Category Archives: Inspirasi Dari Muri Handayani

  • 0

Calon Konsumen Akan Membeli Jika…

Sboplaza.com – Calon Konsumen Akan Membeli Jika…

Buka buku Hypnoselling halaman 182 yuk Mak. Udah pada sampe kan bukunya?

Seorang prospek akan membeli ketika benefit yang didapat lebih besar dari harga yang dibayarkan.

Apa yang dimaksud benefit? Benefit adalah keuntungan atau manfaat yang akan didapat oleh konsumen saat membeli produk kita. Secara sederhana ada dua macam benefit.

Pertama, benefit rasional. Terikat fungsi, bahan dan fitur produk.
Kedua, benefit emosional. Terkait gengsi, merk dan pelayanan.

Bagaimana dengan harga? Harga adalah biaya yang dibayarkan oleh seseorang untuk memiliki sebuah produk. Tidak terbatas pada uang, namun juga waktu dan usaha yang dikeluarkan untuk membeli sebuah produk.

Bila harga yang dibayarkan lebih besar daripada benefit yang akan didapat, tentu saja orang tidak akan mau membelinya. Sebaliknya, bila benefit yang didapat jauh lebih banyak daripada harga yang dibayarkan, maka orang akan mau membelinya.

Maka, jangan sekali-kali menyebutkan harga sebelum calon konsumen mengerti manfaat dari produk Anda.

Nah bagaimana caranya agak calon konsumen memahami sejelas-jelasnya benefit dari produk kita? Bagaimana pula agar persepsi mereka terhadap benefit yang didapat lebih besar daripada harganya? Ikuti tiga tips berikut:
1. Deskripsikan benefit sejelas-jelasnya.
2. Bingkai harganya.
3. Tingkatkan benefit buat mereka.

Bingung Mak? Alhamdulillah ^_^ ini artinya kita diminta Allah untuk nambah ilmu lagi, ilmu yang ada saat ini belum cukup. Silahkan baca lengkapnya di halaman 184. InsyaAllah nanti saya bahas lagi di sini.

Saya tertarik dengan BENEFIT EMOSIONAL. Ini yang bisa kita ulik dengan cara BRANDING. Benefit Emosional sangat bisa membantu kita menjual produk dengan harga tinggi dan tetap laris manis, walaupun toko sebelah jualannya banting harga. Biarin aja dia banting harga, kita mah jangan ikutan kerja rodi kaya dia. Kita jualan harus punya keuntungan yang cukup untuk bisa memenuhi semua biaya operasional dan biaya pertumbuhan perusahaan.

Jangan lupa baca berulang-ulang ya Mak bukunya lalu praktekan.. Semoga bermanfaat

Baca artikel sebelumnya : Cara Menghemat Baterai Smartphone Untuk Pemilik Online Shop

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Calon Konsumen Akan Membeli Jika…

Sboplaza.com – Calon Konsumen Akan Membeli Jika…

Buka buku Hypnoselling halaman 182 yuk Mak. Udah pada sampe kan bukunya?

Seorang prospek akan membeli ketika benefit yang didapat lebih besar dari harga yang dibayarkan.

Apa yang dimaksud benefit? Benefit adalah keuntungan atau manfaat yang akan didapat oleh konsumen saat membeli produk kita. Secara sederhana ada dua macam benefit.

Pertama, benefit rasional. Terikat fungsi, bahan dan fitur produk.
Kedua, benefit emosional. Terkait gengsi, merk dan pelayanan.

Bagaimana dengan harga? Harga adalah biaya yang dibayarkan oleh seseorang untuk memiliki sebuah produk. Tidak terbatas pada uang, namun juga waktu dan usaha yang dikeluarkan untuk membeli sebuah produk.

Bila harga yang dibayarkan lebih besar daripada benefit yang akan didapat, tentu saja orang tidak akan mau membelinya. Sebaliknya, bila benefit yang didapat jauh lebih banyak daripada harga yang dibayarkan, maka orang akan mau membelinya.

Maka, jangan sekali-kali menyebutkan harga sebelum calon konsumen mengerti manfaat dari produk Anda.

Nah bagaimana caranya agak calon konsumen memahami sejelas-jelasnya benefit dari produk kita? Bagaimana pula agar persepsi mereka terhadap benefit yang didapat lebih besar daripada harganya? Ikuti tiga tips berikut:
1. Deskripsikan benefit sejelas-jelasnya.
2. Bingkai harganya.
3. Tingkatkan benefit buat mereka.

