Author Archives: sboplaza

  • 0
Ketakutan Calon Pengusaha Baru

Inilah Ketakutan yang Seringkali Menghantui Calon Pengusaha Baru

Sboplaza.com – Setiap manusia tentu pernah mengalami perasaan takut yang berlebihan. Contohnya saat hendak mempelajari hal baru. Belum melakukannya namun telah dihantui ketakutan terlebih dahulu. Tidak beda dengan apa yang ada di dalam kehidupan berbisnis. Banyak sekali calon pengusaha yang awalnya tengah mencoba untuk merintis usaha baru.

Namun harus terhenti, karena rasa takut mengalami kegagalan. Terlebih lagi, banyak calon pengusaha yang tidak memiliki kesiapan untuk menghadapi resiko yang bisa saja terjadi. Padahal, kegagalan merupakan bagian dari langkah untuk menuju kesuksesan. Justru berbekal kegagalan yang diperoleh, kita dapat mempelajari banyak pelajaran yang terkandung di dalamnya. Berikut ini ketakutan yang kerap kali menghantui calon pengusaha ketika hendak berwirausaha.

Ketakutan Calon Pengusaha Baru

Source : Google.com

1. Rasa takut menghadapi kegagalan

Seringkali kegagalan menjadi alasan bagi setiap orang untuk mulai berwirausaha. Rasa khawatir akan mengalami kegagalan juga tak jarang membuat banyak calon pengusaha mengurungkan niatnya. Faktanya, di dunia ini. Tak ada satupun pengusaha sukses yang tidak pernah mengalami kegagalan sebelumnya. Namun, perbedaannya hanya terletak apakah setelah menerima kegagalan, Anda akan menyerah atau kembali bangkit seperti sediakala.

2. Rasa takut mendapatkan kritikan dari orang lain

Faktanya, tatkala kita menjalankan sesuatu yang baru. Tentu akan mendapatkan tanggapan dari berbagai kalangan. Mulai dari keluarga, teman, kerabat dan sebagainya. Padahal, dengan membiasakan diri untuk terbuka menerima kritik. Akan menjadi semangat pada Anda untuk lebih baik lagi dalam menjalankan bisnis yang sedang dirintis.

3. Rasa takut kehilangan penghasilan dari tempat Anda bekerja

Dalam upaya bertahan hidup, tentu banyak diantara para pengusaha yang kini berhasil meraih kesuksesan. Dulunya, adalah seseorang yang bekerja di sebuah instansi. Namun, bayangkan bila saat itu pengusaha sukses tersebut tidak pernah mengambil resiko. Tentu dapat dipastikan bahwa pengusaha tersebut tidak akan berkembang. Sama halnya dengan Anda yang tengah berupaya untuk menjadi pengusaha. Tentu Anda perlu keluar dari zona nyaman dan mulai menjalani kehidupan dengan menggali potensi diri untuk berwirausaha.

Baca juga: Andika Putra, Ledakkan Omset Hingga Ratusan Juta Berkat Line@

Demikianlah ketakutan yang kerap kali menghantui calon pengusaha ketika hendak berwirausaha. Semoga Anda dapat menaklukkan rasa takut tersebut. Sehingga motivasi Anda untuk menjadi seorang pengusaha tidak sirna.


  • 0
Andika Putra, Pebisnis sukses berkat Line @

Andika Putra, Ledakkan Omset Hingga Ratusan Juta Berkat Line@

Sboplaza.com – Andika Putra, seorang pendiri onlineshop university yang sebelumnya banyak menjalankan bisnisnya secara online. Bisnis offline nya dimulai dari bisnis susu murni, EO seminar hingga keripik. Namun sayangnya, dari semua bisnis yang dijalankannya tersebut. Andika Putra mengaku tidak mendapatkan keuntungan penjualan yang mengagumkan. Hingga kemudian Andika Putra mencoba berbisnis produk herbal.

Alasan Andika Putra memilih untuk menjual produk herbal karena melihat beragam fenomena hidup anak muda yang sangat memprioritaskan penampilannya. Sehingga dipilihlah beberapa produk herbal yang hendak Andika Putra tawarkan. Dan salah satu produk herbal yang cukup laris di pasaran adalah produk peninggi badan.

Di tahun 2012, Andika Putra mencoba peruntungan baru dengan memanfaatkan social media sebagai platform untuk kegiatan promosi produknya tersebut. Namun sayangnya, di tahun 2014. Terjadi penurunan angka penjualan di toko onlinenya karena banyak pengguna yang beralih ke platform social media baru. Penurunan omset penjualan tentu menjadi ancaman yang sangat meresahkan dirinya. Hingga akhirnya, Andika Putra pun ikut beralih ke platform social media baru tersebut dengan tujuan untuk menjaring pangsa pasar yang lebih menggiurkan.

