Category Archives: Kisah Inspiratif

  • 0

Cicah Masy’adah, Kisah Ibu Rumah Tangga Super Tangguh Pemilik E-commerce Chairafa Batik

Sboplaza.com – Cicah Masy’adah, Ibu dari dua orang anak yang mengawali perjalanan bisnisnya melalui blackberry messenger. Dengan memanfaatkan sistem setengah dropship yakni sistem penjualan dimana ia tidak memegang stock barang namun memiliki barang yang hendak dijual. Dan Cicah Masy’adah membungkus barang pesanan serta mengirimkannya pada pelanggan melalui jasa pengiriman.

Setelah menekuni bisnis menjual berbagai macam produk fashion, tidak sampai setahun dari usia bisnisnya tersebut, Cicah Masy’adah telah memiliki 5 orang karyawan dengan 3 orang berada di posisi customer service, 1 orang di posisi administrasi dan 1 orang lagi di posisi belanja dan pengiriman paket.

Omset penjualannya cukup menarik, dalam sehari saja Cicah Masy’adah berhasil meraup keuntungan penjualan senilai 3 juta. Padahal saat itu ia hanya mengandalkan Blackberry Messenger ( BBM ) marketing saja. Bermodalkan perangkat blackberry senilai 600ribu. Tentu hal ini dapat memberikan inspirasi bagi kita semua bahwa untuk memulai bisnis, tidak perlu modal yang besar asalkan serius dan tekun. Pasti akan ada jalannya.

Dan di tengah perjalanan bisnisnya tersebut, Cicah Masy’adah berkenalan dengan Muri Handayani selaku pendiri Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Setelah itu, akhirnya Cicah Masy’adah memutuskan untuk mengikuti program di Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Banyak hal yang berhasil Cicah Masy’adah pelajari dan mengubah pola fikirnya dalam berbisnis.

Dalam perjalanan bisnisnya, Cicah Masy’adah terpaksa harus menghentikan jejak langkahnya untuk berbisnis sementara waktu. Hal itu dikarenakan tiba – tiba saja, 2 karyawannya pindah tempat tinggal keluar kota.

Lalu 1 orang menikah dan bersamaan dengan hal itu pula 2 karyawannya harus dikenai tindakan pemutusan hubungan kerja karena berbuat kecurangan. Kemudian saat itu bertepatan pula Cicah Masy’adah sedang hamil. Akhirnya bisnisnya harus terhenti juga karena enam handphone miliknya hilang.

Mengalami prahara yang menyakitkan tentu membuat Cicah Masy’adah sempat  ingin berhenti. Namun, yang terpenting dari sebuah perjuangan adalah ketika ia mau bangkit kembali. Setelah melewati kejadian naas tersebut, Cicah Masy’adah kembali membangun bisnisnya dengan merk Chairafa Batik. Berbeda dengan sebelumnya yang menjual beragam produk fashion.

Baca Juga :Konsumen Anda Suka Membanding – Bandingkan Harga? Berikut Ini Cara Mengatasinya

Kini Chairafa batik mendeklarasikan diri sebagai e-commerce kemeja batik. Dan dengan bermodalkan ilmu yang pernah dipelajarinya di Sekolah Bisnis Online ( SBO), Cicah Masy’adah berhasil menekuni bisnisnya dengan sangat menakjubkan. Terbukti dengan melejitnya omset yang dimiliki telah berhasil menyaingi omset bisnis sebelumnya.


  • 0

Siti Robayani, Pemilik Plasa Busana yang Sukses Merintis Bisnis Dari Dalam Rumah

Sboplaza.com – Siti Robayani, Seorang ibu rumah tangga dari dua orang anak sekaligus pemilik Plasa Busana. Saat ini Siti Robayani menjadi distributor berbagai baju muslim terkemuka. Dengan dibantu tim plasa busana sebanyak 12 orang dan jasa pengiriman. Siti Robayani menekuni bisnisnya yang terfokus pada pengembangan sistem member dan penjualan online melalui sistem belanja di laman website Plasa Busana yakni Plasabusana.co.id.