Bingung Mak? Alhamdulillah ^_^ ini artinya kita diminta Allah untuk nambah ilmu lagi, ilmu yang ada saat ini belum cukup. Silahkan baca lengkapnya di halaman 184. InsyaAllah nanti saya bahas lagi di sini.

Saya tertarik dengan BENEFIT EMOSIONAL. Ini yang bisa kita ulik dengan cara BRANDING. Benefit Emosional sangat bisa membantu kita menjual produk dengan harga tinggi dan tetap laris manis, walaupun toko sebelah jualannya banting harga. Biarin aja dia banting harga, kita mah jangan ikutan kerja rodi kaya dia. Kita jualan harus punya keuntungan yang cukup untuk bisa memenuhi semua biaya operasional dan biaya pertumbuhan perusahaan.

Jangan lupa baca berulang-ulang ya Mak bukunya lalu praktekan.. Semoga bermanfaat

Baca artikel sebelumnya : 5 Bahasa Marketing yang Ampuh Untuk Menarik Perhatian Konsumen

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Cara Mendapatkan Pertolongan Allah

Sboplaza.com – Saya kan juga manusia biasa ya 😅 Bukan wonderwoman. Kadang lelah jiwa raga, kadang muncul rasa males, jenuh, mumet, pusing jawabin chat lebih dari 100 tiap harinya 😅

Seperti hari ini.. setelah kmaren 2 hari ikut pelatihan FINANCE & ACCOUNTING, pikiran jadi kusut 😅 banyak banget PR nya 😱 Duuuuh chat masih banyak yang belum dijawab.

Tiba-tiba saya inget.. kalo kita bantu orang lain, Allah akan bantu kita 😍 gitu katanya Mak. aamiin.. mari kita bongkar inbox 😉 eh nemu chat dari peserta yang rajin ngerjain PR. Duuuh rasanya energiku terisi kembali 😍

Ternyata dengan melihat kebahagiaan orang lain, kita akan ikut jadi bahagia. Dan energi positif yang dihasilkan mampu meluluhan energi negatif.

Duh aku bingung berbuat baik apa ya? Nolongin orang gimana, aku juga lagi susah.
Mak… yang namanya nolongin gak harus dalam suatu hal yang besar. Banyak kegiatan kecil namun bisa menghasilkan energi positif yang besar.
Misalnya..

– Gabung bersama Tim Kecanduan Sedekah bersama Teh Rochma Firdaus
– Sedekah nasi bungkus sehari 1.
– Kasih telor sekilo ke tetangga yang kurang mampu.
– Beli sendal jepit 1 pasang, taro di Masjid
– Beli kain pel/lap kasih ke Masjid.
– Lemari udah penuh sesak, pilihin yang udah gak dipake, sedekahin.
– Jadi tempat curhat teman yang lagi ada masalah. Lalu beri nasehat yang baik atau menyemangatinya.
– Cek didapur. Berapa banyak piring, gelas, sendok dan peralatan lainnya yang gak dipake, sedekahin aja.
– Bisa akutansi, ajarin ke temen yang lagi kusut keuangannya.
– Bisa gambar, bikinin logo teman-teman.
– Jadi jembatan antara 2 orang yang saling membutuhkan.

Baca : Ssssttt…Jangan Bilang Siapa – Siapa Ya, Ini Harga Yang Harus Saya Bayar Untuk Mempertahankan Razha

Buka mata dan hati untuk lebih peka terhadap KEBAIKAN yang bisa kita berikan. Dengan harapan nencari ridho Allah. Jadi ketika lagi kusut dengan MASALAH yang kita hadapi. Jangan terlalu fokus pada masalah. FOKUS PADA SOLUSI. Salah satu caranya dengan memohon pertolongan Allah. Bantu orang lain…

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Cara Menghitung Harga Jual

Sboplaza.com – Ini cara sederhana dari seorang Emak Rempong. Jadi kalo beda caranya, ya harap maklum saja heheheee Gak perlu didebat, mari kita diskusi untuk mendapatkan hasil yang semakin baik.

Kalo untuk pebisnis distribusi, enaknya ikutin harga dari pusat aja, boleh dinaikin dikit, sesuai dengan Target Market masing-masing Mak. Contohnya di RAZHA harga retail 70.000, ada Mitra RAZHA yang jual 75, 80, 85. Ya bebas aja, asalkan tidak jual dibawah 70.000. Misal 69.000, 68.900. Tugasnya pusat adalah menertibkan Harga Batas Bawah, dengan tujuan supaya tidak ada PERANG HARGA.