Andika Putra, Pebisnis sukses berkat Line @

Keputusan yang diambil Andika Putra tentu memberikan dampak yang baik untuk perkembangan bisnisnya. Lalu tiba – tiba saja, Andika Putra mendapat informasi mengenai platform baru yaitu LINE@. Suatu platform yang masih terasa asing di telinganya. Kemudian Andika Putra mencoba untuk mempelajari fitur dan kelebihan dari platform tersebut.

Setelah mempelajari kelebihan dan fitur yang dimiliki Line@. Andika Putra pun kembali memanfaatkan LINE@ untuk sarana berjualan produk herbalnya. Sungguh tak disangka, setelah Andika Putra menggunakan LINE@. Omset penjualan toko onlinenya, @Herbalstore.id mencapai 300 juta dalam kurun waktu 2 bulan.

Baca Juga : Cara Menyeimbangkan Kehidupan Pribadi dan Bisnis Bagi Seorang Pengusaha

Menyikapi kenyataan itu, Andika Putra mengaku sangat bersyukur dengan hadirnya LINE@ yang membantu dirinya untuk tetap terintegrasi dengan toko online, messenger dan social media dalam satu platform. Melihat kesuksesan yang diraih Andika Putra tentu Anda selaku pebisnis online tidak seharusnya melewatkan kesempatan untuk meraih kesuksesan dalam melejitkan omset dengan LINE@


  • 0
Cara menyeimbangkan kehidupan bagi pengusaha

Cara Menyeimbangkan Kehidupan Pribadi dan Bisnis Bagi Seorang Pengusaha

Sboplaza.com – Siapapun tentu ingin menjadi seorang pengusaha. Dan sejatinya, menjadi seorang pengusaha tentu membutuhkan perjuangan dan kerja keras yang tinggi. Namun, dikarenakan terlalu fokus untuk membangun sebuah bisnis. Seringkali kebanyakan pengusaha mengabaikan berbagai hal dalam hidupnya.

Sehingga tak jarang, banyak diantara mereka yang tidak dapat menyeimbangkan kehidupannya. Agar tidak terjebak pada situasi yang rumit tersebut, berikut ini cara menyeimbangkan kehidupan pribadi dan bisnis sebagai seorang pengusaha.

1. Manfaatkan waktu luang yang tersedia untuk menenangkan diri

Apabila anda memiliki waktu luang, pastikan anda memanfaatkannya untuk menenangkan diri dan relaksasi. Karena dengan menenangkan diri, tenaga dan fikiran yang dikeluarkan dapat terisi kembali. Sebagai seorang pengusaha, tentu anda dituntut untuk membuat perencanaan yang tepat untuk menjalan bisnis anda.

Dan proses untuk menjalankan rencana tersebut, pastinya akan sangat menguras energi dan waktu yang dimiliki. Maka dari itu, sangat penting bagi anda untuk meluangkan waktu sambil menghela nafas agar fikiran anda dapat fokus untuk menjalankan bisnis.

Cara menyeimbangkan kehidupan bagi pengusaha

Source : Google.com

2. Jangan lupa atur pola makan anda

Seringkali kesibukan yang menghadang menjadi alasan bagi setiap orang untuk melewatkan aktivitas makan. Padahal, aktivitas makan merupakan sesuatu yang teramat penting karena akan sangat mempengaruhi kesehatan anda. Bila anda melewatkan hal ini, justru tubuh anda tidak akan maksimal dalam beraktivitas. Dan tidak menutup kemungkinan, kondisi kesehatan anda akan menurun.

3. Jangan lupa untuk selalu menjaga komunikasi dengan orang terdekat

Sebisa mungkin, pastikan diri anda untuk selalu meluangkan waktu yang anda miliki untuk berkomunikasi dengan orang – orang terdekat anda. Terlebih lagi, manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Maka dari itu, jangan sampai anda berhenti terkoneksi dengan orang – orang di sekitar anda.

Baca: Novita Ariestanty, Pemilik La Vieta Butiq yang Sukses Meraup Omset Ratusan Juta

4. Menikmati liburan tentu menjadi sesuatu yang perlu anda prioritaskan

Mungkin anda pernah mendengar pepatah yang mengatakan bahwa waktu adalah uang. Namun, bukan berarti anda harus merasa khawatir bila tidak memanfaatkan waktu untuk memikirkan jalannya bisnis anda. Karena bagaimanapun juga, tentu ada titik jenuh saat anda menjalankan bisnis. Maka dari itu, anda perlu menyegarkan fikiran anda dengan berlibur. Entah berlibur bersama sahabat, kerabat maupun keluarga tercinta.