Bisnis yang telah memasuki tahun ke empat ini adalah bisnis yang dirintis dengan penuh perjuangan. Mulai dari pembuatan sistem, mencari tim, menyewa tempat, mencari investor, mencari supplier, mitra kerja dan sebagainya. Pada awalnya, Siti Robayani mengaku tidak menerapkan manajemen yang terstruktur di dalam bisnisnya.

Hingga pada akhirnya, hal tersebut membuat Siti Robayani harus begadang setiap hari. Karena terlalu kelelahan, Siti Robayani sempat jatuh sakit dan merasakan stress. Terlebih lagi dirinya merasa perkembangan bisnisnya tidak mengalami kemajuan.

Suatu ketika, Siti Robayani mengikuti program di Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Dari sanalah ia mulai mendapatkan banyak teman – teman yang satu visi misi dan ilmu yang bermanfaat. Ia pun mencoba untuk menerapkan ilmu yang didapatnya dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ) ke dalam bisnis yang dirintisnya.

Alhasil, kini Siti Robayani berhasil menjalankan bisnisnya tersebut tanpa harus melupakan kewajibannya sebagai seorang istri sekaligus ibu bagi kedua anaknya. Sekarang Siti Robayani dapat berbagi peran bisnis dengan baik bersama suami.

Baca juga : Info Penting, Ini Dia Kelebihan dan Kekurangan Whatsapp Sebagai Aplikasi Chatting

Siti Robayani menangani supplier, mitra kerja, logistik dan sumber daya manusia. Sedangkan suami dari Siti Robayani menangani IT, sales, marketing dan keuangan. Semua itu dapat terealisasi tanpa harus mengorbankan kebahagiaan keluarga beserta fitrahnya sebagai hamba untuk terus beribadah.


  • 0

Pernah Mengikuti Training Online Selain Di SBO, Nyatanya Rismayanti Istiqamah…

sboplaza.com – Mengenal bisnis online di akhir tahun 2016, tanpa teman yang berpengalaman, dengan ilmu bisnis online yang masih NOL  Rismayanti Istiqamah mencoba ikhtiar dengan memulai belajar mengenai bisnis online di beberapa training online.

SBO adalah sekolah perdananya, setelah menyelesaikan materi SBO. Rismayanti Istiqamah mencoba mencari ilmu baru mengenai bisnis online dan mengikuti beberapa training bisnis yang lain. Tetapi, entah mengapa aku merasa feel dan berkesan sekali saat belajar di SBO dibandingkan dengan yang lain, tuturnya.

Banyak yang tak paham mengenai bisnis online ini, termasuk keluarganya. Sampai pernah ada yang melontarkan kalimat ini kepadanya ” Maryam main sama kakek dan nenek saja ya, Bundanya main hape terus”.  Kalimat itu Ia terima saat belum mempunyai Admin/karyawan.

 

Saat itulah Rismayanti Istiqamah makin mantap dan semangat untuk mempraktekan ilmu-ilmu di SBO tanpa ragu. Melalui bisnis online ini Ia bisa menjalankan bisnis serta mengurus anak kapanpun, berkumpul dengan keluarganya kapanpun dan masih banyak cita-cita yang lain yang ingin ia capai melalui bisnis online ini.

Baca juga : Kiat Ampuh Menjadi Seorang Penjual yang Handal dan Berkualitas

Alhamdulillah di tahun 2018 ini, Ia sudah memiliki pelanggan tetap. Semuanya Ia lalui dengan proses yang tidak mudah. Dengan ikhtiar, doa, dan tawakkal karna proses tidak akan menghkianati hasil.

 

Sekolah Bisnis Online
Gaptek Hilang, Rezeki Datang

 

 


  • 0

Noor Rahmawati, Ibu Rumah Tangga yang Nekat Berhenti Jadi PNS Demi Berbisnis

Sboplaza.com – Noor Rahmawati, ibu rumah tangga dari 2 orang anak lelaki yang berasal dari Ponorogo ini memang terbukti layak menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin menuai kesuksesan dalam berbisnis. Meski Noor Rahmawati adalah seorang PNS di Pemkab Ponorogo, namun hal itu tidak menghalangi tekadnya untuk tetap berbisnis. Setahun setelah menjadi PNS di tahun 2005, Noor Rahmawati mencoba membuka sebuah butik di Ponorogo.

