belakang dan kini telah memiliki tempat yang lebih layak dari sebelumnya untuk menjalankan bisnis.

Salah satu pencapaian yang sangat disyukuri Hamigia Zulchair adalah hadirnya 35 agen dan 50 reseller aktif Lemari Halwa dengan penjualan rata – rata 4000 pcs setiap bulannya. Sungguh luar biasa. Ia menyadari bahwa Allah benar – benar tahu kebutuhan umatnya dan pertolongan akan selalu datang tatkala kita berserah pada-Nya.