Category Archives: Inspirasi Dari Muri Handayani

  • 0

Memulai Bisnis itu

Sboplaza.com – Memulai bisnis itu

bukan seberapa besar modal uangmu
tetapi seberapa besar semangat belajarmu!

Belajar dari kesempitan
Belajar dari keterbatasan
Belajar dari kegagalan
Belajar dari cibiran
Belajar dari penolakan

Modal milyaran belum tentu kita bisa menjalankan bisnisnya.
Modal 100ribu, kuat proses belajarnya, setahun bisa jadi 1 milyar!

Gak percaya? Buktiin aja… ^_^ Kalo berhasil kabarin saya ya 😉 Namun jika belum berhasil, jangan sungkan kabarin saya juga. Nanti kita belajar bareng.

Saya coba akan kenalin Mak dengan senior yang berbisnis di bidang yang sesuai. Karena setiap jenis bisnis itu keunikan penanganannya beda-beda. Pengalaman pahit mereka, akan jadi pelajaran manis bagi kita.

Cerita bangkrutnya mereka juga bisa jadi penyemangat kita Mak. Selama ini kita pikir, ujian kita ini paling dahsyat di muka bumi, ealaaah ternyata ujian mereka bisa 10 kali lipat bahkan lebih. Sejak itu, ujian kita akan berasa sebutir garam :p

Langsung deh tuh rasa optimisme bisa hadir kembali. Pulang curhat sama senior, kita bisa move on dan gak baper lagi ^_^

Cari komunitas Mak, saya rekomendasikan TDA. Coba cek di wilayah Mak masing-masing, siapa pengurus TDA nya.

Baca: 70% Perkembangan dan Perubahan Bisnis dimulai Dari SBO?

Selain belajar dari senior, saya juga suka belajar dari buku. Tapi saya bukan tipe yang bisa menyelesaikan 1 buku langsung tuntas. Saya baca bukunya loncat-loncat. Gak urut halamannya. Saya lebih senang membaca berdasarkan kebutuhan. Pembahasan mana dulu nih yang sedang saya perlukan saat ini. 2 atau 3 buku bisa saya siapkan di tas. Untung tas dari Mba Vivi Lutfiah ini cukup untuk bawa buku-bukunya. Walapun kutu buku, tapi tas tetep kekinian kan ya Mak 😉 Bangga pake produk Indonesia. Bangga menjadi pencinta Frombiita. Recommended!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Ternyata OMSET 1 Milyar Mudah, Begini Caranya

Sboplaza.com – Ternyata OMSET 1 Milyar Mudah, Begini Caranya..

Siapa yang gak mau omset 1 Milyar per bulan? HIhihiiiii… pasti pada mau semua kan? Maklum, kita Emak Matre wakakakaaa… Ya iyalah kudu matre, biaya sekolah sekarang mahal ciiint…

Berangkatin Haji dan Umroh keluarga besar, ya pake duit. Sedian tempat tinggal yang nyaman buat keluarga, ngebangunnya pake duit, eh gak deng.. pake batu bata :p tapi tetep belinya pake duit kan. Sekolahin semua ponakan dan sodara yang kurang mampu, duuuh nikmat banget kalo kita bisa selalu bantu mereka.

Mau sedekahin yang banyak buat Palestin, Rohingnya, Yatim, Pesantren, Masjid… sedaaap kalo kita bisa ngasihnya banyak ya Mak.

Yuk ah kita matre 😀

Berat gak sih 1 Milyar sebulan? Ya iyalah, kalo gampang, semua orang udah kaya ahahahaaa.. Tapi jangan dibikin pusing Mak. Kita bagi menjadi target harian aja.