Demi mewujudkan kesuksesan dalam berbisnis, Noor Rahmawati rela berpergian ke Jakarta selama 2 minggu sekali demi memenuhi kebutuhan stock barang di butiknya. Akan tetapi, di tahun 2007. Noor Rahmawati melahirkan anak pertamanya, sehingga ia tak lagi bisa ke Jakarta 2 minggu sekali. Terlebih lagi, semakin banyaknya toko – toko baru yang pemiliknya adalah pelanggan setia dari butik Noor Rahmawati. Alhasil, Noor Rahmawati harus memutar otaknya agar tetap dapat berinovasi dan menyuguhkan sesuatu yang berbeda.

Hingga akhirnya Noor Rahmawati memutuskan untuk memproduksi pakaian tersebut sendiri. Berkat keberaniannya untuk berani memulai sesuatu yang baru. Produk yang ditawarkan Noor Rahmawati pun mendapatkan respon yang baik dari para konsumen. Demi memaksimalkan bisnisnya, Noor Rahmawati mencoba memasang iklan di sebuah tabloid.

Semenjak memasang iklan, Noor Rahmawati mulai mendapatkan banyak pesanan dari luar pulau Jawa. Namun sayangnya, Noor Rahmawati tidak dapat mengabulkan permintaan pasar dengan baik dikarenakan Ponorogo bukanlah kota industri. Sehingga sangat sulit bagi dirinya untuk mencari kancing dan tenaga penjahit yang berkompeten.

Di tahun 2010, Noor Rahmawati memutuskan untuk hijrah ke Solo. Disanalah Noor Rahmawati kembali melanjutkan bisnisnya. Namun Noor Rahmawati harus menelan pil pahit kegagalan berbisnis selama di Solo. Dari kegagalan tersebut, Noor Rahmawati mencoba bangkit dan tetap semangat untuk menjalani bisnisnya. Noor Rahmawati mengakui bahwa proses belajar tidaklah murah, Sehingga ia selalu beranggapan bahwa setiap kegagalan adalah salah satu proses menuju kesuksesan.

Meski sempat ditempa oleh berbagai rintangan dalam berbisnis, Noor Rahmawati tetap meneguhkan keyakinan dan ketekunannya dalam berbisnis. Hingga akhirnya Noor Rahmawati sangat bersyukur karena telah memiliki 25 orang karyawan yang menjadi partner bagi dirinya dalam berbisnis. Noor Rahmawati selalu berupaya untuk memberikan yang terbaik agar pelanggan Khonza, Mustyle dan Das dapat mempercayakan seluruh kebutuhannya pada Noor Rahmawati.

Baca juga : 4 Alasan Pasti Mengapa Anda Perlu Menjadi Pemimpin yang Visioner

Bersamaan dengan perkembangan bisnis gamis Das yang ditekuninya, Noor Rahmawati selaku alumni Sekolah Bisnis Online ( SBO ) akhirnya memilih untuk membangun bisnisnya lebih serius. Hingga akhirnya, kini Noor Rahmawati berhasil memetik buah manis dari kesuksesan yang ia perjuangkan.


  • 0

Overstock Hingga 100 Juta, Apa yang dilakukan Juniar Elisa Untuk Bisa Bangkit?

sboplaza.com – Juniar Elisa, pemilik dari brand fashion anak-anak yang terkenal Zya Kids memulai bisnisnya  dengan langkah yang tidak mudah.  Pernah mengalami over stock  hingga 100 JUTA  membuat Juniar Elisa menyerah hingga tak mau menjalankan bisnis lagi. Perjuangan yang tak gampang dan penuh deraian air mata.