  • 0
Novita Ariestanty Pemilik La Vieta butik

Novita Ariestanty, Pemilik La Vieta Butiq yang Sukses Meraup Omset Ratusan Juta

Sboplaza.com – Novita Ariestanty, pemilik La Vieta Butiq yang sukses memaksimalkan omset bisnisnya hingga mencapai angka ratusan juta. Mengingat sedikit tentang latar belakang orang tua Novita Ariestanty yang merupakan pegawai bumn. Tentu Novita Ariestanty menyadari bahwa dirinya tidak memiliki bakat dalam berdagang. Seperti halnya orangtua pada umumnya, orang tua dari Novita Ariestanty sangat mengharapkan Novita Ariestanty dapat bekerja kantoran di sebuah instansi.

Namun, dikarenakan kejenuhan yang dirasakan Novita Ariestanty. Akhirnya Novita Ariestanty mencoba mencari peluang bisnis online di internet. Ketika sedang berselancar di dunia maya, Novita Ariestanty menemukan komunitas bunda in biz. Melihat banyaknya member yang telah bergabung. Kemudian Novita Ariestanty juga memutuskan untuk bergabung dengan komunitas tersebut. Komunitas itulah yang kemudian menjadi sejarah awal Novita Ariestanty mengenal bisnis di internet lebih detail lagi.

Dan di tahun 2008, Novita Ariestanty kembali membuat keputusan untuk resign dari kantor tempat ia bekerja karena ia berupaya untuk fokus dalam merintis bisnis. Selain mengikuti komunitas bunda in biz, Novita Ariestanty juga mengikuti komunitas TDA ( Tangan Di Atas ). Disana Novita Ariestanty memiliki teman yang memberikan penawaran kios di JACC yang sekarang menjadi Thamrin City. Tak ingin melewatkan kesempatan, Novita Ariestanty pun menerima tawaran kios tersebut.

Novita Ariestanty Pemilik La Vieta butik

Pada saat itu, Thamrin City masih sepi pengunjung. Sehingga tak heran bila di bulan pertama membuka kios. Novita Ariestanty hanya mendapatkan satu konsumen. Namun setidaknya, hal itu cukup membahagiakan bagi Novita Ariestanty. Karena bagaimanapun juga, segala sesuatu perlu disyukuri. Selama berjualan di JACC atau Thamrin City, Novita Ariestanty banyak mendapatkan pelajaran berharga dari para pedagang. Khususnya cara bertahan dalam kondisi sepi dan ketika ramai pengunjung.

Namun di tahun 2009, Novita Ariestanty resmi menutup kiosnya di Thamrin City. Dan ketika memutuskan untuk menutup kiosnya di Thamrin City, masih banyak sisa baju yang belum habis terjual. Novita Ariestanty kembali memutar otaknya agar baju – baju tersebut dapat terjual habis. Karena terjebak kondisi yang cukup menyulitkan dirinya untk menjual kembali baju – baju yang belum habis terjual di Thamrin City. Akhirnya Novita Ariestanty memutuskan untuk menyedekahkan baju – baju tersebut.

Sebenarnya menutup kios di Thamrin City bukanlah pilihan yang mudah. Terlebih lagi saat memutuskan untuk menutup kios tersebut. Novita Ariestanty sempat putus asa untuk membayar cicilan hutang pada bank. Karena selama berjualan di Thamrin City, ia sempat menggadaikan seritifikat rumah untuk biaya produksi. Namun, Novita Ariestanty tidak pernah pantang menyerah untuk kembali menelusuri peluang bisnis.

Saat itu, Blackberry Messenger ( BBM ) menjadi platform chatting yang banyak diminati. Melihat fakta tersebut, Novita Ariestanty pun mencoba untuk berjualan secara dropship di BBM. Barang yang dijualnya bermacam – macam, mulai dari tas, sepatu, toples, baju dan masih banyak lagi. Novita Ariestanty bersyukur, hasil penjualannya cukup lumayan untuk memenuhi kebutuhan. Namun lagi – lagi harus terhenti karena suppliernya kurang amanah sehingga Novita Ariestanty seringkali dituduh penipu oleh customernya.

Demi meningkatkan pendapatannya, Novita Ariestanty kembali mencari peluang dengan berjualan kue kering. Kali ini Novita Ariestanty bersungguh – sungguh hingga membuatkan websitenya. Tak berhenti disitu, Novita Ariestanty juga mencoba bisnis di bidang travel umroh.

Selama 2 tahun, Novita Ariestanty terombang – ambing dalam merintis bisnis. Hingga akhirnya Novita Ariestanty memutuskan untuk melaksanakan umroh pada bulan Mei 2013. Selepas pulang dari umroh, Novita Ariestanty mendapatkan jalan untuk memulai bisnis kembali. Ia pun memutuskan untuk menjual baju muslim. Dengan tekad yang kuat, Novita Ariestanty berupaya untuk menjemput kesuksesan dalam berbisnis.