1 Milyar dibagi 22 hari kerja = 45.500.000

Misalnya kita akan dapatkan ini dari:
Distributor 2 juta/hari x 10 = 20juta
Agen 1 juta/hari x 20 = 20juta
Reseller 500rb/hari x 11 = 5.500.000

Yang harus kita lakukan saat ini:
1. Menyediakan produk yang banyak, baik, laris.
2. Melakukan branding
3. Memantapkan strategi Marketing
4. Mencari Mitra sebanyak-banyaknya
5. Merawat Mitra yang sudah ada
6. Pengelolaan tim yang solid
7. Sistem order, database, laporan keuangan dan semua pencatatan lainnya diperbaiki
8. Manajemen keuangan yang baik, jangan dipake buat jajan terus :p
9. Pikirin sendiri point berikutnya hihihiiiii…

Nah.. Allah akan kasih ini kepada orang yang pantas!
Masa iya barang dagangan kita cuma ada selusin tapi bisa punya omset 1 milyar?
Masa iya bisa punya orderan banyak tapi gak ngerti cara jualan?
Masa iya ngelayanian banyak pesanan tapi gak punya tim?
Masa iya bisa muterin uang sampe milyaran tapi gak punya pencatatan dan laporan keuangan?

Baca: Gmail untuk Bisnis yang Produktif?

Bisnis itu, seru-seru sedap ya Mak. Tugas kita cuma satu: MEMANTASKAN DIRI 😎😘

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Cara Menggali Keinginan dan Kebutuhan Konsumen

Sboplaza.com – Cara Menggali Keinginan dan Kebutuhan Konsumen

Wah asik ya toko sebelah laris banget. Kayanya jualan produk itu enak ya, gampang jualnya. ikut jualin ah..

Ealaaah… kok gak semanis dia hasilnya.

Ya gitu deh Mak, rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau hehehee.. Kita gak tau aja, bisa jadi dia rumputnya sintetis 😀

Ketika kita melihat bisnis orang lain lebih sukses, yang dilihat bukan objek bisnisnya. Tetapi subjeknya, orang yang menjalankannya. Dia cara jalaninnya gimana, apa saja ilmu yang dia pelajari, strategi apa, konsepnya gimana, manajemen timnya seperti apa, jurus langitnya dll.

Hari ini saya mau sharing isi buku Hypnoselling Taktik Jualan Tanpa Penolakan karyanya Mas Darmawan Aji.

Halaman 117, Rahasianya ada di Pertanyaan.

Banyak orang mengira bahwa penjual yang hebat adalah penjual yang banyak omong atau cerewet, benarkah demikian? Saya sih tidak sependapat. Saya justru paling tidak suka bertemu dengan penjual yang cerewet dan banyak omong. Menurut saya penjual yang hebat justru penjual yang bisa bertanya dengan tepat bukan sekedar menjelaskan. Questioning not telling. Karena kualitas pertanyaan sang penjual akan menentukan kualitas jawaban dari klien.

Orang hanya membeli produk yang mereka butuhkan. Maka, sebagai penjual kita diberi dua pilihan.

Pertama, memberitahu kepada prospek tentang apa yang mereka butuhkan.

Kedua, bertanya kepada prospek tentang apa yang mereka butuhkan.

Cara pertama bisa kita lakukan bila prospek sudah benar-benar percaya penuh kepada kita. Namun pada banyak kasus, cara pertama berisiko memunculkan resistensi (perlawanan/penolakan). Mengapa? Karena orang secara umum tidak suka diberitahu tentang apa yang perlu mereka lakukan. Maka, cara kedua adalah cara terbaik untuk menyadarkan prospek terhadap kebutuhannya.

Ada tiga manfaat mengajukan pertanyaan dalam penjualan. Tapi sayangnya saya tidak akan bagikan sekarang, karena mau ngurus cucian dulu Mak hihihiii… Mumpung rada terang cuacanya. Selengkapnya Mak bisa baca di halaman 118. Eh udah pada sampe kan bukunya? Jika belum sampe bisa konfirmasi ke Admin SBO di WA 087824468185 ya.

Jadi inget, terkadang ngurus konsumen, mirip dengan ngurus anak. Ketika kita memerintahkan anak untuk melakukan A, B, C. Dia akan merasa itu hanya kewajiban. Anak harus tahu dulu BIG WHY nya. Kenapa dia perlu melakukan A, apa manfaat dan kebutuhannya bagi dia. Ketika sang anak paham bahwa saat melakukan A dengan baik, dia akan mendapatkan manfaat untuk dirinya, maka diapun akan lebih semangat mengerjakannya. Bukan sebagai kewajiban, tetapi kebutuhan.