Oktober 2017, adalah moment bangkitnya Juniar Elisa dari sebuah kegagalan, kegagalan karna merasa pintar, kegagalan karna merasa mampu. Allah memberikan jalan yang sangat luar biasa yaitu memberikan seorang suami yang mensuportnya tanpa kenal rasa lelah. “Kita harus bangkit!!! gak boleh nyerah, karna kita gamau kalah” itu yang dikatan suaminya yang membuat seorang Juniar Elisa terbakar semangat untuk bangkit dan memulai bisnisnya kembali. Dengan bermodalkan uang 3 Juta, ia mulai membeli beberapa bahan untuk produksi bukan lagi produksi gamis  dewasa, Juniar Elisa mencoba peruntungannya untuk produksi khimar anak-anak. Dengan modal yang minim, Juniar Elisa dan suami mendisain khimar daily berbahan jersey.

 

Moment Idul Adha, adalah moment dimana seorang Juniar Elisa keluar dari zona nyaman yaitu dengan mengembangkan konsep usaha yang baru, kenapa Ia memilih untuk berbisnis kimar anak-anak? karna anak-anak itu masih gampang jika dikenakan khimar lucu, Itu tuturnya.  Dari Khimar anak-anak, Ia mencoba perutungannya kembali untuk merambah gamis set. Alhamdulillah berhasil di produksi dengan kapasitas 30 set, menggunakan sistem PO. Dari situ Juniar Elisa belajar dan belajar terus untuk mengembangkan bisnisnya. Dari Oktober 2018 sampai Juni 2018 Ia sudah mengeluarkan disain Khimar dan Gamis anak-anak sebanyak 13 model dengan  kapasitas di angka 1000 pcs, luar biaasaa.

Baca Juga :Cara Terlindung Dari Kejahatan Dunia Maya Saat Bertransaksi via Online

Juniar Elisa adalah salah satu Alumni SBO yang sukses, semua kesuksesannya tentu tidak Ia dapatkan dengan mudah. Ia terus menata kembali semuanya dari awal, contohnya merapihkan system bisnisnya. Belajar dan belajar lagi agar mendapatkan hasil yang maksimal.


  • 0

Presda Sari, Ibu Rumah Tangga yang Sukses Meraup Omset Puluhan Juta

Sboplaza.com – Presda Sari, pemilik Dindacollection.com yang mengawali bisnisnya di bulan Desember 2010 setelah tidak mendapatkan restu dari mertua tercinta untuk bekerja di sebuah instansi. Di tengah kegalauan finansial yang melandanya, akhirnya Presda Sari memutuskan untuk membuka toko online.

Saat itu kehadiran toko online tidak menjamur seperti sekarang. Di awal membangun toko onlinenya, Presda Sari mencari beberapa supplier yang menawarkan fasilitas dropship. Setelah melakukan pencarian, akhirnya Presda Sari menemukan 3 supplier untuk produk yang hendak dijualnya. Presda Sari memulainya dengan menjadi reseller baju dengan potongan harga senilai 20%. Meskipun begitu, Presda Sari mengaku sangat senang karena baju yang dijualnya berhasil laku 2-3 pcs.

Namun, rasa senangnya tidak dijadikan alasan oleh Presda Sari untuk berpuas diri. Hingga akhirnya Presda Sari mencoba untuk mengumpulkan modal untuk menjadi seorang agen. Namun, toko onlinenya sempat berhenti selama setahun dikarenakan Presda Sari mengandung anak pertamanya.

Setelah melahirkan, Presda Sari kembali melanjutkan toko onlinenya. Hal itu semakin membuatnya semangat karena Presda Sari mendapatkan tambahan modal dari suami sebesar 20 juta. Dengan modal sebanyak itu, Presda Sari memutuskan untuk menjadi agen untuk 2 brand pakaian.

Presda Sari mengaku perjalanan bisnisnya bukanlah tanpa kendala. Ketika memulai bisnis toko onlinenya tersebut, Presda Sari mengambil dua karyawan. Namun sayangnya, karyawannya tersebut tidak produktif dan merugikan. Terlebih lagi Presda Sari harus rela mengeluarkan gaji ditengah krisis ekonomi yang melanda.