Ia dibantu oleh temannya di komunitas TDA ( Tangan Di Atas ) Jakarta Timur untuk mengoptimasi blog. Dan akhirnya, bisnis baju muslimnya dapat laris di pasaran hingga sekarang. Mungkin memang awalnya Novita Ariestanty menggunakan platform web untuk berjualan produk busana muslimnya. Lalu di awal tahun 2014, Novita Ariestanty belajar cara untuk mengoptimasi Instagram di Sekolah Bisnis Online ( SBO ) dan mencoba peruntungan jualan di Instagram.

Baca Juga : Alasan Mengejutkan Mengapa Produk yang Anda tawarkan Tidak Memikat Hati Konsumen

Sulit dibayangkan, ternyata penjualannya meningkat dengan cepat. Terbukti dengan jumlah omset dari penjualan busana muslim tersebut yang telah berhasil mencapai angka 600 juta. Tak lupa Novita Ariestanty mengungkapkan bahwa kunci kesuksesannya terletak pada karakter focus, tekun, komitmen, konsisten, sedekah dan sabar.


  • 0
Alasan utama produk anda tidak mendapatkan pembeli

Alasan Mengejutkan Mengapa Produk yang Anda tawarkan Tidak Memikat Hati Konsumen

Sboplaza.com – Bicara mengenai dunia bisnis, tentu tidak terlepas dari pembicaraan seputar produk yang hendak dijual. Namun, seringkali focus tersebut lebih mengutamakan kemasan dibandingkan isi dari produk tersebut. Sehingga tak jarang bila produk yang telah Anda tawarkan tidak diminati para pembeli. Sekilas memang tidak ada yang salah bila Anda menginginkan kemasan yang baik untuk produk Anda. Namun, Anda juga perlu berfikir bahwa konsumen pada dasarnya hanya menginginkan produk yang mereka butuhkan.

Maka dari itu, Anda dituntut untuk senantiasa melakukan inovasi terhadap produk maupun jasa yang ditawarkan. Bila Anda mendapati kejadian dimana Anda telah memasarkan produk maupun jasa yang Anda tawarkan, tetapi tak kunjung menjaring pelanggan. Inilah alasan mengejutkan mengapa produk yang Anda tawarkan tidak memikat hati konsumen.

1. Calon konsumen belum mengenal detail produk yang Anda tawarkan

Sekalipun Anda memberikan embel – embel diskon maupun harga murah untuk produk yang Anda tawarkan. Konsumen tidak akan mudah tergoda begitu saja. Terlebih lagi, kini konsumen telah lebih cerdik dan pintar dalam memilih serta memilih produk yang dibutuhkannya. Untuk itu, Anda perlu memperkenalkan lebih jauh mengenai produk yang Anda tawarkan. Sehingga konsumen dapat memilih produk Anda sebagai solusi kebutuhan mereka.

Alasan utama produk anda tidak mendapatkan pembeli

Source : Google.com

2. Konsumen belum paham mengenai manfaat yang ditawarkan produk Anda

Produk yang baik tentu dapat memberikan manfaat bagi konsumen yang membutuhkannya. Maka dari itu, untuk membuat konsumen Anda memilih untuk menggunakan produk Anda. Pastikan Anda memaparkan segudang manfaat dari produk yang Anda tawarkan.

3. Konsumen tidak menyadari bahwa produk yang Anda tawarkan merupakan solusi kebutuhannya

Terkadang, konsumen seringkali tidak menyadari bahwa produk Anda akan menawarkan solusi bagi mereka. Selain berupa solusi kebutuhan, tentunya produk Anda akan membuat kehidupan menjadi lebih mudah. Maka dari itu, inilah tugas Anda untuk mengedukasi konsumen agar memilih mempercayakan kebutuhannya pada Anda. Buatlah pelanggan menjadi cerdas dan merasakan bahwa dirinya tidak akan menyesal karena telah memilih produk Anda.

Baca: Shany Wiendyana, Kisah Sukses Ibu Rumah Tangga yang Menjual Al-Qur’an Cantik

Demikianlah alasan mengejutkan mengapa produk yang Anda tawarkan tidak memikat hati konsumen. Semoga dengan informasi ini, Anda dapat lebih mengoptimalkan kembali produk yang Anda tawarkan pada calon konsumen Anda. Selain itu, diharapkan Anda juga dapat lebih mengembangkan strategi promosi produk yang Anda tawarkan.


  • 0
Shany Wiendyana Pemilik Rumah Muslimah Eno

Shany Wiendyana, Kisah Sukses Ibu Rumah Tangga yang Menjual Al-Qur’an Cantik

Sboplaza.com – Shany Wiendyana, sosok ibu rumah tangga yang kini berhasil meraih kesuksesannya dengan berjualan Al-qur’an cantik. Pada awalnya, Shany Wiendyana mengaku tidak mahir berjualan. Namun, tepat di tahun 2012. Shany Wiendyana hamil, sehingga akhirnya ia harus berhenti bekerja di sebuah instansi. Di tengah hiruk pikuk kebutuhan hidup yang terus bertambah, Shany Wiendyana memutuskan untuk berjualan meski awalnya ia dipaksa oleh sahabat karibnya.