Baca: Banjir Follower berkat KMO (Kelompok Mentoring Online) Instagram

Selamat mencoba ya Mak jurusnya 😘

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Cara Memangkas Biaya untuk Meningkatkan Profit

Sboplaza.com – Cara Memangkas Biaya untuk Meningkatkan Profit

Yakin hanya fokus pada jumlah OMSET?
Karena omset itu hanya ilusi 😂 Omset besar belum tentu profitnya besar 😅 Bahkan ada yang ternyata tidak ada keuntungan sama sekali karena biaya-biayanya yang sangat tinggi.

Ini juga sedang jadi PR di bisnis saya Mak. Emangnya Mak kira bisnis yang usianya hampir 7 tahun gak akan ada PR lagi? 😂 PR bisnis itu sepanjang masa Mak, selama bisnisnya berjalan. Jadi kalo saat ini Mak yang baru mulai merintis tetapi males ngerjain PR, ya saya cuma bisa ikut bersedih aja. Karena kita belum pantas dikasih PR besar, sebab…PR kecil aja gak dikerjain.

Hidup ini pilihan.. mau sebatas jalanin bisnis sambilan atau mau serius dibesarkan supaya bisa besar juga manfaatnya untuk ummat.

Besarnya manfaat yang bisa kita berikan untuk ummat, bergantung juga seberapa sehat bisnis kita. Salah satu indikatornya adalah tidak minus, tidak rugi, tidak buntung. Harus ada untung.

Saya kutip 11 hal yang bisa kita lakukan untuk menekan biaya, dari buku Sukses Membangun Bisnis dengan Grounded Strategy, halaman 161.
1. Mengurangi karyawan yang tidak efektif.
2. Mencari dan menemukan bahan baku alternatif.
3. Mencari dan menemukan supplier alternatif.
4. Memangkas proses.
5. Mempersingkat waktu.
6. Membuat takaran yang pas, tidak lebih dan tidak kurang.
7. Mengurangi dan menghilangkan kesalahan proses.
8. Memangkas biaya rutin (lebih hemat listrik, lebih hemat air dll)
9. Menggunakan alat pengganti atau mesin pengganti untuk proses lebih mudah, lebih hemat dan lebih cepat.
10. Meningkatkan keterampilan skill karyawan untuk proses maupun layanan yang lebij cepat, lebih praktis dan lebih profesional.
11. Menambah kapasitas (contohnya: untuk menghasilkan 200 unit diperlukan 5 orang karyawan, sekarang diubah dengan jumlah orang yang sama menghasilkan 2 kali lipat produksi).

 

Baca: Closing Menggunakan Hard Selling?

 
Gimana Mak sudah mulai ada gambaran? Kira-kira point keberapa yang bisa segera Mak kerjakan? Iya lah segera, mencari celah keuntungan jangan ditunda 😂

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0
Memahami Pola Prilaku Manusia, untuk Memudahkan Penjualan

Memahami Pola Prilaku Manusia, untuk Memudahkan Penjualan

SBOPLAZA.COM – Memahami Pola Prilaku Manusia, untuk Memudahkan Penjualan

Bagi Mak yang jualan masih dengan memberikan fasilitas chatting dengan konsumen, tentunya kita gak mau di PHP-in ya ^_^ Lain halnya jika konsumen membeli via website/Marketplace/Ecommerce yang tidak ada fasilitas chatting.

Jika Mak masih menyediakan ruang bagi konsumen untuk bertanya lebih detail tentang produk/pelayanan yang Mak jual, maka sangat perlu kita pelajari ilmu komunikasi. Jangan sampe, konsumen gagal beli cuma karena kita salah memilih kata. Produk sih bagus, tapi…. kita salah menggunakan tata bahasa atau kurang tepat dalam memilih katanya.

Saya juga masih belajar Mak, ini lagi buka buku HypnoSelling halaman 134. Kalo buku Mak belum sampe, coba konfirmasi Admin SBO melalui WA 087824468185, mudah-mudahan gak nyangkut di kurir.