Baca Juga : Keutamaan yang Akan Didapat Saat Memulai Bisnis Di Usia yang Tak Lagi Muda 

Seiring berjalannya waktu, Presda Sari mencoba membuktikan keseriusannya dalam berbisnis online. Alhasil, omset dinda collection dapat mencapai di angka 50 juta per bulan di hari biasa selain bulan Ramadhan. Bahkan, di bulan Ramadhan. Omset dinda collection dapat meraih target penjualan di angka 77 juta. Tak lupa, Presda Sari selaku alumni Sekolah Bisnis Online ( SBO ) juga mengaku bahwa bisnis online yang dijalankannya tentu tak terlepas dari strategi marketing yang dijalankan.


  • 0

Allah Maha Baik.. Kisah Dibalik Suskesnya Iis Solihat Owner Arfah.hjb

Sboplaza.com  –   Sebagai Ibu Rumah Tangga dengan 2 orang anak, kali pertama Iis Solihat terjun kedunia online ini hanya dengan modal nol rupiah dan HP Samsung Galaxy Fame, Iis Solihat memulai  sebagai seorang dropshipper suatu produk hijab. Dari keuntungan dropshipp itu Ia kumpulkan hingga mencapai 500 ribu.  Dari keuntungan 500 ribu itulah Ia dan Suami mulai merintis produk Hijab Syar’i dengan Brand Arfah.hjb.

Tentunya semua usaha dan kesuksesan ini  bukan hal yang mudah didapatkan dari seorang Iis Solihat. Berawal dari usaha sang suami yang tiba tiba bangkrut, harta benda semuanya habis Ia jual, hutang menumpuk hampir 100 juta!! teman-teman yang mulai menjauh, rumah tangga yang hampir berantakan. Semuanya membuat Ia putus asa dalam menjalani hidup.

 

Hingga akhirnya Ia bertemu dengan-Nya di suatu malam. Ia serahkan semua urusan dan keputusasaan hidup ini kepada- Nya

“Ya Allah… Ajari saya ikhlas jalani ujian ini. Sungguh ini berat bagi saya, tapi saya yakin Engkau Maha Menolong, maka tolonglah saya. Saya tidak mau mati sia-sia dengan cara akhiri hidup saya hanya karena bangkrut dan terbelit hutang. Saya telah banyak dirugikan materi karena kegagalan usaha, tetapi saya tidak mau dirugikan lagi dengan bangkrutnya iman”.

Allah memang tidak langsung mengabulkan doanya seketika itu juga, melainkan Allah titipkan sesuatu yang tidak bisa Ia nilai dengan materi, yaitu sebuah KEBERANIAN . Sejak saat itulah Ia merintis bisnis baru sebagai seorang dropshipper. Dari sinilah Seorang Iis Solihat mulai belajar dan belajar agar bisa mengembangkan bisnisnya.

Iis Solihat mulai mengikuti pelatihan online dan belajar di Kelas Utama SBO. Dari awal pengiriman hanya 3 – 5 paket, Alhamdulillah saat ini bisa mengirimkan ratusan paket perharinya. Dan Ia juga mempunyai 10 tim, 30 Agen dan Reseller tentunya akan terus bertambah dan bertambah lagi.

Baca Juga :  Cara Membuat Deskripsi yang Menarik Untuk Produk Anda

“Bukanlah kemenangan dan kesuksesan yang menjadi tujuan kita, melainkan menikmati setiap proses dan mensyukuri setiap karunia merupakan tujuan yang sebenarnya. Jadi bila kita gagal dan terjatuh, maka bangkit dari keterpurukan merupakan satu solusi tepat agar kita tetap berdiri dan semangat kembali”. – Iis Solihat Alumni Kelas Utama SBO angkatan 8.0.4.