Kelaaaarrrr bisnis lo klo udah perang harga Mak. Mitra jadi pada males jualin, dan konsumen hanya akan beli ke orang yang jual termurah.

Untuk para produsen:

HPP (Harga pokok produksi)
– Bahan baku yang digunakan (Bahan utama hingga bahan tambahan)
– Transport beli bahan
– Penjahit/Tukang Masak/Pengrajin
– Biaya kemasan (dari kemasan yang bersentuhan dengan barang, hingga kemasan pengiriman, termasuk juga solasi, kertas alamat dll)
– Label, hangtag, pin tag dll
– Biaya QC (Quality Control)
– Resiko kegagalan produksi. Misalnya 1 roll jadi 50, tetapi biasanya ada resiko yang reject 10% (misalnya) jadi 1 roll kita anggap hanya jadi 45. Maka harga kain yang seharusnya 1 juta bisa jadi 50. Maka kita 1 juta dibagi 45. Walaupun misalnya nanti yang lolos 48 tetap kita hitung 45. Karena takutnya saat restock, jadinya 45 atau kurang.
– Foto produk (termasuk model, makeup, disain layout)
Misalnya ketemu HPP Rp.80.000

Mak mau margin berapa?

Nah apaan tuh MARGIN? Margin = selisih (biar gampang paham Mak)
Misalnya saya mau ambil margin 40.000. ini bukan profit loh ya.
Nah dari 40.000 inilah yang akan memenuhi kebutuhan:
– Biaya operasional (Listrik, sewa tempat, internet, gaji, ATK, dll)
– Biaya penyusutan perangkat kerja
– Biaya pengembangan bisnis
– THR karyawan
– Promosi
– Laba ditahan (keuntungan yang tidak diambil, ditambahkan ke modal supaya makin besar)
– Laba bersih
– Zakat
– dll

Nah loh..40.000 kirain gede, pas dihitung ternyata… wkakakaa.. masih ada sisanya gak tuh Mak :p
HPP 80.000 + Margin 40.000 = 120.000

Apakah ini harga RETAIL?
Bukan Mak.. ini harga untuk kita jual ke distributor.

Retail 100%
Agen 100% – 20% = 80%
Distributor 100% – 40%= 60%

Maka harga yang 120.000 itu adalah 60% dari harga retail.
120.000 dibagi 60, sama dengan 2.000
2.000 dikali 100%, sama dengan 200.000

Maka harga retailnya adalah 200.000
Hah gila baju gini aja 200.000 mahal amat! Kegedean untungnya, paling ini bahannya segini, jahitnya segini. Masa dijual 200 rebu!

Ibu saya nih yang paling sering ngomong kaya gitu ahhahaa.. soalnya ibu saya ngerti jahit. Tapi masalahnya ibu saya belum paham tentang biaya..biaya..biaya yang bejibun.

Dari retail 200.000
Distributor dapet 40% x 200.000 = 80.000
Lah produsen cuma 40.000 belum untuk biaya ini itu.

Ya udah kalo gak mau pusing jadi produsen, main aman aja di bisnis distribusi (jualan, jadi distributor/agen/reseller)

Baca : Tips Memulai Bisnis Properti Tanpa Modal Bagi Pemula

Jadi enakan mana Mak? hehhehee… hidup ini pilihan. Pilih yang nyaman di hati. Distributor kan juga bagi-bagi diskonnya ke agen/reseller. Mereka juga ada biaya promo, operasional dll.

Kenapa distributor harus 40%?

Ini berdasar pengalaman saya masukin produk RAZHA ke Hijup.com Mak. Mereka sebagai distributor minta 40% dari harga retail.

Catatan: Margin 40.000 bukan patokan. Silahkan sesuaikan dengan bisnis Mak masing-masing.

Boleh bagikan tulisan ini ke teman/saudara jika bermanfaat.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0
Kopdar Sekolah Bisnis Online

GILA! Dulu Saya Suka Ngatain Orang Lain GILA !

GILA!