Perilaku manusia memiliki pola. Bila kita memahami pola seseorang, kita akan lebih mudah memengaruhi mereka. Gunakan pola yang sama, dan mereka akan percaya pada kita. Pola-pola ini tercermin dari pilihan kata yang mereka lakukan. Di dalam ilmu NLP, pola-pola perilaku ini dikenal dengan istilah Meta Program.

Meta Program adalah program internal dalam diri seseorang yang mengatur bagaimana mereka:
– Termotivasi
– Memproses Informasi
– Mengambil Keputusan

Dalam konteks penjualan, mengenal tiga hal di atas memudahkan kita dalam melakukan banyak hal bukan?

KRITERIA adalah kata kunci yang menjadi pertimbangan utama dalam memilih sesuatu. Kata kunci yang digunakan oleh seseorang sebagai label dari hal-hal yang ia anggap baik, tepat dan pas dalam konteks tertentu. Kata-kata ini menjadi pemicu bagi sebuah reaksi fisik dan emosional yang positif. Alan Pease mengistilahkan kriteria dengan “hot botton”.

Tujuan pertanyaan kriteria adalah untuk menemukan apa yang bernilai bagi pelanggan. Contoh pertanyaan untuk mengungkap kriteria:
– Apa yang Anda inginkan dari sebuah X?
– Apa yang Anda cari dari X?
– Apa yang penting bagi Anda terkait X?

Tanpa kriteria, kita akan memberikan solusi yang tidak sesuai dengan keinginan dari prospek kita.

Bayangkan skenario berikut:

Katakanlah Anda menjual berbagai jenis kerudung. Lalu datang seorang calon pembeli. Mana kira-kira yang potensi closingnya tinggi?

Skenario pertama: Anda tunjukkan berbagai macam kerudung ke dia. Katakan betapa cocoknya mereka menggunakan kerudung itu.

Skenario kedua: Anda bertanya dulu “Boleh tahu, kerudung seperti apa yang ibu cari? Untuk dipakai sendiri atau…?” Lalu Anda pilihkan kerudung yang sesuai dengan jawaban calon pembeli.

Kira-kira dari dua skenario sederhana di atas, mana yang potensi closingnya lebih tinggi? Tentu saja skenario kedua bukan?

+++++++

Gimana Mak? Sudah kebayangkan?

Dengan menggali keinginan konsumen terlebih dahulu, menurut saya akan meringankan pekerjaan kita.

+ Mba mau beli inner RAZHA donk.
– Mau inner apa Mba?
+ Coba lihat adanya apa?

Plis deh Mak, di RAZHA variant innernya banyak banget, kasian CS kalo harus kirimin semua foto ahahahaaa…. Dan waktunya jadi terpakai banyak untuk melayani satu konsumen.

+ Mba mau beli inner RAZHA donk.
– Mba butuh inner yang seperti apa? Menutupi kepala saja (ciput), inner ninja (hingga dada tapi membentuk leher) atau Inner syari yang seperti bergo?
+ Inner Syari seperti apa?
– Ini Mba fotonya, ada beberapa variant juga. Mba mau yang sederhana classic polos, atau yang ada modelnya?
+ Oh boleh yang classic aja, saya senengnya yang polos.
– Baik Mba, ini pilihan warnanya.

Baca : Penting Gak Sih Copywriting Bagi Bisnis Online?

Nah lebih asik ya Mak kalo kita bisa tahu apa kebutuhan dan keinginan konsumen. Sehingga kita menawarkan produk yang tepat kepada orang yang tepat, maka tingkat clossingnya insyaAllah lebih tinggi.

Coba yuk.. semoga Allah mudahkan urusan Mak. Omset meningkat, zakat sedekah juga meningkat 😉 aamiin..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Jangan Anggap Remeh Kompetitor Baru

Sboplaza.com – Jangan Anggap Remeh Kompetitor Baru

Edisi ke 4 dari rangkaian #Pelajari5Kompetitor yang bersumber dari bukunya Coach Fahmi halaman 285. Hari ini point ke 4 & 5 langsung saya bahas ya Mak.

4. Kompetitor Terdekat
Tentu mengejutkan jika ada bisnis yang berada di sekitar bisnis kita. Apakah kita lebih baik daripada mereka? Siapa yang sedang diawasi, mengapa pesaing tersebut berada sebegitu dekat dengan bisnis kita?