  • 0
Andika Putra, Pebisnis sukses berkat Line @

Andika Putra, Ledakkan Omset Hingga Ratusan Juta Berkat Line@

Sboplaza.com – Andika Putra, seorang pendiri onlineshop university yang sebelumnya banyak menjalankan bisnisnya secara online. Bisnis offline nya dimulai dari bisnis susu murni, EO seminar hingga keripik. Namun sayangnya, dari semua bisnis yang dijalankannya tersebut. Andika Putra mengaku tidak mendapatkan keuntungan penjualan yang mengagumkan. Hingga kemudian Andika Putra mencoba berbisnis produk herbal.

Alasan Andika Putra memilih untuk menjual produk herbal karena melihat beragam fenomena hidup anak muda yang sangat memprioritaskan penampilannya. Sehingga dipilihlah beberapa produk herbal yang hendak Andika Putra tawarkan. Dan salah satu produk herbal yang cukup laris di pasaran adalah produk peninggi badan.

Di tahun 2012, Andika Putra mencoba peruntungan baru dengan memanfaatkan social media sebagai platform untuk kegiatan promosi produknya tersebut. Namun sayangnya, di tahun 2014. Terjadi penurunan angka penjualan di toko onlinenya karena banyak pengguna yang beralih ke platform social media baru. Penurunan omset penjualan tentu menjadi ancaman yang sangat meresahkan dirinya. Hingga akhirnya, Andika Putra pun ikut beralih ke platform social media baru tersebut dengan tujuan untuk menjaring pangsa pasar yang lebih menggiurkan.

Andika Putra, Pebisnis sukses berkat Line @

Keputusan yang diambil Andika Putra tentu memberikan dampak yang baik untuk perkembangan bisnisnya. Lalu tiba – tiba saja, Andika Putra mendapat informasi mengenai platform baru yaitu LINE@. Suatu platform yang masih terasa asing di telinganya. Kemudian Andika Putra mencoba untuk mempelajari fitur dan kelebihan dari platform tersebut.

Setelah mempelajari kelebihan dan fitur yang dimiliki Line@. Andika Putra pun kembali memanfaatkan LINE@ untuk sarana berjualan produk herbalnya. Sungguh tak disangka, setelah Andika Putra menggunakan LINE@. Omset penjualan toko onlinenya, @Herbalstore.id mencapai 300 juta dalam kurun waktu 2 bulan.

Baca Juga : Cara Menyeimbangkan Kehidupan Pribadi dan Bisnis Bagi Seorang Pengusaha

Menyikapi kenyataan itu, Andika Putra mengaku sangat bersyukur dengan hadirnya LINE@ yang membantu dirinya untuk tetap terintegrasi dengan toko online, messenger dan social media dalam satu platform. Melihat kesuksesan yang diraih Andika Putra tentu Anda selaku pebisnis online tidak seharusnya melewatkan kesempatan untuk meraih kesuksesan dalam melejitkan omset dengan LINE@


  • 0
Novita Ariestanty Pemilik La Vieta butik

Novita Ariestanty, Pemilik La Vieta Butiq yang Sukses Meraup Omset Ratusan Juta

Sboplaza.com – Novita Ariestanty, pemilik La Vieta Butiq yang sukses memaksimalkan omset bisnisnya hingga mencapai angka ratusan juta. Mengingat sedikit tentang latar belakang orang tua Novita Ariestanty yang merupakan pegawai bumn. Tentu Novita Ariestanty menyadari bahwa dirinya tidak memiliki bakat dalam berdagang. Seperti halnya orangtua pada umumnya, orang tua dari Novita Ariestanty sangat mengharapkan Novita Ariestanty dapat bekerja kantoran di sebuah instansi.

Namun, dikarenakan kejenuhan yang dirasakan Novita Ariestanty. Akhirnya Novita Ariestanty mencoba mencari peluang bisnis online di internet. Ketika sedang berselancar di dunia maya, Novita Ariestanty menemukan komunitas bunda in biz. Melihat banyaknya member yang telah bergabung. Kemudian Novita Ariestanty juga memutuskan untuk bergabung dengan komunitas tersebut. Komunitas itulah yang kemudian menjadi sejarah awal Novita Ariestanty mengenal bisnis di internet lebih detail lagi.