Sboplaza.com – Dulu saya suka ngatain orang lain GILA 😅 Masa sehari tidur cuma 3 jam. Hidup ga usah gitu-gitu amat kali 😛 Dan yang saya katain itu guru-guru saya 😃

Dasar nasib, makanya ga boleh ngatain orang lain. Nanti kena batunya 😅 Apalagi yang dikatain guru. Ampuuun…
Sang guru ini malam sharing di grup A, B, C hingga larut. Pagi olah raga bareng karyawan. Siang kerja, bersosial dan ngurus keluarga. Pas ketemu di salah satu workshop, saya tanya untuk menghilangkan kepo. Pak.. bapak tidur sehari berapa jam? “3 jam” beliau menjawab. Dalam hati sontak saya bilang GILA! Untung ga keceplosan didepan mukanya 😅
Dalam semalam ludes 300 set gamis. Karyawannya dikit, tapi omsetnya lebih banyak dari saya 😍 Guru saya yang satu ini masih seneng jadi wonderwoman. Seneng ngurus bisnis pake tangan sendiri. Kalo ketemu, saya selalu bilang “Teh udah tidur?” Beliau jawab “Baru beres rekap orderan jam 1, jam 3 bangun”. GILA ini emak” sadis amat, dalam hati saya berucap. Siang lumayanlah ikut tidur nemenin si kecil. Jadi sehari ya 3jam-an tidurnya, tutur teteh beranak 2 ini.

Kopdar Sekolah Bisnis Online

Rumpi Sekolah Bisnis Online ( SBO )

Ternyata.. sebagian guru-guru yang lain juga begitu. 3-4 jam tidur sehari. Ga berlaku donk ya tentang pola 8 jam tidur. Alhamdulillah mereka sehat-sehat aja. Nah kenapa saya ambruk ya? Dengan pola seperti itu 😅 Mungkin masih proses adaptasi. Yang dasarnya tukang tidur, lalu merubah pola. 😃 Jadi inget.. dulu kalo dibangunin ibu, sampe gedor-gedor pintu, saya ga bangun 😅

Baca : 5 Bahasa Marketing yang Ampuh Untuk Menarik Perhatian Konsumen

Ini perjuangan, resiko yang saya pilih. Disaat memilih bisnis dan tidak mau mengurangi jatah waktu bersama anak, maka jatah tidur saya yang dipotong. Jam 1 kebangun dan ga bisa tidur lagi. Yo wis buka laptop dan ngetik dalam kegelapan 😅 Typo mulu ngetiknya balesin puluhan inbox. Ngejar setoran kerjaan harus beres sebelum jam 5.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Tips: Manajemen Waktu Emak Olshop

Sboplaza.com – “Yakin cari uang demi anak?”
Ah pertanyaan itu selalu menohok! Katanya cari uang demi anak, dari pagi sampe malem ngurus jualan terus. Anak malah gak keurus.

Anak gak pengen rumah mewah. Cukup rumah sederhana tapi sering dipeluk ayah bundanya, ini lebih membuat mereka bahagia.

Anak gak perlu mobil bagus. Berpetualang keliling kota naik angkot sama ayah bundanya lebih seru.

Anak gak ngerti baju mahal. Habis mandi, ambil baju seadanya, dipakein bunda, lalu dicium ayah dan dibilang “anak ayah wangi banget nih….”

Ah baper deh kalo udah ngomongin masa kecil. Masa kecilku… masa kecilku… 😭😭😭 Bapak ibuku sibuk mencari nafkah. Kami, anak-anaknya, dirawat oleh pembantu 😭

Aku tau banget rasanya haus kasih sayang orang tua. Makanya Mak Muri dendam! Tentunya dendam yang baik ya..

Dendam yang menjadi motivasi. Kelak, anak-anakku gak boleh “kehilangan” kasih sayang orangtuanya. Kami harus hadir dalam kehidupan mereka.

Omset milyaran, tapi kerja dari pagi sampe malam, ketemu pagi lagi. Gak sempet nemenin anak main… ah ini bukan Mak Muri banget.

Biarlah omsetnya secukupnya
– cukup bayar cicilan utang
– cukup beli rumah cash
– cukup untuk biaya haji bareng keluarga besar
– cukup tabungan pendidikan anak sekolah ke luar negri
– cukup dana bangun masjid
– cukup beli berlian
😅 ahahahaa.. aamiin…

Boleh omset milyaran, tapi harus berpegang pada prinsip “Keluarga Keurus, Bisnis Jalan Terus”.

Ketika ada KETIDAKSEIMBANGAN PERAN dalam hidup kita, maka harus ada yang dibenahi Mak. Dan semua kembali pada PRIORITAS.

Allah mah nanti gak akan tanya, omset kamu berapa?
Yang Allah tanya kan bagaimana kita mendidik dan merawat anak-anak yang sudah Allah titipkan.