Lokasi bisa memberikan pengaruh terhadap keberadaan bisnis kita, apalagi kita memiliki produk yang sejenis. Kita patut melirik apa yang mereka lakukan agar kita menjadi waspada, siapa saja, berapa banyak disekitar kita. Hal ini diperlukan jangan sampai kita berada pada red ocean yang pada akhirnya akan menyulitkan kita sendiri.

Paham red ocean Mak?

Red Ocean Strategy adalah kondisi dimana kita bersaing pada pasar yang sama dengan pesaing. Pasar ini tentunya dihuni oleh banyak pelaku bisnis yang secara bersama-sama bersaing & turut membesarkan pasar yang ada. Karena begitu banyaknya pelaku bisnis pada pasar ini suasana persaingan akan begitu sengit hingga ‘berdarah-darah’. Dengan adanya persaingan tersebut memunculkan posisi perusahaan mulai dari market leader, challenger, follower, & neacher. Tentunya tiap-tiap posisi punya kelebihan dan kelemahan masing-masing.

Di dalam Red Ocean Strategy ini setiap pelaku bisnis akan berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan persaingan dan menjadi market leader. Tidak heran pada Red Ocean Strategy akan timbul persaingan yang tidak sehat, saling menjatuhkan dan berusaha “mengahabisi” setiap pesaingnya. Namun ternyata, kesuksesan sebuah perusahaan kini tidak lagi diukur dengan memenangi persaingan berdarah-darah di Red Ocean Strategy. Itu sebabnya kini hadir istilah baru yang disebut Blue Ocean Strategy.

Sumber: http://nourabooks.co/ id

5. Kompetitor Terbaru
Selalu ada yang tampil beda di dalam setiap kategori bisnis. Belajar dari pesaing paling unik adalah belajar untuk selalu tampak baru dan beda, unik produknya, rasanya, layanannya dan cara menikmatinya.

Menjadi unik adalah salah satu strategi yang perlu dipelajari. Sebagai seorang business owner, sering kali kita dikejutkan dengan adanya para pendatang baru dalam bisnis kita yang hadirnya membuat guncang, yang hadirnya mengambil sebagian dari pasar kita.

Ini tentu akan membuat kita sedikit cemas, bisa jadi ada ceruk-ceruk pasar yang semestinya kita garap di masa lalu belum sempat kita sentuh sehingga orang lain mengambil ceruk itu. Kita harus mewaspadai hal ini, makanya perlu kita pelajari pesaing ini. Meski terhitung baru apa yang mereka lakukan, apa yang belum kita kerjakan dan seterusnya.
Mak… jadi gak boleh kita duduk manis merasa berada di posisi aman. Santai aaah omset udah lumayan, konsumen sudah banyak, reseller banyak, stok aman.. Eh tiba-tiba muncul kompetitor baru yang dengan waktu singkat, dia menyedooot para reseller kita dan tentunya konsumen ikut ketarik kesana. Nangis bombay di pojokan hiiiikksss…

Baca: Kita Bisa Loh Ngalahin Kompetitor Besar (Part-3)

 
Yuk Mak semangat belajar terus, inovasi terus, update info terus, tingkatkan kemampuan tanpa henti. Ketika kita berhenti belajar, maka disitulah titik awal kehancuran bisnis kita 🙁

Semoga Allah mudahkan semua urusanmu.. aamiin..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Kita Bisa Loh Ngalahin Kompetitor Besar

Sboplaza.com – Kita Bisa Loh Ngalahin Kompetitor Besar

Edisi ke 3 dari rangkaian #Pelajari5Kompetitor yang bersumber dari bukunya Coach Fahmi halaman 284. Hari ini point ke 3: Kompetitor Terbesar.

Kompetitor yang memiliki size bisnis sangat besar dan sangat luas penguasaan wilayah marketnya. Bisa belajar dari para pesaing bisnis yang bisa tumbuh dan membesarkan size-nya dan menjangkau wilayah yang sangat luas. Amati gerak pesaing terbesar bisnis Anda.