Dan di tahun 2008, Novita Ariestanty kembali membuat keputusan untuk resign dari kantor tempat ia bekerja karena ia berupaya untuk fokus dalam merintis bisnis. Selain mengikuti komunitas bunda in biz, Novita Ariestanty juga mengikuti komunitas TDA ( Tangan Di Atas ). Disana Novita Ariestanty memiliki teman yang memberikan penawaran kios di JACC yang sekarang menjadi Thamrin City. Tak ingin melewatkan kesempatan, Novita Ariestanty pun menerima tawaran kios tersebut.

Novita Ariestanty Pemilik La Vieta butik

Pada saat itu, Thamrin City masih sepi pengunjung. Sehingga tak heran bila di bulan pertama membuka kios. Novita Ariestanty hanya mendapatkan satu konsumen. Namun setidaknya, hal itu cukup membahagiakan bagi Novita Ariestanty. Karena bagaimanapun juga, segala sesuatu perlu disyukuri. Selama berjualan di JACC atau Thamrin City, Novita Ariestanty banyak mendapatkan pelajaran berharga dari para pedagang. Khususnya cara bertahan dalam kondisi sepi dan ketika ramai pengunjung.

Namun di tahun 2009, Novita Ariestanty resmi menutup kiosnya di Thamrin City. Dan ketika memutuskan untuk menutup kiosnya di Thamrin City, masih banyak sisa baju yang belum habis terjual. Novita Ariestanty kembali memutar otaknya agar baju – baju tersebut dapat terjual habis. Karena terjebak kondisi yang cukup menyulitkan dirinya untk menjual kembali baju – baju yang belum habis terjual di Thamrin City. Akhirnya Novita Ariestanty memutuskan untuk menyedekahkan baju – baju tersebut.

Sebenarnya menutup kios di Thamrin City bukanlah pilihan yang mudah. Terlebih lagi saat memutuskan untuk menutup kios tersebut. Novita Ariestanty sempat putus asa untuk membayar cicilan hutang pada bank. Karena selama berjualan di Thamrin City, ia sempat menggadaikan seritifikat rumah untuk biaya produksi. Namun, Novita Ariestanty tidak pernah pantang menyerah untuk kembali menelusuri peluang bisnis.

Saat itu, Blackberry Messenger ( BBM ) menjadi platform chatting yang banyak diminati. Melihat fakta tersebut, Novita Ariestanty pun mencoba untuk berjualan secara dropship di BBM. Barang yang dijualnya bermacam – macam, mulai dari tas, sepatu, toples, baju dan masih banyak lagi. Novita Ariestanty bersyukur, hasil penjualannya cukup lumayan untuk memenuhi kebutuhan. Namun lagi – lagi harus terhenti karena suppliernya kurang amanah sehingga Novita Ariestanty seringkali dituduh penipu oleh customernya.

Demi meningkatkan pendapatannya, Novita Ariestanty kembali mencari peluang dengan berjualan kue kering. Kali ini Novita Ariestanty bersungguh – sungguh hingga membuatkan websitenya. Tak berhenti disitu, Novita Ariestanty juga mencoba bisnis di bidang travel umroh.

Selama 2 tahun, Novita Ariestanty terombang – ambing dalam merintis bisnis. Hingga akhirnya Novita Ariestanty memutuskan untuk melaksanakan umroh pada bulan Mei 2013. Selepas pulang dari umroh, Novita Ariestanty mendapatkan jalan untuk memulai bisnis kembali. Ia pun memutuskan untuk menjual baju muslim. Dengan tekad yang kuat, Novita Ariestanty berupaya untuk menjemput kesuksesan dalam berbisnis.

Ia dibantu oleh temannya di komunitas TDA ( Tangan Di Atas ) Jakarta Timur untuk mengoptimasi blog. Dan akhirnya, bisnis baju muslimnya dapat laris di pasaran hingga sekarang. Mungkin memang awalnya Novita Ariestanty menggunakan platform web untuk berjualan produk busana muslimnya. Lalu di awal tahun 2014, Novita Ariestanty belajar cara untuk mengoptimasi Instagram di Sekolah Bisnis Online ( SBO ) dan mencoba peruntungan jualan di Instagram.