Jadi.. kita ini Emak Rempong (boleh kalo mau bacanya Ibu Bangsa Rempong 😅) harus sadar diri. Allah cuma kasih 24 jam, dikurangi:
– tidur 6 jam
– Ibadah (solat ngaji) 2 jam
– dapur 3 jam
– cucian, jemuran, setrika 3 jam
– “kebutuhan suami” 1 jam (cukup gak Mak? 😅)
– rumah 1 jam
– mandi 0,5 jam
– mandiin dan suapin anak 2 jam
– istirahat/me time 1 jam
– ke pasar/tukang sayur + rumpi dikit 1 jam
– arisan/pengajian…
– nah sisanya baru kita gunakan untuk JUALAN ONLINE

Kira-kira… dengan sisa waktu hanya 2-4 jam sehari, apa bisa maksimal jalanin Olshop? Yang katanya sampingan tapi pengen hasilnya gede.

Maka solusinya ala Mak Muri adalah:
1. Pilih model bisnis yang waktunya fleksibel, sesuai dengan kerempongan masing-masing dan bisnis yang mudah dijalankan.
2. Kurangi jam tidur. Kerja sebelum subuh, disaat anak belum bangun, dan kerja malam hari setelah anak tidur. Capek donk Mak? Ya iyalah 😅
3. Gunakan aplikasi/tools pendukung. Cari aplikasi posting terjadwal, sehingga sepanjang hari, sosmed kita bisa tetap ada postingan tanpa kita harus sering pegang gadget.
4. Terapkan jam buka toko (jawab chat). Sesuaikan dengan ektifitas dan kultur di keluarga masing-masing. Cantumkan jam kerja Mak di sosmed, sehingga konsumen tau, jam berapa chatnya akan dijawab.
5. Kolaborasi dengan teman yang tingkat kerempongannya tidak sedahsyat kita. Bisa jadi dia fokus di jawab chat biar fast respon.
6. Cari perusahaan/jasa penyedia admin online yang bisa mengelola akun sosial media Mak ataupun terima jawabin chat. (Coming soon Mak Muri akan bantu sediakan, minta doanya ya…)
7. Rekrut karyawan. Kudu super sabar untuk mencari calon karyawan, ngajarinnya sampe bisa, evaluasi berkala, bentuk kultur kantor biar dia kerjanya betah dan loyal. Hitung gaji dan bonus yang menarik dll. Kalo Mak belum paham hal ini, boleh kita belajar bareng tgl 28 September secara online. Sampe pembagian jobdesnya nanti aku kasih tau juga. Tapi Mak cek kuota dulu ya, masih muat gak kelasnya, boleh japri bit.ly/wa-sbo

Lelah Mak… lelah banget ngurus keluarga iya, jalanin bisnis iya. Terkadang bukan hanya fisik kita aja yang lelah, batinpun kadang ikut lelah kan ya *Mak Muri curhat 😂

Aku hanya ingin berpesan ke Mak, jangan sampe kita super sibuk ngurus bisnis yang hasilnya cuma duit (iya cuma duit, gunakan kata CUMA!) tapi anak kita kehilangan kasih sayang dari kita. Kita gak bisa menikmati proses tumbuh kembang anak. Kita gak ada waktu bercengkrama dan mengapresiasi karya mereka.

Baca juga : Kisah Sukses Reni Irmawanti, Pemilik Bisnis Baju Anak Branded Dengan Omset Jutaan

Jangan biarkan mereka dekat dengan orang lain, tapi tidak dekat dengan ayah bundanya 😭😭😭

Gagal bisnis, bisa diulang lagi dari nol untuk memulai yang baru. Tapi gagal mendidik anak, gak bisa diulang Mak 😭 gak bisa kan anak-anak jadi kecil lagi.

Inget ya prinsip kita “Keluarga Keurus, Bisnis Jalan Terus”.

Kalo soal urusan jilbab sekolah, aku serahkan ke Mak Bunda Fanisya owner Fanisya Collection yang udah terbukti laris manis karena kwalitasnya baguuuusss… Naziya hari ini semangat sekolah pake jilbab barunya 😍Alhamdulillah berhasil berangkat sekolah tanpa drama 😅

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”

 


  • 0

80% Kesuksesan Closing Karena Ini

Sboplaza.com – 80% Kesuksesan Closing Karena Ini

Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa penyebab OMSET kita menurun adalah karena faktor luar (daya beli konsumen, politik, ekonomi global, musim dll).