Coba kita cari di sekitar bisnis kita sekitar 2-5 kompetitor terbesar, siapa saja mereka, apa yang mereka lakukan, seluas apa pengaruhnya, seperti apa tanggapan konsumen yang menggunakan produk/jasa mereka. Bagaimana sejauh ini mereka mengambangkan produk barang/jasa mereka, bagaimana mereka mampu mengendalikan orang-orang yang berhubungan dengan bisnis mereka termasuk bagaimana mereka mengendalikan para supplier mereka. Bagaimana proses bisa dilakukan dengan cepat dan biaya yang lebih hemat. Bagaimana hubungan mereka dengan para partner dan seterusnya.

Okey Mak, sekarang PR kita berikutnya adalah temukan kompetitor. Kompetitor itu harus dalam Target Market yang sama ya Mak. Untuk saat ini cukup dalam batasan itu yang kita riset. Nanti kalo kita sudah naik kelas baru boleh riset seluruh kelas pasar.

– Cari 2-5 Kompetitor Besar.
– Seluas apa pengaruhnya.
– Pelajari tanggapan konsumen mereka terhadap jasa/produknya.
– Temukan kekuatan dan kelemahan.
– Apa keunggulan tiap kompetitor dibanding pesaing lain.
– Perkembangan produk mereka.
– Bisnis lain yang berkaitan dengan mereka termasuk supplier. Bagaimana sistem kerjasamanya dll.
– Proses produksi hingga proses pemasaran.
– Sistem pembayaran, platform yang digunakan dll.
– Pelayanan purna jual.
– dll

Tidaaaaaak banyak banget ini PR nya wakakakaaa…
Makanya Mak, kalo jualan online gampang baper cuma karena di PHP in konsumen, artinya bisnis kita masih mental recehan. Yuk ah semangat NAIK KELAS. Orang besar pasti ujiannya juga besar. Jadi… kalo menghadapi ujian kecil, kalem aja…

 

Baca: Ternyata Kita Kalah Saing Karena Ini (Bagian ke-2)

 

Saya doain Mak naik kelas bisnisnya, bertumbuh dan bertambah teruuuussss…. aamiin..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Ternyata Kita Kalah Saing Karena Ini

Sboplaza.com – Ternyata Kita Kalah Saing Karena Ini

Episode ke 2 dari #Pelajari5Kompetitor

Setelah Mak temukan Kompetitor Terlama, sekarang kita masuk ke point 2. Carilah Kompetitor Terunik.

Kompetitor yang menawarkan produk yang unik atau beda sekali dengan yang lainnya, sehingga dicari-cari oleh pelanggan. Dalam bisnis yang kita kembangkan, Anda harus mampu menemukan siapa saja kompetitor paling unik. Bisa jadi produknya produknya, caranya, tatanannya atau apa saja yang membuat bisnisnya menjadikan lebih eksis karena keunikannya. Apa yang bisa kita kembangkan dari sini, apa yang bisa kita lakukan untuk perbaikan bisnis yang kita kelola.
Ya ampuuun Mak kita mah gemes kenapa konsumen belinya ke dia, padahal produk sama, harga sama, eh ternyata karena keunikan di bagian packing misalnya. Atau tata cara CS nya melayani unik banget sehingga membuat hati konsumen berbunga-bunga hihiihiii…

Jadi.. SUKSES jualan online itu bukan hanya sebatas jago pemasaran, jago ngiklan, jago bikin produk bagus, jago banting harga :p

Sekarang waktunya kita cari pojokan, bawa bantal empuk menggemaskan dari Zyva karyanya Teh Ai Fuzi Fauziah, boleh tambah cemilan dikit. Dikit aja loh ya, awas badan melebar :p

Yuk kita lakukan riset untuk mencari keunikan kompetitor dari berbagai sisi. Hasilnya kita bisa petakan bagian mana yang bisa kita ATM (Amati Tiru Modifikasi). Yes kudu dimodifikasi jangan PLEK dicontek 100% ini memalukan hihihiii… Nanti kita yang diketawain dan dibilang following.