Baca Juga : Alasan Mengejutkan Mengapa Produk yang Anda tawarkan Tidak Memikat Hati Konsumen

Sulit dibayangkan, ternyata penjualannya meningkat dengan cepat. Terbukti dengan jumlah omset dari penjualan busana muslim tersebut yang telah berhasil mencapai angka 600 juta. Tak lupa Novita Ariestanty mengungkapkan bahwa kunci kesuksesannya terletak pada karakter focus, tekun, komitmen, konsisten, sedekah dan sabar.


  • 0
Shany Wiendyana Pemilik Rumah Muslimah Eno

Shany Wiendyana, Kisah Sukses Ibu Rumah Tangga yang Menjual Al-Qur’an Cantik

Sboplaza.com – Shany Wiendyana, sosok ibu rumah tangga yang kini berhasil meraih kesuksesannya dengan berjualan Al-qur’an cantik. Pada awalnya, Shany Wiendyana mengaku tidak mahir berjualan. Namun, tepat di tahun 2012. Shany Wiendyana hamil, sehingga akhirnya ia harus berhenti bekerja di sebuah instansi. Di tengah hiruk pikuk kebutuhan hidup yang terus bertambah, Shany Wiendyana memutuskan untuk berjualan meski awalnya ia dipaksa oleh sahabat karibnya.

Produk yang dijualnya pertama kali adalah pembalut herbal. Alasan mengapa Shany Wiendyana memilih pembalut herbal sebagai produk yang hendak dijualnya, karena ia ingin membantu banyak wanita untuk terbebas dari keluhan seputar organ kewanitaan.

Dengan bermodalkan tekad kuatnya untuk berjualan, Shany Wiendyana mulai mempromosikan produk pembalut herbal tersebut ke facebook. Selama berjualan pembalut herbal, Shany Wiendyana banyak mempelajari cara berjualan online yang baik dan benar beserta strategi pemasarannya. Salah satu bentuk upaya Shany Wiendyana dalam mempelajari banyak hal tentang bisnis online. Ia buktikan dengan mengikuti Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Alhasil, produk pembalut herbal yang dijualnya dapat habis hanya dalam waktu 2 bulan saja.

Shany Wiendyana Pemilik Rumah Muslimah Eno

Tak puas dengan berjualan pembalut herbal, Shany Wiendyana kembali mencari peluang berjualan produk lain selain pembalut herbal. Hingga akhirnya pilihan tersebut jatuh pada Al-Qur’an cantik. Karena bagi Shany Wiendyana, ia ingin menjual sesuatu yang dapat membawanya pada keberkahan dan kebaikan.

Sebagai pemilik Rumah Muslimah Eno, Shany Wiendyana harus kembali memutar otaknya kembali. Ia pun langsung mendaftarkan diri sebagai reseller di sebuah online shop. Ketika menjadi seorang reseller, Shany Wiendyana memasang target penjualan sebesar Rp. 300.000 per bulan. Dengan semangat yang tinggi untuk berjualan, target tersebut akhirnya dapat terlampaui.

Tak puas dengan target penjualan tersebut, Shany Wiendyana akhirnya mengajukan diri sebagai reseller gold dengan target penjualan yakni 3 juta per bulan. Awalnya, ia sempat pesimis menerima kenyataan tersebut. Namun, ia mendapatkan hasil tak terduga dengan mendapatkan hasil penjualan sebesar 4 juta.

Baca Juga : Kesalahan Para Pebisnis Online Saat Menawarkan Produk atau Jasa di Sosial Media

Kemudian, Shany Wiendyana akhirnya memutuskan untuk merekrut reseller di dalam sebuah grup yang ia buat. Semua itu ia lakukan dalam rangka untuk menjadi jalan rezeki bagi orang lain. Dengan bermodalkan niat dan ilmu yang dipelajarinya di Sekolah Bisnis Online ( SBO ), Shany Wiendyana akhirnya dapat melambungkan omset penjualan Al-qur’an cantiknya hingga angka yang fantastis.