Produk yang dijualnya pertama kali adalah pembalut herbal. Alasan mengapa Shany Wiendyana memilih pembalut herbal sebagai produk yang hendak dijualnya, karena ia ingin membantu banyak wanita untuk terbebas dari keluhan seputar organ kewanitaan.

Dengan bermodalkan tekad kuatnya untuk berjualan, Shany Wiendyana mulai mempromosikan produk pembalut herbal tersebut ke facebook. Selama berjualan pembalut herbal, Shany Wiendyana banyak mempelajari cara berjualan online yang baik dan benar beserta strategi pemasarannya. Salah satu bentuk upaya Shany Wiendyana dalam mempelajari banyak hal tentang bisnis online. Ia buktikan dengan mengikuti Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Alhasil, produk pembalut herbal yang dijualnya dapat habis hanya dalam waktu 2 bulan saja.

Shany Wiendyana Pemilik Rumah Muslimah Eno

Tak puas dengan berjualan pembalut herbal, Shany Wiendyana kembali mencari peluang berjualan produk lain selain pembalut herbal. Hingga akhirnya pilihan tersebut jatuh pada Al-Qur’an cantik. Karena bagi Shany Wiendyana, ia ingin menjual sesuatu yang dapat membawanya pada keberkahan dan kebaikan.

Sebagai pemilik Rumah Muslimah Eno, Shany Wiendyana harus kembali memutar otaknya kembali. Ia pun langsung mendaftarkan diri sebagai reseller di sebuah online shop. Ketika menjadi seorang reseller, Shany Wiendyana memasang target penjualan sebesar Rp. 300.000 per bulan. Dengan semangat yang tinggi untuk berjualan, target tersebut akhirnya dapat terlampaui.

Tak puas dengan target penjualan tersebut, Shany Wiendyana akhirnya mengajukan diri sebagai reseller gold dengan target penjualan yakni 3 juta per bulan. Awalnya, ia sempat pesimis menerima kenyataan tersebut. Namun, ia mendapatkan hasil tak terduga dengan mendapatkan hasil penjualan sebesar 4 juta.

Baca Juga : Kesalahan Para Pebisnis Online Saat Menawarkan Produk atau Jasa di Sosial Media

Kemudian, Shany Wiendyana akhirnya memutuskan untuk merekrut reseller di dalam sebuah grup yang ia buat. Semua itu ia lakukan dalam rangka untuk menjadi jalan rezeki bagi orang lain. Dengan bermodalkan niat dan ilmu yang dipelajarinya di Sekolah Bisnis Online ( SBO ), Shany Wiendyana akhirnya dapat melambungkan omset penjualan Al-qur’an cantiknya hingga angka yang fantastis.


  • 0
kesalahan para pebisnis online

Kesalahan Para Pebisnis Online Saat Menawarkan Produk atau Jasa di Sosial Media

Sboplaza.com – Kehadiran sosial media tentu memberikan keuntungan berlipat ganda bagi para pebisnis yang hendak memasarkan produk maupu jasa yang diberikannya. Namun, seiring berjalannya waktu. Anda dituntut untuk menyesuaikan diri dengan kondisi dan periaku konsumen di sosial media saat ini.

Tak jarang, banyak para pebisnis yang mengabaikan hal ini. Sehingga mereka kehilangan kesempatan untuk dapat menjaring konsumen lebih banyak lagi. Agar tidak terjerumus ke dalam hal yang sama, berikut ini kesalahan yang dilakukan pebisnis online saat menawarkan produk maupun jasanya di sosial media.

1. Melakukan pemasaran di sosial media tanpa perencanaan terlebih dahulu

Ketika anda hendak memasarkan produk maupun jasa di sosial media, hal itu memerlukan eksekusi, rencana dan tekhnik yang baik. Misalnya saja, anda perlu mengetahui umur target market bisnis anda dan sebagainya. Sehingga anda tidak sekedar menyebarluaskan informasi. Karena bila hanya begitu, tentu akan terasa percuma dan konversi penjualan tidak akan meningkat.

kesalahan para pebisnis online

2. Kurangnya materi promosi yang menarik

Seringkali kesalahan yang satu ini juga terjadi di kalangan para pebisnis online. Yaitu mendoktrin pengikutnya di sosial media dengan materi – materi produk yang akan mengganggu kenyamanan pengikutnya. Sehingga tak heran bila banyak pengikut yang akan meng-unfollow atau berhenti mengikuti perkembangan sosial media anda. Maka dari itu, pastikan anda juga menjejali materi promosi tidak hanya dengan materi produk anda namun dapat juga dengan memberikan selingan materi menarik seperti mengadakan give away atau kuis dan sebagainya.