 

Baca: Ngeriiii.. Dilibas Pesaing Tanpa Ampun! (Part ke-1)

 
Namun tidak semua keunikan mereka cocok untuk kita terapkan di bisnis kita ya Mak. Harus tetap sesuai dengan DNA bisnis kita masing-masing. Jangan keluar dari Jati Diri 😀

Hari ini saya akan ngerumpi dengan tim untuk bahas 5 Kompetiror. Semoga hasilnya baik, begitu juga dengan Mak yang langsung action, semoga hasilnya membawa kebaikan untuk pertumbuhan bisnis Mak. aamiin..

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Ngeriiii.. Dilibas Pesaing Tanpa Ampun!

Sboplaza.com – Ngeriiii.. Dilibas Pesaing Tanpa Ampun!

Mak aku sakit hati deh, masa tetanggaku bikin produk yang sama plek dengan yang udah aku launching.

Sebel deh sama sodaraku itu, aku bikin ini, dia ikut, aku jualan ini, dia ikut. Hadeeeeh..


Kalem Mak… Okey anggaplah sang tetangga dan sodara gak following kita lagi. Apakah artinya bisnis kita aman? Ya gak lah! Puluhan bahkan ratusan orang di luar sana bisa jadi following Mak juga. Brand A launching gamis terbaru, eh seminggu kemudian udah ada KW nya di tanah abang hihihiiii… Baru beberapa hari upload foto terbaru, eh udah ada orang yang buka PO dengan foto kita tapi barangnya mereka bikin sendiri. preeeet… Sebel ya Mak.

Kita memang gak bisa membendung yang seperti itu. Namun kalo mau iseng, langsung aja japri orang yang jualnya. Ngomong blak-blakan namun elegan ya Mak, tetep cantiiik. Bilang “Mba/Mas itu pake foto saya untuk jualan produk Anda, ini namanya pembohongan publik. Haram tuh duitnya. Karena produk Anda tidak sama dengan yang difoto. Bikin foto sendiri donk! Modal! Preeeet…” Wakakakaa… Ya jangan gitu juga ya Mak. Itu mah boleh dalam hati aja unek-uneknya.

Cukup kita nasehati sesama manusia. Selanjutnya biar Allah yang balas. Balasan Allah lebih pedih (sambil melirik sadis :p )

Rugi Mak energi kita dihabiskan untuk ngurus yang seperti itu. Karena yang ngebajak ya gak sedikit. Itu yang ketahuan, yang kita gak tau, jauh lebih banyak mungkin. Justru seharusnya kita gunakan energi untuk BERINOVASI TANPA HENTI. Konsumen tuh cerdas, mereka tahu mana yang baik. Kecuali pembelinya di kelas bawah yang bukan target market Mak.


Saya lagi buka bukunya Coach Imam ElfahmiSukses Membangun Bisnis dengan Grounded Strategy, halaman 283. Ngeri Mak isinya 😂

Mulailah merasakan dunia Anda dikepung dan dikuasai oleh siapa saja. Anda harus tahu semua pesaing Anda, Anda harus tahu berada di dunia seperti apa, itulah Grounded.

Ada 5 kompetitor yang harus Anda kenali yaitu:


1. Kompetitor Terlama. Dari pesaing terlama kita belajar tentang daya tahan. Ada perusahaan yang usianya ratusan tahun dan tetap hidup bahkan memimpin market. Bisnis bisa belajar bagaimana pesaing bisnis tersebut mampu bertahan di tengah pasar yang luar biasa kompetitif dan luar biasa dinamis. Bagaimana bisnis menghadapi krisis, melewati semua fase pertumbuhan dan eksis melayani pelanggan setianya dalam jangka waktu yang lama. Siapa saja kompetitor terlama kita, apa yang membuat dia masih eksis, apa yang membuat dia masih terus bisa bersaing, APA YANG BELUM KITA LAKUKAN UNTUK BISA SEPERTI MEREKA.

Bersambung…

Hihihiiii.. Saya gak akan langsung jabarin 5 kompetitornya sekarang ya Mak. Saya mau Mak praktekin dulu point 1 ini. Temukan KOMPETITOR TERLAMA lalu analisa seperti penjabaran di atas ya.