Ambil cermin, trus ngaca 😅 Halloooo kamu.. iya kamu yang di cermin, udah bener kah cara jualannya?

Ceritanya kita udah pinter nih datengin leads (calon konsumen), eh pas giliran chatting sama kita, 99% kabur 😂 Nah loh kenapa? Tanyakan pada rumput yang bergoyang #eeaaa

Mungkin ini penyebabnya Mak. Ada di halaman 195 bukunya Mas Darmawan Aji yang berjudul Hypnoselling. Udah punya kan? Kalo bukunya belum sampe, silahkan konfirmasi ke WA 087824468185 ya, takutnya nyasar ke rumah mantan 😅

C.L.O.S.E ternyata ada singkatannya Mak, simak penjabaran Mas Aji:

Confidence
Tunjukkan kepercayaan diri. Orang tidak akan membeli dari orang yang ragu-ragu. Sayangnya banyak penjual yang tiba-tiba ragu saat waktunya closing.

Leading Question
Arahkan prospek dengan pertanyaan. Dalam penjualan, pertanyaan jauh lebih berdampak dibanding pernyataan. Keterampilan bertanya membedakan antara seorang penjual yang hebatdengan penjual rata-rata lainnya.

Observant
Penuh pengamatan, lihat respon mereka dengan baik, sesuaikan pendekatannya.

Sincerity
Lakukan dengan penuh ketulusan. Ingat kembali tujuan penjualan Anda. Tujuan penjualan adalah membantu orang lain mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Easy Going
Jangan baperan, santai. Lakukan prosesnya dan lihat hasilnya.

+++++

Wiiidiiiiih… cakep kan tuh Mak kalo kita bisa memiliki 5 sikap C.L.O.S.E seperti diatas. Yang awalnya nilai CR (Closing Rate) kita masih di 10%, bisa bertahap naik jadi 20, 30, 50, 80.. sampe 99% hihiiii… aamiin.. Boleh donk MIMPI, kan yang penting kita mau MEMANTASKAN DIRI. Latihan tanpa henti ya Mak 😘 Jangan pernah merasa udah pinter.

Nah yang jadi PR berikutnya adalah kita gak boleh pinter sendirian soal jualan. Nanti kita selamanya jadi Sales, bukan Owner donk 😁 Maka kita harus mau dan mampu menduplikat skill kita ke tim.

Beberapa hari lalu saya tanya Bu Erita Zurahmi, beliau sudah memiliki 9 CS 😍 Kalo saya baru ada 3 RAZHA + 3 SBO.

Jujur… skill CS saya masih amat sangat perlu ditingkatkan, nilai CR nya masih kecil banget menurut saya. Ini menjadi PR besar bagi kami. Alhamdulillah buku Hypnoselling menjadi bagian dari proses pembelajaran kami.

Secara bertahap saya praktekin dulu, lalu saya ajarkan ke tim. Iya, kitanya dulu yang kudu praktek Mak, biar tau, jurus tersebut ampuh gak 😂

Baca: SBO Sahabat UKM

Selain berguna untuk merebut hati konsumen, ilmu hypnoselling aku terapin juga untuk merebut hati anak hihihiiii… Bisa loh Mak, cobain aja. Kadar ngomelnya si Emak jadi berkurang, kalo kita pandai memilih kata yang tepat untuk mempengaruhi anak mengerjakan apa yang kita arahkan.

Salam SUKSES Online Shop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0

Tahap Mendelegasikan Tugas ke Karyawan

Sboplaza.com – Tahap Mendelegasikan Tugas ke Karyawan

+ Mak Muri pernah bungkus paket sendiri?
– Pernah
+ Pernah beli kain sendiri?
– Pernah, bawa 2 anak blusukan cari supplier kain. Satu gandeng, satu gendong 
+ Mak Muri pernah jawabin chat orderan sendiri?
– Pernah, dari sebelum anak bangun, sampe anak udah tidur hihihiii…
+ Kalo yang bagian ngiklan Mak Muri pernah?
– Dulu semuanya ya dikerjain sendiri dari A – Z. Tapi lama-lama suami dan anak protes. Emaknya cuma cinta sama Olshopnya. Yang dielus-elus cuma HP, suami gak kebagian jatah hihihiiii.. Karena badan rasanya udah remuk, jadi malam hari udah gak ada tenaga untuk tampil manis di depan suami.