3. Komunikasi searah di sosial media

Faktanya, sosial media adalah tempat untuk berinteraksi satu sama lain. Dan dengan fungsi tersebut, pastikan anda dapat membuat konten yang dapat memicu interaksi dengan pengikut anda. Pastikan komunikasi tidak searah. Karena dengan melakukan komunikasi dua arah. Tentu hal itu akan membantu anda mengenal lebih dekat calon konsumen anda.

Baca juga: Atik Nurbayati, Pemilik Butik Online Rumah Zarra yang Sukses Hingga ke Mancanegara

Demikianlah kesalahan para pebisnis online saat menawarkan produk maupun jasa di sosial media. Semoga hal ini dapat membantu anda untuk terhindar dari kesalahan saat memasarkan produk maupun jasa di sosial media anda.


  • 0
Kisah Sukses Atik Nurbayati Pemilik Rumah Zarra

Atik Nurbayati, Pemilik Butik Online Rumah Zarra yang Sukses Hingga ke Mancanegara

Sboplaza.com – Atik Nurbayati, Ibu rumah tangga yang memiliki sebuah butik online dengan nama Rumah Zarra ini terbilang belum lama menggeluti dunia online marketing. Namun, siapa sangka bahwa kesuksesan kini berhasil dalam genggamannya. Pada awalnya, di tahun 2001. Atik Nurbayati menjadi seorang karyawan di sebuah perusahaan multinasional.

Tak lama kemudian, Atik Nurbayati melanjutkan perjalanan karirnya untuk menjadi seorang konsultan HRD dan Konselor di sebuah SMP/SMA. Kemudian Atik Nurbayati juga sempat mendapat amanah untuk menjadi kepala sekolah di sebuah SMP/SMA selama 2 tahun.

Namun akhirnya, perjalanan karirnya harus terhenti karena suaminya tidak mengizinkan Atik Nurbayati untuk berkarir di instansi manapun setelah hamil. Hingga pada akhirnya, Atik Nurbayati mengikuti program yang diselenggarakan oleh Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Hal itulah yang kemudian mengubah pola pikirnya untuk menjadi seorang pengusaha.

Kisah Sukses Atik Nurbayati Pemilik Rumah Zarra

Berbekal tekad dan semangat untuk menjadi seorang pengusaha, Atik Nurbayati aktif untuk mempraktekkan ilmu yang didapatnya dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ). Salah satu ilmu yang pernah didapatnya adalah ilmu mengenai google plus. Usai mempraktekkan ilmu google plus tersebut, Atik Nurbayati berhasil mendapatkan predikat sebagai agen teraktif dengan penjualan terbanyak dari 7 brand yang dipegangnya.

Uniknya, berkat ilmu google plus yang diterapkan pada bisnisnya. Kini Atik Nurbayati seringkali mendapatkan banyak orderan yang sangat menggiurkan dari konsumennya. Tak hanya di Indonesia saja, konsumen Rumah Zarra bahkan telah merambah ke mancanegara. Seperti Taiwan, Hongkong, Australia, Amsterdam, Malaysia dll.

Baca Juga : Ini Dia Penyebab Toko Online Anda Sepi Pengunjung

Padahal, saat pertama kali merintis bisnis butik onlinenya, Rumah Zarra. Atik Nurbayati merasa kesulitan untuk mendapatkan produsen. Namun, yang terjadi kini malah sebaliknya. Banyak produsen yang menawarkan program keagenan pada Atik Nurbayati. Selain dari ketekunannya dalam mempelajari ilmu google plus, Atik Nurbayati juga selalu menyadari bahwa kesuksesannya tersebut tidak terlepas dari kekuatan doa dan upayanya selama ini untuk dapat selalu beribadah tepat pada waktunya.


  • 0
penyebab toko online anda sepi

Ini Dia Penyebab Toko Online Anda Sepi Pengunjung

Sboplaza.com – Berbisnis via online kini sudah banyak dilirik dan membuat banyak orang tertarik untuk menggelutinya. Namun sayangnya, Anda perlu memperhatikan bahwa prospek bisnis online tidak selalu manis kedengarannya. Ada kalanya omset menurun karena berkurangnya konsumen. Maka dari itu, untuk mengantisipasi berkurangnya konsumen. Anda perlu mengetahui penyebab dari sepinya toko online Anda. Berikut ini penyebab utama sepinya toko online Anda.