 

Baca: SEO For Instagram


Supaya gampang cari tulisan sambungannya kita gunakan #Pelajari5Kompetitor

Mari kita kibaskan jilbab  Ucapkan bismillah lalu ACTION!
Ketika action, jangan pake daster butut Mak :pfeelnya beda gitu loh. Walaupun kerja di rumah, tetep kudu cantik donk, secantik aku pake Khimarnya Finesya Hijab karya Mak Nia Pasya 😍Jangan ngiri ya :p

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Cara Sederhana Ini Bisa Memperbesar KEUNTUNGAN

Cara Sederhana Ini Bisa Memperbesar KEUNTUNGAN

Lagi musim sepi penjualan.
Kondisi ekonomi sedang menurun.
Daya beli masyarakat menjadi lemah.

Ada sebagian orang yang mengatakan hal tersebut adalah penyebab anjloknya omset mereka. Sehingga dengan alasan itu, merekapun ikut lemes proses beriklannya.

Ah percuma ngiklan, konsumennya gak mampu beli.

Yakin? Masa sih? Emangnya Allah kasih rejeki pake musim? 😀

Tugas kita ikhtiar ya, bukan ngedumel heheheee… Terus saja mencoba dan berusaha meningkatkan penjualan. Marketing langit dan marketing buminya dipraktekin tanpa henti.

Okey.. sudah dicoba tapi masih belum mencapai target yang diinginkan. Jika seperti ini bisa jadi buntung, bukan untung. Sudah coba iklan sana sini, tapi belum ada hasilnya.


Kalem Mak.. ambil kertas dan pensil.
– Evaluasi konten iklan
– Evaluasi target audience
– Evaluasi waktu tayang
– Evaluasi dana iklan
– Evaluasi media iklan

Evaluasi hanya bisa dilakukan jika kita beriklan lebih dari 1 kali. Sehingga ada pembanding untuk dianalisa. Terkadang bukan salah iklannya, tetapi salah target audience yang kita sasar. Bisa jadi karena salah waktu tayang. Atau bahkan salah media iklannya.

Selama proses iklan berjalan, Mak bisa lakukan hal sederhana ini untuk meningkatkan jumlah keuntungan. Saya sedang bedah buku “Instant Cashflow” by Bradley J. Sugars.

Halaman 188: Kurangi Semua Biaya Sebesar 10 Persen

Hal ini tidak mudah dilakukan tetapi dengan sedikit usaha, Anda dapat mengurangi semua biaya paling tidak sebesar 10%. Langkah pertama adalah mengetahui biaya apa saja yang ada. Sebagian biaya lebih mudah dikurangi daripada yang lain. Tetapi biaya tetap yang lebih rendah berarti KEUNTUNGAN YANG LEBIH BESAR.

Jadi Anda perlu meluangkan waktu untuk hal ini. Mendapatkan penawaran harga dari sejumlah pemasok, subkontraktor, atau layanan penjualan adalah beberapa cara mengurangi biaya.

Petunjuk dan Kiat:
1. Lakukan selangkah demi selangkah. 1 persen perpekan, lalu dalam waktu 10 pekan Anda berhasil melakukannya.
2. Pilah setiap area bisnis Anda dan perhatikan secara individu.
3. Terus Audit setiap aspek operasi Anda.
4. Coba sertakan orang luar yang objektif dalam hal ini.

Saya yakin Mak udah mulai kebayang nih apa yang harus dilakukan sekarang. Bayangkan keuntungan Mak akan bertambah, maka proses pengerjaannya pasti dinikmati 😉 Fokus pada hasil ya Mak.

Baca : Perlahan Tapi Pasti


Seperti saat kita ngajarin anak belajar, gemes ya Mak kalo anak gak ngerti-ngerti heheheee… Tetapi dengan kita fokus pada hasilnya yaitu anak menjadi pintar, bermanfaat untuk ummat dan mendapat ridho Allah, maka kita jadi semangat mendidiknya. Kadang ya Anak ada malesnya untuk belajar. Untung dapet meja lipat yang super lucu dari Mak Nury Bunda Fahiem owner Grosir Meja. Naziya jadi semangat belajarnya ^_^ Recommended!

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”