Itu duluuu… Kalo sekarang harus setiap saat bisa tampil manis di depan suami dan anak-anak. Ya belum sesempurna itu sih, masih diperjuangkan hehee… Walaupun sekarang sudah ada karyawan, tetap beberapa pekerjaan masih saya pegang. Seperti bikin tulisan ini, saya yang merangkai sendiri^_^

+ Jadi Mak Muri sekarang masih pegang bagian apa aja?
– Posisi saya di RAZHA & Gulali bagian Branding & Marketing. Untuk SBO saya juga pegang Branding & Marketing namun ada tambahan lain yaitu Product Development. Karena belum ada HRD, saya juga yang pegang.
+ Kenapa Mak Muri pilih bagian itu?
– Karena gak ada yang ngerjain wakakakaaa… Gak deng, saya merasa potensi dan minat saya disitu.
+ Bagaimana cara mengetahuinya?
– Ketika kita rela bangun (disaat orang masih asik tidur), untuk mengerjakan itu dan tidak mudah lelah saat melakukannya, saya merasa itu passion. Beda halnya ketika saya harus milih kain, ngurus penjahit. Haddeeeeh… baru sebentar aja udah sakit kepala 😂
+ Jadi Mak Muri yang postingin di Instagram, jawab comment, cari follower?
– Kalo lagi iseng aja hehee… Karena semua itu sudah ada yang ngerjain. Jadi saya ini Manajernya lah ceritanya. Tugasnya bikin konsep, menentukan target, mengajarkan ke Tim, memastikan Tim kerja dengan benar dengan cara memantau laporan harian dan mengevaluasi secara berkala.

Ini versi saya, tahapan pekerjaan yang saya delegasikan ke Tim/Karyawan dimulai dari tugas dengan resiko yang kecil.
1. QC (Quality Control), lipet, bungkus, masukin ke rak.
2. Ambil barang di rak, bungkus paket, catet, kirim ke kurir.
3. Mengelola sosial media/website (non Ads)
4. Menjawab chat orderan.
5. Pengembangan produk.
6. Produksi (mengurus ke makloon, beli kain, menentukan jumlah dan jadwal produksi).
7. Laporan keuangan.

Baca: Rochma Indrawati Firdaus, Pengusaha Boneka Jari yang Berhasil Memberdayakan Ibu Rumah Tangga

Itu beberapa bagian dasar dalam Bisnis Online yang saya jalani. Tiap jenis bisnis, ada beberapa pekerjaan yang berbeda. Silahkan sesuaikan dengan bisnis Mak masing-masing. Belum tentu cara saya ini tepat atau cocok buat Mak.

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”


  • 0
Rita Elvanda Pebisnis Sukses Indonesia

Rita Elvanda, Pemilik Label Reeta yang Sukses Berkarir Didalam Rumah

Sboplaza.com – Rita Elvanda, Seorang ibu rumah tangga yang dikaruniai 4 orang anak ini layak dijadikan contoh nyata bagi setiap orang. Bahwa meraih kesuksesan didalam rumah bukanlah hal yang mustahil. Kesuksesan yang kini diraihnya bukan tanpa daya upaya melainkan oleh gigihnya perjuangan seorang Rita Elvanda dalam berbisnis.

Berawal di tahun 2009, saat pertama kalinya Rita Elvanda berjualan secara online melalui multiply. Namun, tiba – tiba saja nasib malang menimpa, lapak berjualan yang diberinama Gado-gado shop milik Rita Elvanda harus terhenti karena platform multiply ditutup. Kemudian berlanjut di tahun 2010, Rita Elvanda kembali memutuskan untuk berbisnis kembali.

Rita Elvanda Pebisnis Sukses Indonesia

Rita Elvanda bersama Sang Suami

Kali ini ia mencoba menggeluti bisnis di bidang flannel, souvenir, gantungan kunci dll. Namun, karena proses pengerjaan flannel yang cukup memakan waktu. Akhirnya Rita Elvanda kembali memulai bisnis barunya di tahun 2011. Lain halnya di tahun sebelumnya, Rita Elvanda kini mencoba menggeluti bisnis di bidang produk fashion. Namun sayangnya, hal itu tidak bertahan lama. Karena saat itu, suami Rita Elvanda mendapat kesempatan untuk menjadi tender pembangunan perumahan rakyat. Sehingga Rita Elvanda harus membantu suaminya untuk mengatur keuangan pembangunan perumahan rakyat tersebut.