1. Toko online Anda tidak tertata rapi

Salah satu penyebab dari sepinya toko online adalah toko online yang tidak tertata rapi. Dan toko online yang berantakan akan membuat konsumen tidak betah berlama – lama mengunjungi toko online Anda. Caranya, Anda perlu membersihkan toko online Anda dari widget pop-ads karena hal itu dapat mengganggu kenyamanan konsumen. Selain itu, hilangkan widget yang tidak perlu untuk ditampilkan seperti kalender, mp3 dan sebagainya.

penyebab toko online anda sepi

2. Menetapkan harga yang terlalu mahal

Pastikan Anda berhati – hati saat menetapkan harga yang terjangkau untuk konsumen. Karena bagaimanapun juga konsumen selalu ingin mendapatkan produk berkualitas yang terjangkau. Saat menentukan harga, pastikan Anda melakukan survey di pasaran. Sehingga harga yang Anda terapkan nantinya tidak akan membuat konsumen Anda berpaling ke tempat lain.

3. Layanan yang buruk bagi pelanggan

Ketika Anda berbisnis, pastikan bahwa layanan untuk pelanggan benar – benar maksimal dan tidak mengecewakan. Bagaimanapun juga, pelanggan selalu ingin dijadikan prioritas. Pastikan Anda benar – benar memperhatikan dengan benar apa yang diinginkan pelanggan. Selain itu, jangan lupa untuk memaksimalkan layanan keluhan pelanggan. Sehingga bila terjadi komplain pelanggan dapat dengan mudah mengutarakan keluhannya pada Anda.

Baca: Nurshoffa Mujahidah, Ibu Rumah Tangga Dengan Omset Ratusan Juta Tanpa Gelar Sarjana

Demikianlah penyebab utama sepinya toko online Anda. Semoga dengan informasi ini, Anda dapat lebih memaksimalkan toko online yang Anda miliki agar lebih banyak dikunjungi konsumen. Sehingga omset penjualan Anda dapat meningkat dengan pesat. Jangan lupa juga untuk memaksimalkan toko online Anda dengan inovasi serta promo khusus yang mampu menarik pelanggan untuk berkunjung dan melakukan transaksi di toko online Anda.


  • 0
Nurshoffa Mujahidah Ibu Rumah Tangga Sukses pemilik brand Fenuza

Nurshoffa Mujahidah, Ibu Rumah Tangga Dengan Omset Ratusan Juta Tanpa Gelar Sarjana

Sboplaza.com – Nurshoffa Mujahidah, Seorang ibu rumah tangga yang sukses merintis bisnis produk muslimnya di Bandung. Sebagai pemilik brand Fenuza, kesuksesan yang kini diraih Nurshoffa Mujahidah tentu didapat dengan perjuangan dan pengorbanan yang tak jarang dapat menguras air mata. Sedari kecil, Nurshoffa Mujahidah adalah seorang pemimpi yang beruntung dapat mengenyam pendidikan di sebuah sekolah swasta karena beasiswa. Sekolah tempat ia belajar dahulu, adalah sekolah dengan mayoritas orang – orang berada. Melihat mobil pribadi yang lalu lalang di halaman sekolah tentu bukanlah hal yang asing bagi Nurshoffa Mujahidah.

Tidak seperti teman – teman di sekolahnya yang banyak mendapat kemudahan dari orang tuanya. Nurshoffa Mujahidah justru harus berjuang keras untuk mendapatkan apapun yang diinginkannya. Misalnya saja, ketika Nurshoffa Mujahidah ingin mendapatkan uang jajan. Ia perlu mengupayakannya seorang diri.

Selain itu, karena terdapat perbedaan jenjang social antara dirinya dan teman – temannya. Tak jarang, Nurshoffa Mujahidah selalu mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan dari teman – temannya. Seperti diledek, dijauhi, dibully dan sebagainya. Akhirnya, teman terbaik Nurshoffa Mujahidah adalah pensil dan kertas. Disanalah ia sering menuliskan beragam mimpi dan cita – cite terbaiknya. Dalam hatinya, ia selalu bertekad untuk dapat merubah nasibnya.

Sejak duduk di bangku sekolah, Nurshoffa Mujahidah sudah sering berjualan di sekolah. Namun, dikarenakan sekolah swasta melarang muridnya untuk berjualan. Alhasil, Nurshoffa Mujahidah seringkali berjualan secara sembunyi – sembunyi ke adik kelas. Karena teman sekelasnya lebih sering membully dirinya.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya Nurshoffa Mujahidah menduduki jenjang pendidikan tingkat Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ). Ia sangat bersyukur karena teman – teman di sekolahnya begitu ramah dan bersahabat. Maka dari itu, kini Nurshoffa Mujahidah meneruskan kembali perjuangannya untuk jualan keripik dan berbagai snack pada teman – temannya demi mendapatkan uang jajan.

Nurshoffa Mujahidah Ibu Rumah Tangga Sukses pemilik brand Fenuza

Nurshoffa Mujahidah & Zara

Selepas lulus dari bangku Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ), Nurshoffa Mujahidah memutuskan untuk menikah dengan pria yang sederhana. Di awal pernikahannya, Nurshoffa Mujahidah harus menjalani berbagai peran sekaligus yakni menjadi seorang istri, menjadi mahasiswi dan menjadi guru di tempat bimbingan belajar.

Demi memperbaiki kehidupan perekonomiannya, suami dari Nurshoffa Mujahidah memutuskan untuk membuka usaha ayam fried chicken. Dengan tujuan, agar Nurshoffa Mujahidah dapat focus menyelesaikan kuliahnya. Berharap usaha yang dirintisnya dapat memberikan keuntungan, akhirnya keduanya meminjam uang ke bank belasan juta untuk menggadaikan motornya. Selama 2 tahun, Nurshoffa Mujahidah berjuang untuk menjalankan bisnis ayam fried chickennya meskipun hanya dengan bermodalkan ilmu yang sangat minim di bidang bisnis. Namun sayangnya, usaha tersebut tidak dapat berbuah manis.

Suatu ketika, di bulan Juni 2013. Nurshoffa Mujahidah melahirkan anak pertamanya secara Caesar yang kemudian diberinama Zara. Untuk membayar biaya melahirkannya, akhirnya Nurshoffa Mujahidah dan suaminya menjual gerobak dan berbagai perabotan yang digunakan Nurshoffa Mujahidah untuk berjualan fried chicken.

Akhirnya, di tahun 2013. Nurshoffa Mujahidah bersama suami memutuskan untuk hijrah ke kota Bandung dalam rangka menerima tawaran kerja yang diajukan kakak dari Nurshoffa Mujahidah. Untuk menerima tawaran tersebut, Nurshoffa Mujahidah mengorbankan kuliahnya.

Selama di Bandung, Nurshoffa Mujahidah sering diajak kakaknya untuk meeting bersama klien dan para pebisnis. Dan tentunya, seringnya bertemu dengan para pebisnis yang hebat membuat Nurshoffa Mujahidah semakin termotivasi untuk mewujudkan semua mimpi – mimpinya.

Setelah 2 bulan menetap di Bandung, akhirnya suami dari Nurshoffa Mujahidah berhasil diangkat menjadi karyawan tetap untuk menjalankan amanah sebagai kepala produksi di Dhikr Clothes, perusahaan milik kakak dari Nurshoffa Mujahidah.

Hingga akhirnya, di bulan Agustus 2013. Nurshoffa Mujahidah memutuskan untuk membuka online shop. Berkat perjuangannya yang gigih itulah yang kemudian pada akhirnya menghantarkan Nurshoffa Mujahidah pada kesuksesan di bulan Desember 2013. Sehingga akhirnya Nurshoffa Mujahidah dapat melunasi seluruh hutang – hutangnya di bulan Desember 2013.

Berbekal semangat juang yang tinggi untuk merubah nasib, akhirnya Nurshoffa Mujahidah kembali membuka “Rumah Zafira”. Online shop yang menjual aneka produk seperti wall sticker, kaos keluarga dhikr clothes, sabuk bonceng tifla, jilbab afra dan gamis. Nurshoffa Mujahidah selalu berupaya untuk memperluas jaringannya, hingga pada suatu ketika ia bertemu dengan seorang teman yang telah menjadi bagian dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ) dari sanalah kemudian Nurshoffa Mujahidah mulai mengasah usahanya lebih baik lagi. Ia berupaya untuk menerapkan ilmu yang didapatnya dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ) agar pondasi bisnisnya semakin kokoh.

Tak lupa, selain memperkuat pondasi bisnisnya dengan ilmu. Nurshoffa Mujahidah juga kerap kali meminta doa pada orang tua dan mertuanya agar rezekinya diberi kelancaran. Dengan mengaplikasikan ilmu yang didapatnya dari Sekolah Bisnis Online ( SBO ) akhirnya omset bisnis Nurshoffa Mujahidah melonjak tajam di angka 4 – 8 juta per bulan.

Suatu ketika di bulan Februari 2015. Nurshoffa Mujahidah iseng belanja bahan katun shabby chic yang cantik. Saat itu ia memutuskan untuk membeli 10 meter kain katun. Sesampainya di rumah, Nurshoffa Mujahidah sempat bingung untuk memanfaatkan kain katun tersebut. Hingga akhirnya tanpa kesengajaan, Nurshoffa Mujahidah menggunakan kain katun yang dibelinya untuk dijadikan mukena.

Baca Juga : 4 Tips Cermat Memilih Jasa Pengiriman yang Tepat Untuk Bisnis Online Anda

Tak disangka, respon yang datang dari pelanggan begitu banyak. Hingga akhirnya, produk mukena katun jepang dengan brand Fenuza yang merupakan singkatan nama suami dari Nurshoffa Mujahidah yakni Ferdi, dirinya dan anak keduanya yakni Zara. Dari produk Fenuza, Nurshoffa Mujahidah berhasil melejitkan omset hingga 50 juta setiap minggunya. Sungguh luar biasa!