Selanjutnya, di tahun 2013. Rita Elvanda kembali bergelut di bidang bisnis. Kali ini Rita Elvanda memfokuskan bisnisnya di bidang label kain. Namun seiring berjalannya waktu, tidak hanya label kain saja yang ditawarkan. Adapun label dalam bentuk stiker dsb. Padahal Rita Elvanda bukanlah seorang lulusan design grafis. Namun, berkat kegigihannya untuk terus mempelajari berbagai macam hal tentang design. Akhirnya Rita Elvanda berhasil menekuni usaha design dan digital printingnya.

Baca Juga : Belajar Dari Titi Limanjaya, Pemilik Baju Lucu 39000 yang Sukses

Untuk meningkatkan omset bisnisnya, Rita Elvanda pun mengikuti Sekolah Bisnis Online yang didirikan oleh Muri Handayani. Setelah mengikuti program di Sekolah Bisnis Online, secara mengejutkan fanspage facebook yang menjadi tempatnya untuk berbisnis mengalami peningkatan yang luar biasa hanya dalam 2 Minggu. Fan page yang semula berjumlah 600 Followers kini telah mencapai angka ribuan yang menakjubkan. Dan kini omset bisnisnya begitu melesat. Untuk melihat lebih detail design label hasil kreasinya, silahkan kunjungi laman web nya di www.labelreeta.com.


  • 0

Omset Turun 40% Ternyata Ini Penyebabnya

Sboplaza.com – Omset Turun 40%  Ternyata Ini Penyebabnya

Lagi-lagi FB dan IG update algoritma, bikin para IMers yang main Ads jadi pada BONCOS  You know the meaning of Boncos? 

Dana yang keluar, gak sebanding dengan hasil yang didapat. Ada yang sampe 2 juta sehari loh biaya iklannya ckckck… Kelas kakap ya.. Eh ternyata ada yang kelas Hiu.. sehari bisa belasan sampe puluhan juta  Timku belum berani segitu ahahahaaa.. soalnya bosnya pelit 

Itulah kenapa, saya gak full Ads untuk promoin RAZHA. Tetap harus ada yang organiknya. Sehingga kami tidak terlalu berpangku tangan kepada kondisi Ads.

Branding + Marketing + Selling

Itu 3 hal yang harus seimbang kita jalanin Mak. Selling ini untuk hasil jangka pendek. Berasa duitnya ketika kita jualan. Sedangkan Marketing jangka menengah, gak bisa hari ini langsung jadi duit. Butuh proses beberapa pekan bahkan beberapa bulan. Nah yang paling ngos-ngosan itu ngurus si Branding. Biayanya gak murah dan hasilnya kapan-kapan wakakkaaa… Maksudnya jangka panjang ^_^

Ini yang sering terabaikan oleh Emak Olshop: BRANDING.

Tapi ketika brandingnya udah nancep di benak konsumen, dia akan setia sama brand kita Mak. Walaupun tetangga jual lebih murah, konsumen gak peduli, yang penting ada brandnya kita tertera di produk.

Karena brand kita sudah dianggap sebagai “penjamin” bahwa produk tersebut bagus, baik, enak, nyaman, berkwalitas, keren, gengsi, berkelas, gw banget dll.

Untuk bisa “mencuci otak” konsumen, ya tidak bisa dalam waktu singkat, maklum kita bukan pesulap Maka kuatkan mental dan dana untuk menjalankan branding. Branding inilah yang nantinya insyaAllah akan menyelamatkan bisnis kita dikala kompetitor berdatangan.

Cara branding tuh gimana sih?

Sama Mak, aku juga masih pusing hihihiii… PR yang dikasih Pak Subiakto Priosoedarsono waktu saya ikut workshop BBB (Bisa Bikin Brand) belum kelar dikerjain  Walaupun baru sebagian yang dikerjain, tapi alhamdulillah hasilnya berasa banget. Ketika aku cuti 2 pekan kemarin, masyaAllah isi rekening tetap terus bertambah.

Branding + Marketing + Selling

3 hal itu menjadi satu kesatuan yang wajib kita urusin. Gak bisa hanya mikirin selling yang jangka pendek saja.

Baca: 3 Cara Cepat Mendapatkan Modal Usaha Tanpa Meminjam Uang Orang Tua

Branding + Marketing + Selling. Emang bikin pusing  Colek Mak Henita Rachmawaty owner Mamita Cakes, untuk cari mood booster dengan kue-kuenya yang ketika masuk mulut trus langsung bikin happy… nyeessss….

Salam SUKSES OnlineShop Indonesia
Muri Handayani
SBO (Sekolah Bisnis Online)
“Gaptek Hilang, Rejeki Datang”